alexametrics

Penghina Risma: Ini Pelajaran Buat Saya, Tolong Maafkan Saya Bunda Risma

loading...
Penghina Risma: Ini Pelajaran Buat Saya, Tolong Maafkan Saya Bunda Risma
Pemilik akun Facebook penghina Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Zikria Dzatil (pakai masker) diamankan di Mapolrestabes Surabaya. Foto/Lukman Hakim
A+ A-
SURABAYA - Berdiri di antara Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho, Kasatreskrim AKBP Sudamiran, Wakasatreskrim Kompol Ardian Satrio Utomo dan Kanit Resmob Iptu Arief Rizky Wicaksana

Zikria Dzatil menangis sesenggukan. Pemilik akun Facebook penghina Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini itupun meminta maaf pada orang nomor satu di Surabaya tersebut.

Zikria mengaku menyesali perbuatannya. Warga asal Perumahan Mutiara Bogor Raya Blok E6/24, Kelurahan Katulampa, Kecamatan Kota Bogor itu menyatakan tidak ada niat sedikitpun untuk menghina Risma, panggilan akrab Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.
"Saya hanya terpicu oleh dunia maya. Tapi saya ingin menunjukkan bahwa diri saya bukan seperti itu," katanya di Mapolrestabes Surabaya, Senin (3/2/2020). (Baca juga: Ditetapkan Tersangka, Penghina Wali Kota Surabaya Dijebloskan ke Tahanan)
Perempuan berusia 43 tahun itu menyatakan bahwa dirinya hanya ibu rumah tangga biasa. Diapun mengaku tidak mengenal Risma. Atas postingannya di Facebook yang dianggap menghina Risma, dia mengaku dibully di media sosial. Bahkan anaknya juga diancam. "Ini (kasus) cukup menjadi pelajaran buat saya. Saya mohon maaf bunda Risma. Tolong maafkan saya," pintanya.



Sementara itu, Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho mengatakan, penyesalan dari tersangka sebenarnya bukan pada saat tertangkap. Tetapi, penyesalan itu harusnya muncul ketika seusai memposting hinaan tersebut. "Akibat perbuatan yang dilakukan hingga berujung pidana ini, saya berharap agar Wali Kota Surabaya ibu Tri Rismaharini bisa memaafkan," katanya.
(pur)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak