Woodside Australia-BUMD Jatim Kembangkan Regasifikasi LNG Hub
Rabu, 02 September 2020 - 08:49 WIB
loading...
Penandatanganan Memory of Understanding (MoU) antara Dirut PT PJU Dr Ir Agus Edi Sumanto dengan Meg O’Neill selaku VP Energy and New Market Woodside. Foto/SINDOnews/Lukman Hakim
A
A
A
SURABAYA - PT Petrogas Jatim Utama (PJU) menggandeng Woodside Australia guna pengembangan regasifikasi Liquefied natural gas ( LNG ) di Jawa Timur ( Jatim ), khususnya di kawasan Probolinggo.
Direktur Utama (Dirut) PT PJU, Agus Edi Sumanto menjelaskan, antara PT PJU dengan Woodside telah melakukan langkah-langkah finalisasi Proyek Regasifikasi LNG Hub di Probolinggo yang berlangsung sejak Maret 2019 hingga Juli 2020. (Baca juga: Tunda Ekspor LNG ke China, PGN Sasar Pasar Asia Selatan )
BUMD Pemprov Jatim dan Woodside itu juga telah melakukan beberapa workshop dalam mengidentifikasi project yang potensial. "Termasuk site visit ke Pelabuhan DABN (Delta Artha Bahari Nusantara), Probolinggo yang merupakan aset PT PJU Group," kata dia, Selasa (2/9/2020). (Baca juga: Komisi VII DPR RI dan Kepala BPH Migas Dukung Penggunaan LNG untuk Bahan Bakar Kereta Api )
Woodside merupakan perusahaan minyak dan gas bumi sekaligus produsen LNG terbesar di Australia. Perusahaan yang berkantor pusat di Perth ini berada pada peringkat enam sebagai produser LNG terbesar di dunia.
"Jika proyek ini terwujud maka dapat meningkatkan utilisasi aset lelabuhan DABN Probolinggo yang berdampak sangat besar untuk wilayah Probolinggo maupun Jawa Timur dengan ketersediaan gas," kata Agus Edi.
Direktur Utama (Dirut) PT PJU, Agus Edi Sumanto menjelaskan, antara PT PJU dengan Woodside telah melakukan langkah-langkah finalisasi Proyek Regasifikasi LNG Hub di Probolinggo yang berlangsung sejak Maret 2019 hingga Juli 2020. (Baca juga: Tunda Ekspor LNG ke China, PGN Sasar Pasar Asia Selatan )
BUMD Pemprov Jatim dan Woodside itu juga telah melakukan beberapa workshop dalam mengidentifikasi project yang potensial. "Termasuk site visit ke Pelabuhan DABN (Delta Artha Bahari Nusantara), Probolinggo yang merupakan aset PT PJU Group," kata dia, Selasa (2/9/2020). (Baca juga: Komisi VII DPR RI dan Kepala BPH Migas Dukung Penggunaan LNG untuk Bahan Bakar Kereta Api )
Woodside merupakan perusahaan minyak dan gas bumi sekaligus produsen LNG terbesar di Australia. Perusahaan yang berkantor pusat di Perth ini berada pada peringkat enam sebagai produser LNG terbesar di dunia.
"Jika proyek ini terwujud maka dapat meningkatkan utilisasi aset lelabuhan DABN Probolinggo yang berdampak sangat besar untuk wilayah Probolinggo maupun Jawa Timur dengan ketersediaan gas," kata Agus Edi.