Siapa Pemilik HGB Laut Sidoarjo? Ini Penjelasan Menteri ATR Nusron Wahid

Minggu, 26 Januari 2025 - 17:39 WIB
loading...
Siapa Pemilik HGB Laut...
Penemuan HGB di laut Sidoarjo memicu perhatian publik. Hal ini muncul di tengah polemik pagar laut di pesisir Tangerang dan Bekasi yang tak kalah menghebohkan. Foto/iNews TV/Hari Tambayong
A A A
SIDOARJO - Penemuan hak guna bangunan (HGB) di kawasan pesisir laut Sidoarjo, Jawa Timur, memicu perhatian publik. Hal tersebut muncul di tengah polemik keberadaan pagar laut di Tangerang yang tak kalah menghebohkan.

Temuan HGB itu awalnya berasal dari unggahan salah satu pengguna di platform media sosial X (dulu Twitter). Setelah ramai diperbincangkan, hal tersebut kemudian dikonfirmasi oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) Nusron Wahid.

Baca juga: Walhi Desak Pemerintah Cabut Izin HGB 656 Hektare di Laut Sidoarjo

Pada pernyataannya kepada awak media, Nusron membenarkan adanya penemuan HGB di laut Surabaya hingga Sidoarjo. Adapun luasnya sendiri mencapai 656,85 hektare.



"Saya sudah cek di Surabaya, memang ada SHGB sebanyak 3 biji di kawasan di desa namanya Segoro Tambak, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo. Nah 3 bidang HGB seluas 656,85 hektare, ya sudah untuk pembulatan tambak 657 (hektare), lah, ya," kata Nusron di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (22/1/2025).

Siapa Pemilik HGB Laut Sidoarjo?


Penemuan hak guna bangunan (HGB) di Sidoarjo memicu beragam pertanyaan dari masyarakat. Salah satunya soal pemilik HGB tersebut.

Baca juga: Tak Hanya di Tangerang, Kapling HGB Juga Terjadi di Laut Sidoarjo, Luasnya 656 Hektare

Masih dalam penjelasannya, Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) Nusron Wahid mengungkap tiga bidang SHGB itu dimiliki atas nama beberapa PT.

Di antaranya PT Surya Intipertama (285,16 hektare), PT Semeru Cemerlang (152,36 hektare), dan PT Surya Intipermata (219,31 hektare).

Menariknya, SHGB tadi diterbitkan pada tahun 1996 dan 1999. Rinciannya adalah SHGB pertama keluar pada 2 Agustus 1996, kedua pada 15 Agustus 1996, dan ketiga pada 26 Oktober 1999.

Lebih jauh, Nusron menilai HGB itu kemungkinan dikeluarkan karena dulunya kawasan di sana berbentuk tambak. Dia menyebut sudah mencocokkan peta kawasan geografis wilayah tersebut pada tahun 90-an dan sesudahnya dengan hasil memang ada perubahan bentuk geografis yang semula tambak menjadi laut.

Sebelum dikonfirmasi sendiri oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) Nusron Wahid, Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jawa Timur Lampri lebih dulu menjelaskan perihal adanya HGB di atas laut tersebut.

Dia membenarkan adanya tiga HGB, tepatnya di Desa Segoro Tambak, Kecamatan Sedati, Sidoarjo, Jawa Timur.

"Ada dua pemilik pada tiga HGB. Salah satu pemilik PT Surya Inti Permata dan PT Panca Semeru Cemerlang," katanya saat temu media di Surabaya, Rabu (22/1/2025).

Demikian ulasan mengenai pemilik hak guna bangunan (HGB) di Sidoarjo yang viral di media sosial.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Budiman Sudjatmiko Ungkap...
Budiman Sudjatmiko Ungkap Dialog dengan Mahasiswa di UGM Gagal Terjadi: Ada Penghakiman
Soal Insiden di UGM,...
Soal Insiden di UGM, Wamentan: Kita Demokratis, Siap Diskusi dengan Siapapun
Kronologi Mahasiswa...
Kronologi Mahasiswa Geruduk Budiman Sudjatmiko, Sudaryono dan Nusron Wahid saat Diskusi di UGM
Halal Industrial Park...
Halal Industrial Park Sidoarjo Diproyeksi Jadi Industri Halal Skala Global
Menteri Nusron dan Rektor...
Menteri Nusron dan Rektor UIN Datokarama Kerja Sama Tuntaskan Legalisasi Tanah Wakaf
Setahun Pembongkaran...
Setahun Pembongkaran Pagar Laut, KNPI: Reklamasi Pesisir Tangerang Harus Dihentikan
Diskusi Budiman-Nusron-Sudaryono...
Diskusi Budiman-Nusron-Sudaryono di UGM Dibubarkan Mahasiswa, Foksi: Sungguh Menggelikan
Diskusi Budiman-Nusron-Sudaryono...
Diskusi Budiman-Nusron-Sudaryono di UGM Dibubarkan Mahasiswa, Qodari: Kalau Hanya Tuntutan, Bukan Demokrasi
4th ICOP Darunnajah...
4th ICOP Darunnajah Bersama Menteri ATR/BPN, Pesantren Siap Pimpin Optimalisasi Wakaf Nasional
Rekomendasi
Harga Emas Malas Bergerak...
Harga Emas Malas Bergerak di Posisi Rp2.668.000 per Gram, Intip Daftar Lengkapnya
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Cerita El Rumi & Syifa...
Cerita El Rumi & Syifa Hadju Bulan Madu di Italia, Romantis hingga Penuh Kejutan
Berita Terkini
Polda Metro: Penangguhan...
Polda Metro: Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Tanggung Jawab Jaksa
Gelar Upacara HUT ke-499...
Gelar Upacara HUT ke-499 di Monas, Pemprov DKI Jakarta Tampilkan Tarian dan Defile OPD
Meriahkan HUT ke-499...
Meriahkan HUT ke-499 Jakarta, 2.000 Anak Ikuti Khitanan Massal Gratis
50 Tokoh Jamin Roy Suryo...
50 Tokoh Jamin Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Kabur, Penangguhan Penahanan Diajukan
Kuasa Hukum Roy Suryo...
Kuasa Hukum Roy Suryo dan Dokter Tifa Pertanyakan Penahanan: Razman Saja Tak Ditahan
Roy Suryo Kenakan Batik...
Roy Suryo Kenakan Batik Motif Garuda dan Kepalkan Tangan saat Tiba di Rutan Polda Metro
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved