alexametrics

Penyu Hijau Langka Ditemukan Nelayan Kobar Terdampar di Pelabuhan

loading...
Penyu Hijau Langka Ditemukan Nelayan Kobar Terdampar di Pelabuhan
Penyu hijau ukuran jumbo dengan berat sekitar 300 kilogram ditemukan terdampar di kawasan Pelabuhan Angkasa Wana Kumai Hulu, Kabupaten Kobar./Foto/iNews TV/Sigit Dzakwan
A+ A-
KOTA WARINGIN BARAT - Penyu hijau ukuran jumbo dengan berat sekitar 300 kilogram ditemukan terdampar di kawasan Pelabuhan Angkasa Wana Kumai Hulu, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah (Kalteng).

Penemuan hewan langka dilindungi ini, pertama kali dilaporkan oleh SPTN III Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP) kepada Seksi Konservasi Wilayah (SKW) II Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalteng pada Minggu (19/1/2020) lalu dan saat ini sudah dievakuasi di BKSDA Kalteng SKW 2 Pangkalan Bun.

Menurut Polisi Hutan SKW II BKSDA Kalteng, Muda Yulivan, penyu hijau tersebut pertama kali dilaporkan oleh nelayan yang melaporkan kepada SPTN III dan langsung dievakuasi SKW II BKSDA Kalteng.



"Penyu tersebut sudah dievakuasi oleh Agus yang merupakan staf SPTN III TNTP, kemudian kita jemput ke sana, penyu tersebut berukuran besar dan kita belum tahu berapa diameternya," ujar Muda, Kamis (23/1/2020).

Muda menduga, penyu hijau tersebut bergeser mencari tempat untuk bertelur. Pasalnya, habitat tempat biasa menjadi persinggahan penyu bertelur di kawasan Taman Wisata Alam Tanjung Keluang, akhir-akhir ini ramai pengunjung.

"Atau bisa juga disebabkan mengingat kondisi TWA Tanjung Keluang saat ini sedang pasang dalam sehingga penyu tersebut bergeser untuk bertelur," tuturnya.

Namun, lanjut Muda, ia belum mengetahui secara pasti penyebab penyu hijau tersebut terdampar di kawasan Pelabuhan Angkasa Wana di tepian pasir pantai yang hanya berjarak sekitar 2 meter saja dari bibir pantai.

"Saat ini penyu sudah berada di TWA Tanjung Keluang untuk diukur diameternya dan dikembalikan ke habitatnya, karena dilihat dari gerak geriknya penyu ini akan bertelur,” pungkasnya.
(zil)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak