Kisruh Akses JCC Senayan Ditutup, Pengelola Buka Suara

Sabtu, 04 Januari 2025 - 17:41 WIB
loading...
Kisruh Akses JCC Senayan...
Akses menuju Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta yang ditutup menimbulkan kepanikan dari mitra bisnis dan klien yang sudah menetapkan jadwal kegiatannya di JCC pada tahun 2025. Foto: Ist
A A A
JAKARTA - Akses menuju Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta yang ditutup menimbulkan kepanikan dari mitra bisnis dan klien yang sudah menetapkan jadwal kegiatannya di JCC pada tahun 2025. Penutupan akses JCC juga merugikan masyarakat dan industri MICE yang dibangun dengan susah payah selama puluhan tahun.

"Kami menghormati proses hukum yang berjalan dan kepada mitra bisnis JCC kita akan tetap menjalankan kegiatan sesuai kontrak yang disepakati," ujar General Manager JCC Edwin Sulaeman di Jakarta, Sabtu (4/1/2025).

Sebagai pengelola, pihak JCC berharap kegiatan yang sudah berkontrak dapat berjalan. Karena tindakan yang dilakukan PPKGBK (dulu Badan Pengelola Gelanggang Olahraga Senayan/BPGS) menutup akses ke JCC berdampak besar terhadap perekonomian Indonesia.

"Banyak pelaku usaha yang bergantung pada berbagai event di JCC selama puluhan tahun ini. Jangan sampai ekosistem yang sudah jelas kontribusinya rusak karena kepentingan sepihak dan jangka pendek. Sangat disayangkan jika itu terjadi," ungkap Edwin.

Kuasa hukum PT Graha Sidang Pratama (GSP) Amir Syamsudin menjelaskan GSP dan pengelola JCC berpegang teguh pada Perjanjian Kerjasama Bangun Guna Serah (Build Operate Transfer/BOT) yang ditandatangani tahun 1991.

Saat itu, PT GSP(dulu PT Indobuildco) menandatangani kesepakatan dengan PPKGBK dan terdapat sejumlah klausul yang mengikat kedua pihak. Pasal 8.1 menyebutkan GSP harus menyerahkan Gedung JCC setelah berakhirnya perjanjian pada 21 Oktober 2024.

Namun, pada pasal 8.2 menyebutkan GSP memiliki pilihan pertama untuk memperpanjang perjanjian dengan PPKGBK berdasarkan persyaratan yang akan ditentukan kemudian. GSP bahkan telah mengajukan proposal perpanjangan berupa kajian pemanfaatan aset yang terbaik yang melampaui kajian yang dilakukan PPKGBK.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Puluhan Alat Berat Dikerahkan,...
Puluhan Alat Berat Dikerahkan, Pemulihan Akses Jalan dan Jembatan di Sumatera Dikebut
Bangun Jembatan Darurat...
Bangun Jembatan Darurat di Agam, TNI-Polri Buka Akses Daerah Terisolasi
Percepat Pemulihan Wilayah...
Percepat Pemulihan Wilayah Terdampak, Kemenhut Bersihkan Akses Jalan hingga Sekolah
Rekomendasi
Formula 1 Monako 2026...
Formula 1 Monako 2026 Digelar, Panaskan Akhir Pekan! Nonton Streaming di VISION+
Prabowo Resmi Rilis...
Prabowo Resmi Rilis Aturan Ekspor 3 Komoditas Lewat Satu Pintu, Ini Ketentuannya
Baca Selawat Nabi 1000...
Baca Selawat Nabi 1000 Kali di Hari Jumat, Kelak Diperlihatkan Kedudukannya di Surga
Berita Terkini
Mimika Darurat Narkoba,...
Mimika Darurat Narkoba, Rampeani Rachman Minta Bandar Diburu hingga ke Akar
Teladani KH. Wahab Hasbullah,...
Teladani KH. Wahab Hasbullah, Menag Dorong Pesantren Cetak Generasi Unggul
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
Infografis
5 Manfaat Makan Kurma...
5 Manfaat Makan Kurma Saat Sahur dan Buka Puasa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved