Demo Berujung Anarkis di DPRD Makassar, 16 Oknum Mahasiswa Diamankan
Selasa, 01 September 2020 - 16:00 WIB
loading...
A
A
A
Kapolsek Rappocini Kompol Ashari menyebutkan, aksi perusakan itu diduga buntut dari ketidakpuasan demonstran karena tidak berhasil menemui satu pun legislator DPRD Kota Makassar , untuk meminta kejelasan tuntutan anggaran COVID-19 yang dinilai tidak transparan.
"Ada puluhan mahasiswa, sekitar 20 orang itu berdemonstrasi. Masalah anggaran COVID-19 . Lama-lama berdemo tidak ada yang terima aspirasi nya. Sekitar pukul 11.00 Wita. Mereka naik ke lantai 3 ruang rapat paripurna. Di situ mulai berulah, merusak beberapa fasilitas," jelas Ashari.
Dia menjelaskan, aksi anarkis mahasiswa terkesan membabi-buta. Mereka disebutkan Ashari merusak dan membanting kursi, meja hingga papan presidium yang ada di dalam ruangan itu.
"Sudah dibawa untuk diamankan ke Polrestabes semua, termasuk kordinator lapangannya," paparnya.
Baca Juga: Polrestabes Makassar Terus Berupaya Tekan Aksi Tawuran
"Ada puluhan mahasiswa, sekitar 20 orang itu berdemonstrasi. Masalah anggaran COVID-19 . Lama-lama berdemo tidak ada yang terima aspirasi nya. Sekitar pukul 11.00 Wita. Mereka naik ke lantai 3 ruang rapat paripurna. Di situ mulai berulah, merusak beberapa fasilitas," jelas Ashari.
Dia menjelaskan, aksi anarkis mahasiswa terkesan membabi-buta. Mereka disebutkan Ashari merusak dan membanting kursi, meja hingga papan presidium yang ada di dalam ruangan itu.
"Sudah dibawa untuk diamankan ke Polrestabes semua, termasuk kordinator lapangannya," paparnya.
Baca Juga: Polrestabes Makassar Terus Berupaya Tekan Aksi Tawuran
(agn)
Lihat Juga :