Turis Wanita Singapura Jadi Korban Pelecehan Seksual di Jalan Braga Bandung, Para Pelaku Menguntit Korban

Sabtu, 04 Januari 2025 - 12:42 WIB
loading...
Turis Wanita Singapura...
Kawasan Jalan Braga, Bandung lokasi seorang turis wanita asal Singapura berinisial J mengalami peristiwa pelecehan seksual pada malam Tahun Baru, Selasa (31/12/2024). Foto/Dok.SINDOnews
A A A
BANDUNG - Seorang turis wanita asal Singapura berinisial J mengalami peristiwa pelecehan seksual saat berjalan di trotoar Jalan Braga, Kota Bandung, Jawa Barat pada malam Tahun Baru, Selasa (31/12/2024) malam.

Korban J mengalami pelecehan seksual saat dirinya berjalan bersama suaminya menjelang pergantian tahun 2025. Para pelaku yang terdiri beberapa pria juga sempat menguntit korban.

Baca juga: Long Weekend di Bandung, Kawasan Braga Dipadati Wisatawan

Terlihat dalam video tersebut, beberapa pria tampak mengikuti kedua pasangan ini. Namun tak berselang lama beberapa pelaku berjalan di belakang mereka hingga terjadi pelecehan tersebut.

Suami dari korban berinisial D mengatakan, saat kejadian dirinya sedang berjalan di sekitar Jalan Braga.

“Kami sedang berjalan di Jalan Braga dan beberapa anak laki-laki mengikuti kami selama 10 menit,” kata D saat dikonfirmasi via DM Instagram, Sabtu (4/1/2025).



Saat istrinya (J) mendapat sentuhan dari anak-anak itu, D mengatakan dirinya langsung menoleh ke arah mereka, hingga membuat beberapa anak itu pergi.

Baca juga: Akhir Pekan Mulai Mei 2024, Jalan Braga Bandung Bebas Kendaraan

“J dan saya kemudian berjalan di ruas yang lain karena kami merasa tidak aman. Mereka tidak berbicara dengan kami atau berinteraksi dengan kami setelah itu saya menoleh dan mereka pergi berlari cepat menuju sebuah toko,” ungkap D.

Pelaku Dicari


Menanggapi kasus pelecehan yang memalukan ini, jajaran Pemkot Bandung bersama Polrestabes Bandung tengah lakukan pencarian terhadap terduga pelaku yang melakukan aksi itu.

Kepala Satpol PP Kota Bandung, Rasdian Setiadi mengungkapkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan tim Intel dan Satreskrim Polrestabes Bandung untuk mengusut kasus ini.

"Kami serius menangani laporan ini. Saat ini, koordinasi dengan Polrestabes terus dilakukan untuk mempercepat pengungkapan pelaku," ujar Rasdian.

Disisi lain, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung, Arief Syaifudin, menyampaikan permintaan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh wisatawan di Kota Bandung.

"Kami mohon maaf apabila para wisatawan yang sedang berlibur di Kota Bandung terganggu oleh ulah orang yang tidak bertanggung jawab. Pada prinsipnya kenyamanan para wisatawan adalah prioritas kami," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak (DP3A) Kota Bandung, Uum Sumiati, mengatakan saat ini pihaknya tengah mengidentifikasi korban dan akan memprioritaskan dukungan pendampingan kepada korban.

Dirinya juga mengimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati, terlebih pas berada di titik-titik keramaian.

"Kami siap melakukan penjangkauan dan pendampingan untuk memastikan kondisi korban dan bekerja sama dengan instansi terkait untuk menyelesaikan kasus ini. Fokus utama kami adalah memberikan perlindungan maksimal bagi korban," ujarnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menginspirasi Publik,...
Menginspirasi Publik, Booth Program Keberlanjutan Hadirkan Solusi Kurangi Limbah Tekstil di Bandung
Kemenag Cabut Izin Pesantren...
Kemenag Cabut Izin Pesantren Ibadurrahman Buntut Kasus Kekerasan Seksual
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
Fakta Baru Terungkap,...
Fakta Baru Terungkap, Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya Kekasihnya di Empat Lokasi
Urgensi Pendekatan Humanis...
Urgensi Pendekatan Humanis dalam Penataan Kota dan Relokasi UMKM
Gus Falah Desak Pelaku...
Gus Falah Desak Pelaku Penyekapan dan Penyiksaan Brutal Wanita di Bandung Dihukum Seberat-Beratnya
Indonesia-Singapura...
Indonesia-Singapura Teken MoU Jaga Lingkungan Hidup
Indonesia Buka Peluang...
Indonesia Buka Peluang Ekspor 10.000 Ton Beras ke Singapura
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Rekomendasi
Prudential Indonesia...
Prudential Indonesia Tegaskan Komitmen Tata Kelola Guna Jaga Kepercayaan Nasabah
PN Jaktim Izinkan Siaran...
PN Jaktim Izinkan Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa kecuali Tahap Pembuktian
Maroko Jadi Sorotan...
Maroko Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026, Ternyata Negeri Ini Melahirkan 6 Tarekat Besar Dunia
Berita Terkini
Polda Metro Jaya: Korban...
Polda Metro Jaya: Korban Penipuan Hanania Travel Capai 1.430 Orang
PN Jaktim Tutup Area...
PN Jaktim Tutup Area Parkir Jelang Sidang Perdana Dokter Tifa Besok
TMII: Temuan Benda di...
TMII: Temuan Benda di Anjungan Sumbar Bukan Bom Tapi Mortir Peninggalan Lama
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Kapolri Bedah Rumah Guru Ngaji Tak Layak Huni di Palembang
Perkuat Kerja Sama Perbatasan...
Perkuat Kerja Sama Perbatasan RI-Malaysia, Ditjen Bina Adwil Kenalkan Bridge System
Ratusan Peserta Ramaikan...
Ratusan Peserta Ramaikan AllPack Surabaya dan East Beauty Pack Expo 2026
Infografis
Banyak Korban Jiwa,...
Banyak Korban Jiwa, Kasus Kecelakaan di Jalan Tol Masih Tinggi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved