alexametrics

Kalapas Narkotika Pematangsiantar Ajak Pegawai Bekerja Bersih Korupsi

loading...
Kalapas Narkotika Pematangsiantar Ajak Pegawai Bekerja Bersih Korupsi
Kepala LP Narkotika Kelas II A Pematangsiantar di Raya menyaksikan penandatangan fakta Integritas WBK dan WBBM yang diikuti para pejabat dan pegawai. Foto/Ist
A+ A-
SIMALUNGUN - Kepala Lembaga Pemasyarakatan (LP) Narkotika Kelas II A Pematangsiantar di Raya, EP Prayer Manik mengajak seluruh stafnya untuk mewujudkan lingkungan kerja bebas korupsi dan wilayah bersih melayani.

Kepada SINDOnews, Senin (27/1), Manik mengatakan, pihaknya bersama seluruh staf di LP Narkotika Kelas II A Pematangsiantar di Raya sudah melakukan apel deklarasi dan janji kinerja tahun 2020 pada Kamis (23/01) lalu

Pada apel tersebut, kata mantan Kepala LP Lubuk Pakam itu, dilaksanakan pembacaan fakta Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) yang diikut para pejabat dan pegawai.



"Setelah pakta integritas ditandatangani saya harapkan seluruh staf LP Narkotika Kelas II A Pematangsiantar bekerja bersih dan tidak korupsi dan tidak mempersulit birokrasi dalam melayani," ujar Manik.

Dia menambahkan, janji yang telah diucapkan dalam deklarasi merupakan bentuk usaha dalam mewujudkan LP Narkotika Kelas II Pematangsiantar berkomitmen dalam pelaksanaan target kinerja yang telah disepakati.

"Deklarasi dan penandatanganan pakta integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) adalah bagian dari upaya memperkokoh komitmen Kemenkumham dalam mewujudkan Good Governance di seluruh lapas dalam berkontribusi positif untuk pembangunan bangsa Indonesia," ujar Manik

Dia juga berharap deklarasi yang sudah diucapkan dan pakta integritas yang ditandatangani bukan hanya rutinitas seremonial belaka, namun harus benar-benar dimaknai sebagai persiapan bekerja dalam menghadapi 2020.
(pur)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak