Pejabat Eselon II Paling Berpotensi Langgar Netralitas ASN di Pilkada

Rabu, 02 September 2020 - 07:36 WIB
loading...
Pejabat Eselon II Paling...
Berdasarkan data KASN, Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) paling memiliki peluang tidak netral. Foto : SINDOnews/Doc
A A A
MAKASSAR - Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) menerima banyak aduan pelanggaran sepanjang tahun 2020 ini. Berdasarkan data KASN , jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) paling memiliki peluang tidak netral.

Bahkan, survei KASN , JPT ini masuk kategori top lima jabatan yang acapkali melakukan pelanggaran netralitas ASN . Sementara penyebab terjadinya ketidaknetralan dalam pilkada 43,4% lantaran ingin mendapatkan dan atau mempertahankan jabatan, materi dan proyek yang ada dalam pemerintahan.

"Temuan itu termasuk temuan KPK, ada kepala dinas yang jadi tim dan mensponsori kandidat. Jadi, kiita ingatkan ke seluruh ASN berhati-hati karena bukan hanya KASN dan Bawaslu tapi juga KPK," ungkap Asisten Komisioner KASN, Nurhasni saat menjadi narasumber dalam sosialisasi dan deklarasi netralitas ASN dalam pemilihan wali kota dan wakil wali kota.

Menurut Nurhasni, netralitas ASN merupakan bagian dari reformasi birokrasi. Status sebagai ASN harus netral. Tidak ada lagi tawar menawar sebab memberikan dampak terhadap pelayanan masyarakat. " ASN harus netral. Sudah, itu tidak bisa ditawar lagi," tegasnya.

Sementara, Ketua Bawaslu Kota Makassar, Nursari menuturkan jika regulasi tidak mengatur secara spesifik jabatan dalam pemberian sanksi atau pengawasan. Seluruh ASN dinilai memiliki potensi melakukan pelanggaran netralitas.

"Tapi jabatan kepala dinas ini menjadi atensi kita karena membawahi seluruh ASN di setiap OPD. Hanya saja, sistem pengawasannya sama saja dengan ASN lain. Kalau ada temuan, kita akan lihat apakah pelanggarannya berkaitan dengan jabatan atau seperti apa," paparnya.
(sri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Biadab, OPM Tembak Mati...
Biadab, OPM Tembak Mati ASN di Yahukimo Papua
Kisah Tono Suwarna,...
Kisah Tono Suwarna, Tinggalkan PNS Kini Jadi Petani Sukses Bawang Merah di Jabar
Layanan Publik di Aceh...
Layanan Publik di Aceh Pulih Pascabencana, Safrizal Sebut Kolaborasi Jadi Kunci
Mendagri: Kebijakan...
Mendagri: Kebijakan WFH Wajib Diikuti Seluruh Pemerintah Daerah
WFH ASN Hari Pertama,...
WFH ASN Hari Pertama, Polda Metro Jaya Klaim Jalan di Jakarta Lengang
Perdana WFH ASN DKI,...
Perdana WFH ASN DKI, Deretan Kursi Kosong Warnai Ruang Kerja
Kapolri Buka Peluang...
Kapolri Buka Peluang Sipil Duduki Jabatan di Polri, Pakar: Modernisasi Kelembagaan
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
Kejagung Tetapkan Tersangka...
Kejagung Tetapkan Tersangka Baru Korupsi Izin Tambang Bauksit, ASN Ditjen Minerba Ditahan
Rekomendasi
Prabowo Resmi Lantik...
Prabowo Resmi Lantik Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, Agustina dan Trenggono Wakil
Alasan Said Iqbal Bersedia...
Alasan Said Iqbal Bersedia Dilantik Prabowo Jadi Penasihat Khusus Presiden
Alam Bumi Sumberdaya...
Alam Bumi Sumberdaya Ekspansi Bisnis ke Singapura
Berita Terkini
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
Wali Kota Tangsel Dorong...
Wali Kota Tangsel Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak UMKM-Ekonomi Kerakyatan
Ledakan Galian Pipa...
Ledakan Galian Pipa di Fatmawati Jaksel, 2 Pekerja Terluka
Raih Penghargaan Kemendagri,...
Raih Penghargaan Kemendagri, Gubernur Khofifah: Hasil Sinergi Semua Elemen
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved