Situasi di Minahasa Utara Sempat Memanas, Kodim dan Brimob Sekat Massa

Kamis, 30 Januari 2020 - 21:18 WIB
Situasi di Minahasa...
Situasi di Minahasa Utara Sempat Memanas, Kodim dan Brimob Sekat Massa
A A A
MINAHASA UTARA - Usai melakukan pertemuan dan membacakan pernyatan sikap di Masjid Raya Ahmad Yani, Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut) serta membahas tindaklanjut atas tragedi perusakan tempat ibadah di Perumahan Agape, Desa Tumaluntung, Kabupaten Minahasa Utara, sejumlah aktivis Islam, kaum intelektual, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama dan masyarakat muslim berangkat menuju lokasi tempat kejadian perkara (TKP). (Baca: Rumah Ibadah di Minahasa Utara Dirusak, Ini 7 Tuntutan Umat Islam Sulut)

Terpantau pukul 15.10 Wita, sekitar 200 massa dari ormas Islam tiba di lokasi menuju Masjid Alhidayah Perum Agape, Desa Tumaluntung, Kecamatan Kauditan, Kabupaten Minut.

Kemudian mereka menuju balai pertemuan dengan mendapat pengawalan dari aparat, Kapolres Minut dan Dandim 1310/Bitung.

Selanjutnya pukul 15.20 Wita, massa langsung masuk ke dalam Masjid Alhidayah untuk melaksanakan Salat Ashar berjamaah.

Dalam kesempatan tersebut Djafar Alkatiri kembali menyampaikan bahwa kejadian pengrusakan tempat ibadah di Perumahan Agape, Desa Tumaluntung, Minahasa yang dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab dan menyebabkan terjadinya penghancuran rumah ibadah telah mengganggu kehidupan beragama yang selama ini terbina dengan baik.

“Ini mengakibatkan terjadi dinamika toleransi di antara sesama umat beragama di Sulut tercoreng. Kami ingin membantu pemerintah setempat, pemerintah provinsi, dan membantu pihak keamanan untuk menyelesaikan masalah ini dengan baik dan damai,”ujarnya.

Setelah itu tujuh tuntutan kembali dibacakan untuk mempertegas bahwa kasus tersebut harus segera diselesaikan.

Namun di luar masjid, suasana sempat memanas karena terjadi insiden kecil. Hal ini disebabkan ada salah satu warga yang melintas di depan massa dalam keadaan mabuk dan dicurigai mata-mata dari kelompok ormas.

“Massa dengan masyarakat Desa Tumaluntung sempat terjadi keributan sambil kejar-kejaran akibat salah satu masyarakat Desa Tumaluntung telah melempar batu ke arah massa yang sedang keluar hendak balik ke Manado,” kata sejumlah aktivis.

Kemudian pukul 16.12 Wita, massa dengan masyarakat terjadi kembali kejar-kejaran sambil berteriak karena masyarakat dari Desa Tumaluntung sempat mengeluarkan sesajam kepada massa. Namun situasi cepat diatasi oleh pihak aparat Kodim dan Brimob yang siaga.

Sementara massa melanjutkan perjalanan untuk menuju ke Polda Sulawesi Utara. Situasi sampai saat ini kondusif dan aparat keamanan baik TNI maupun Polri tetap masih standby di lokasi.
(sms)
Berita Terkait
GP Ansor Desak Kasus...
GP Ansor Desak Kasus Perusakan Tempat Ibadah di Sintang Diusut Tuntas
Perempuan Diduga Gangguan...
Perempuan Diduga Gangguan Jiwa Rusak Masjid di Grand Depok City
Perusakan Masjid Ahmadiyah...
Perusakan Masjid Ahmadiyah di Sintang, TMP: Tegakkan Sila Pertama Pancasila
Polisi Periksa 9 Orang...
Polisi Periksa 9 Orang Saksi Perusakan Rumah Tempat Retreat Ibadah di Cidahu Sukabumi
Rusak Tempat Ibadah...
Rusak Tempat Ibadah Umat Hindu, Bule Denmark Ini Diusir dari Bali
Jusuf Kalla Minta Aparat...
Jusuf Kalla Minta Aparat Usut Tuntas Kasus Perusakan Rumah Tempat Retreat Ibadah di Cidahu Sukabumi
Berita Terkini
516 Unit Layanan di...
516 Unit Layanan di Wilayah 3T, PNM Perluas Akses Pembiayaan bagi Masyarakat Prasejahtera
10 jam yang lalu
Pengirim Teror Bom di...
Pengirim Teror Bom di SDN Jaksel Ternyata Orang Tua Siswa, Sempat Jemput Anak usai Kirim Ancaman
10 jam yang lalu
Dua Proyek Sekolah Rakyat...
Dua Proyek Sekolah Rakyat Nindya Karya di Medan dan Kediri Capai 100 Persen
11 jam yang lalu
PINTU Kolaborasi dengan...
PINTU Kolaborasi dengan Universitas Paramadina Beri Edukasi Literasi Digital ke Warga Bekasi
11 jam yang lalu
Bakal Dihadiri 3.000...
Bakal Dihadiri 3.000 Peserta, Gus Ipul Ungkap Persiapan Muktamar ke-35 NU di Tambakberas
13 jam yang lalu
Generasi Muda NTB Didorong...
Generasi Muda NTB Didorong Jadi Agen Perubahan melalui Inovasi
13 jam yang lalu
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved