Pesan Terakhir Jenderal Kopassus saat Bertemu Musuh, Perintahkan Anak Buah Habisi Nyawanya

Rabu, 01 Januari 2025 - 10:57 WIB
loading...
Pesan Terakhir Jenderal...
Letnan Jenderal (Purn) TNI Soegito merupakan Jenderal Kopassus yang memiliki reputasi cemerlang dalam tugas operasi. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Letnan Jenderal (Purn) TNI Soegito merupakan Jenderal Kopassus yang memiliki reputasi cemerlang dalam tugas operasi. Aksi beraninya di medan tempur membuat namanya disegani dan ditakuti oleh musuh-musuhnya.

Salah satunya dalam Operasi Seroja di Timor Timur (Timtim) yang sekarang menjadi negara merdeka bernama Timor Leste. Dalam operasi tersebut, abituren Akademi Militer (Akmil) 1961 ini memimpin langsung penerjunan pasukan Kopassus ke Kota Dili pada 7 Desember 1975. Soegito terjun bersama pasukannya dan terlibat dalam pertempuran sengit melawan kelompok bersenjata Fretilin, hingga Kota Dili berhasil dikuasai sepenuhnya.

Dalam buku biografi “Letjen (Purn) Soegito, Bakti Seorang Prajurit Stoottroepen”, salah satu momen yang menegaskan keberaniannya terjadi ketika kelompok bersenjata yang dipimpin Paolino Gamma alias Mauk Muruk, yang sebelumnya berafiliasi dengan Fretilin, menyatakan niat untuk berdamai dan menyerahkan senjata kepada TNI.

Baca juga: Senjata Ini Jadi Penjaga Nyawa Jenderal Kopassus di Medan Operasi Aceh hingga Timtim

Namun, mereka hanya bersedia bertemu dengan Soegito. Saat pertemuan berlangsung di Markas Koopskam, situasi menjadi tegang karena kelompok Mauk Muruk datang dengan senjata lengkap dan menolak untuk melucuti senjatanya sebelum bertemu Soegito. Menyadari potensi bahaya, Soegito memberikan perintah tegas kepada staf pribadinya, Sertu Pardi. “Kalau terjadi apa-apa, kamu tembak ke tempat duduk saya,” ujar Soegito dikutip SINDOnews, Rabu (1/1/2025).

Mendapat perintah tersebut, Sertu Pardi bertanya kemungkinan Soegito terkena tembakan. “Tidak peduli, tembak, habiskan saja.”

Baca juga: Dapat Promosi Jabatan, 13 Kombes Pol Pecah Bintang

Meskipun situasi saat itu sangat menegangkan, Soegito selamat dari pertemuan tersebut. Setelah pertemuan, senjata-senjata yang diserahkan diperiksa, dan ditemukan satu senjata yang masih berisi peluru siap tembak.

Dalam pertemuan yang menegangkan tersebut, Soegito berhasil meyakinkan Mauk Muruk untuk mengajak kelompok bersenjata lainnya menyerahkan diri. Beberapa tahun kemudian, Mauk Muruk pindah ke Lisabon, mungkin karena khawatir akan dibunuh oleh rekan-rekannya yang tidak menyerah, atau karena konflik dengan Xanana Gusmao.

Keberanian Soegito juga diakui oleh Prabowo Subianto yang kini menjabat sebagai Presiden ke-8 RI. Saat itu, Prabowo baru saja lulus pendidikan Komando dan ditempatkan di Grup 1 Para Komando, di mana Soegito adalah komandannya.

Prabowo mengenang Soegito sebagai pemimpin yang selalu berada di garis depan bersama pasukannya, tanpa memandang pangkat atau jabatan.

“Pak Soegito selalu berpesan bahwa tentara harus siap mati dan menghadapi risiko yang sama di medan perang,” ujar Prabowo dalam bukunya “Kepemimpinan Militer: Catatan dari Pengalaman Letnan Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto,” kenang Prabowo.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Sosok Mayor Madmuin...
Sosok Mayor Madmuin Hasibuan, Pimpin TKR Laoet Bertempur Melawan Tentara Sekutu
Kisah Pertempuran Pasukan...
Kisah Pertempuran Pasukan Kapten Tubagus Muslihat Pukul Mundur Penjajah Inggris dan Sekutu dari Kota Bogor
Bahan Bakar Nabati Karya...
Bahan Bakar Nabati Karya Anak Bangsa Bakal Dipasarkan di Timor Leste, Bobibos Siap Produksi Massal
Bobibos Dapat Proteksi...
Bobibos Dapat Proteksi dan Regulasi dari Timor Leste: Kelola 25 Ribu Hektare Sawah
Melebarkan Sayap Internasional,...
Melebarkan Sayap Internasional, Pegadaian Cetak Kinerja Positif di Timor Leste
Oditur Militer Minta...
Oditur Militer Minta Majelis Hakim Tolak Pledoi Terdakwa Kasus Pembunuhan Kacab Bank
BI Targetkan QRIS Terhubung...
BI Targetkan QRIS Terhubung ke India hingga Timor Leste Tahun Ini
Rekomendasi
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Investasi Hijau, Pertamina...
Investasi Hijau, Pertamina Port & Logistics Tanam 600 Mangrove di Balikpapan
Berita Terkini
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
Program ParenTRING,...
Program ParenTRING, Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal
Komut Pertamina Kunjungan...
Komut Pertamina Kunjungan Kerja ke Jatim hingga Nusa Tenggara, Ini Hasilnya
Besok Upacara Peringatan...
Besok Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Cikeas, Cari Jalur Alternatif Hindari Kemacetan
Gunung Dukono Maluku...
Gunung Dukono Maluku Utara Erupsi, PVMBG Imbau Masyarakat Waspada
Gapasdap: Penggunaan...
Gapasdap: Penggunaan B50 untuk Kapal Bebani Biaya Operasional Angkutan Penyeberangan
Infografis
3 Buah yang Tidak Boleh...
3 Buah yang Tidak Boleh Diberikan ke Anak saat Batuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved