Ramai Berburu Koin Jagat, Aplikasi Itu Ternyata Buatan Anak Bangsa
Selasa, 14 Januari 2025 - 14:37 WIB
loading...
Perburuan koin jagat ramai di media sosial dalam beberapa hari terakhir. Salah satu Co-Founder dari aplikasi Jagat yang diluncurkan sejak 2022 adalah Barry Beagen yang merupakan Warga Indonesia. Foto: Tangkapan Layar
A
A
A
JAKARTA - Perburuan koin jagat ramai di media sosial dalam beberapa hari terakhir. Sejumlah pemangku kebijakan beramai-ramai memberikan komentar mengenai rusaknya sejumlah taman imbas perburuan koin. Padahal, aplikasi Jagat bukan hanya sekadar perburuan koin.
Melalui akun Instagram resmi @jagatapp_id, Selasa (14/1/2025), aplikasi ini merupakan aplikasi media sosial berbasis lokasi yang telah banyak digunakan di berbagai negara termasuk Jepang, Taiwan, Vietnam, Spanyol, Prancis, dan Singapura.
Bahkan, ranking PlayStorenya telah mengungguli aplikasi raksasa seperti Facebook, TikTok, dan WhatsApp.
Baca juga: Soal Aplikasi Koin Jagat, Menkomdigi: Kita Ambil Langkah Tegas Jika Ada Pelanggaran
Menariknya, ternyata salah satu Co-Founder dari aplikasi Jagat yang diluncurkan sejak 2022 adalah Barry Beagen yang merupakan Warga Negara Indonesia (WNI).
Berdasarkan profil LinkedIn-nya, Barry merupakan lulusan Massachusetts Institute of Technology (MIT) dengan gelar Master of Architecture. Tercatat riwayat pendidikan S1 di Cornell University di bidang Civil and Environmental Engineering.
“Kami ingin menciptakan aplikasi sosial yang lebih fokus ke hubungan antarorang bukan sekadar postingan. Jagat dirancang untuk mempererat hubungan dengan teman dekat, bertemu teman baru, dan mengajak orang untuk lebih banyak beraktivitas di dunia nyata bukan hanya sekadar scrolling pasif,” ungkap Barry.
Melalui akun Instagram resmi @jagatapp_id, Selasa (14/1/2025), aplikasi ini merupakan aplikasi media sosial berbasis lokasi yang telah banyak digunakan di berbagai negara termasuk Jepang, Taiwan, Vietnam, Spanyol, Prancis, dan Singapura.
Bahkan, ranking PlayStorenya telah mengungguli aplikasi raksasa seperti Facebook, TikTok, dan WhatsApp.
Baca juga: Soal Aplikasi Koin Jagat, Menkomdigi: Kita Ambil Langkah Tegas Jika Ada Pelanggaran
Menariknya, ternyata salah satu Co-Founder dari aplikasi Jagat yang diluncurkan sejak 2022 adalah Barry Beagen yang merupakan Warga Negara Indonesia (WNI).
Berdasarkan profil LinkedIn-nya, Barry merupakan lulusan Massachusetts Institute of Technology (MIT) dengan gelar Master of Architecture. Tercatat riwayat pendidikan S1 di Cornell University di bidang Civil and Environmental Engineering.
“Kami ingin menciptakan aplikasi sosial yang lebih fokus ke hubungan antarorang bukan sekadar postingan. Jagat dirancang untuk mempererat hubungan dengan teman dekat, bertemu teman baru, dan mengajak orang untuk lebih banyak beraktivitas di dunia nyata bukan hanya sekadar scrolling pasif,” ungkap Barry.
Lihat Juga :