Banjir dan Longsor Terjang Kota Padangsidimpuan, Satu Orang Tewas

Sabtu, 15 Maret 2025 - 13:05 WIB
loading...
Banjir dan Longsor Terjang...
Banjir dan longsor menerjang Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara. Foto/Dok BPBD Kota Padangsidimpuan
A A A
SUMUT - Bencana Hidrometeorologi basah berupa banjir dan tanah longsor melanda Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara, pada Kamis, 13 Maret 2025 sekitar pukul 23.00 WIB. Akibat kejadian ini, satu orang tewas dan ribuan warga lainnya terdampak.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, meluapnya Sungai Batang Ayumi menyebabkan banjir di sejumlah wilayah, sementara longsor terjadi di beberapa titik dengan kemiringan tanah tinggi. Kejadian ini berdampak pada permukiman warga serta fasilitas umum.

"Laporan yang diterima BNPB mencatat satu jiwa meninggal dunia akibat bencana ini, sementara lebih dari seribu warga terdampak dan puluhan rumah mengalami kerusakan," katanya di Jakarta, Sabtu (15/3/2025).

Baca juga: BNPB: 5 Orang Tewas Akibat Longsor di Kabupaten Sukabumi

Aam sapaan karibnya menyebut lima kecamatan terdampak dalam peristiwa ini, yaitu Padangsidimpuan Utara, Padangsidimpuan Selatan, Padangsidimpuan Batunadua, Padangsidimpuan Angkola Julu, dan Padangsidimpuan Tenggara, dengan total 23 kelurahan dan lima desa terdampak.

"Data sementara mencatat 1.054 warga terdampak, dengan 146 rumah mengalami rusak ringan dan 20 rumah rusak berat. Selain itu, dua sekolah dan dua tempat ibadah turut terdampak," ucapnya.

Baca juga: 29 Kombes Pecah Bintang usai Dimutasi Kapolri pada Maret 2025, Ini Nama-namanya

Aam mengatakan BPBD Kota Padangsidimpuan telah melakukan evakuasi warga serta pendataan dampak bencana. Proses asesmen masih terus dilakukan guna memastikan langkah pemulihan dapat berjalan optimal.

Saat ini banjir telah surut, tetapi material longsor masih dalam tahap pembersihan oleh pemerintah setempat, BPBD, TNI, Polri, dan masyarakat. Upaya pemulihan terus dilakukan agar aktivitas warga dapat kembali normal dalam waktu dekat.

"BNPB mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, terutama bagi warga yang berada di daerah rawan banjir dan longsor. Mengingat curah hujan yang masih berpotensi tinggi, masyarakat diharapkan selalu mengikuti informasi dari instansi terkait serta arahan dari pemerintah daerah dan petugas di lapangan. Jika terjadi keadaan darurat, segera menghubungi layanan darurat atau BPBD setempat," ungkapnya.

(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Satgas PRR Aceh Minta...
Satgas PRR Aceh Minta BPJN-Pemda Bangun Komunikasi dengan Warga Enang-Enang
Kekeringan Meluas, BNPB...
Kekeringan Meluas, BNPB Laporkan Ribuan Warga Terdampak
Data BNPB: Karhutla...
Data BNPB: Karhutla di 2 Provinsi Hanguskan 8,3 Hektare Lahan
6 Fakta Gempa Kerak...
6 Fakta Gempa Kerak Dangkal M6,7 di Jalur Sesar Aktif Sulawesi Tengah
BMKG Pantau Potensi...
BMKG Pantau Potensi Likuefaksi usai Gempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
Sejumlah Bangunan Rusak...
Sejumlah Bangunan Rusak Akibat Gempa M 6,7 Palu
Gandeng TNI, Kemendikdasmen...
Gandeng TNI, Kemendikdasmen Percepat Rekonstruksi Sekolah Terdampak Bencana di Aceh
25 Wilayah Indonesia...
25 Wilayah Indonesia Berpotensi Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Mindanao Filipina
Dasco Panggil Satgas...
Dasco Panggil Satgas Percepatan Penanganan Bencana Sumatera
Rekomendasi
Mutasi Polri Juni 2026:...
Mutasi Polri Juni 2026: Kombes Aris Supriyono Jabat Kabid Propam Polda Metro Jaya
Daya Saing Indonesia...
Daya Saing Indonesia Turun ke Peringkat 48 Dunia, Kalah dari Malaysia dan Vietnam
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Berita Terkini
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved