Indonesia Food Bank, Gerakan Berbagi Makanan di Tengah Pandemi

Jum'at, 04 September 2020 - 10:53 WIB
loading...
Indonesia Food Bank,...
Indonesia Food Bank, Gerakan Berbagi Makanan di Tengah Pandemi. Foto/Ist
A A A
BANDUNG - Pandemi COVID-19 yang penuh ketidakpastian berdampak buruk bagi dunia. Mulai dari perlambatan ekonomi global hingga terjadinya resesi.

Terjadinya pemutusan hubungan kerja (PHK) massal saat pandemi dan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) telah meningkatkan angka belasan juta pengangguran. Daya beli masyarakat anjlok, merosot tajam.

Bagi warga masyarakat miskin yang lebih menakutkan dari COVID-19 adalah kelaparan. Sektor UMKM yang diharapkan dapat menjadi penyelamat perekonomian nasional dari tekanan krisis akibat pandemi.

UMKM ikut terpuruk di tengah pandemi dan perlu untuk diselamatkan. Sebab, UMKM dinilai mampu menjadi penyerap tenaga kerja.

Indonesia Food Bank (IFB) yang berada di bawah naungan Yayasan Gerakan Berbagi Pangan Dunia atau disingkat Yayasan Gerbang Dunia membuat program Food Share Action, yakni Berbagi Makanan.

Gerakan IFB ini telah dideklarasikan pada 17 Agustus 2020 dengan penuh semangat kepedulian bertema merdeka dari kelaparan.

"Gerakan Berbagi Makanan ini kemudian kita lakukan rutin setiap hari Jumat. Secara internal kita patungan atau urunan dana untuk kemudian dibelanjakan di UMKM kuliner. Makanan hasil belanja di UMKM tersebut kami bagikan kepada orang-orang yang membutuhkan makanan," kata Eka L Prasetya, Ketua Yayasan Gerbang Dunia, Jumat (4/9/2020).

Belanja di UMKM dimaksudkan sebagai bentuk dukungan penuh terhadap upaya pemerintah dalam program pemulihan ekonomi nasional. Pemerintah menyatakan, memprioritaskan UMKM karena menjadi dinamisator pemulihan ekonomi.

"Kita berharap gerakan kita dapat lebih terorganisir dan massif. Sebab, melibatkan partisipasi publik yang lebih luas lagi untuk bergotong-royong, saling menjaga, saling menolong dari kesulitan memenuhi kebutuhan paling mendasar, yakni ketersediaan makanan sehingga terhindar dari kelaparan," kata Eka yang juga mantan wartawan SINDOmedia.

Sementara itu, Pembina Yayasan Gerbang Dunia, Amirullah mengatakan, kelaparan bukan hanya dapat dialami oleh orang-orang yang homeless (tidak memiliki rumah). Tapi juga bisa dialami oleh mereka yang terlihat punya rumah.

"Karena menjadi korban PHK, pesangon habis buat makan. Sudah berusaha cari kerja, belum dapat juga. Di dompet, kantongnya sama sekali gak punya uang. Mereka bisa kelaparan karena tidak mampu membeli makanan," kata pria yang akrab disapa Ko Amir ini. (Baca juga: Pengusaha Wisata Bandung Tolak Rencana Bandara Husein Jadi Domestik)

Program kerja Indonesia Food Bank (IFB), selain terus bergerak untuk kegiatan Food Share, rencana ke depan adalah membangun outlet-outlet IFB di seluruh kota besar di Indonesia. Di outlet tersebut akan tersedia makanan untuk dibagi-bagikan kepada orang-orang yang membutuhkan. (Baca juga: Jabar Luncurkan Stungta, Incinerator Pemusnah Sampah Tanpa Asap)

"Outlet IFB di berbagai kota nantinya hanya menjadi tempat atau shelter untuk menaruh dan menyalurkan makanan. Kita tetap akan berbelanja hasil donasi di UMKM kuliner agar ekonomi berputar. Karena gerakan ini menjadi akselerator perekonomian. Dan di sisi lain, menjaga mereka yang hidupnya masih kekurangan untuk terhindar dari bahaya kelaparan," kata Amir.
(boy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Transportasi Umum dan Tempat Wisata Gratis juga Berlaku bagi Warga KTP Non-DKI
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Gelar Aksi Food Rescue untuk Warga Duri Kepa
Gelar Dapur Rakyat Ramadan,...
Gelar Dapur Rakyat Ramadan, Baznas Bazis Jakarta Sajikan 10.000 Porsi Makanan
Seluruh Transportasi...
Seluruh Transportasi di Jakarta Gratis saat Idulfitri 2026
Pramono Gratiskan Pelajar...
Pramono Gratiskan Pelajar Masuk Planetarium TIM selama 3 Bulan
Gelar Jumat Berkah,...
Gelar Jumat Berkah, Ditjenpas Bagikan 1.000 Paket Makanan Gratis
Makanan Panas Disantap...
Makanan Panas Disantap dengan Sendok Plastik, Apa Dampaknya bagi Tubuh?
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Gastronomi Molekuler...
Gastronomi Molekuler Ungkap Cara Menjaga Laut Lewat Pilihan Seafood
Rekomendasi
Rumah BUMN SIG di Rembang...
Rumah BUMN SIG di Rembang Catat Transaksi Rp6,9 Miliar
Salam Prabowo Disampaikan...
Salam Prabowo Disampaikan Jumhur, Raja Charles Beri Pujian untuk Indonesia
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
Berita Terkini
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved