Tak Targetkan Dapat Jabatan usai Pilkada Jakarta, Kang Emil: Saya Masuk Politik Bukan Cari Pekerjaan

Jum'at, 13 Desember 2024 - 16:03 WIB
loading...
Tak Targetkan Dapat...
Calon Gubernur Jakarta nomor urut 1 Ridwan Kamil menyatakan tak menargetkan mendapat jabatan publik tertentu usai menerima hasil Pilkada Jakarta 2024. Foto: SINDOnews/Achmad Al Fiqri
A A A
JAKARTA - Calon Gubernur Jakarta nomor urut 1 Ridwan Kamil menyatakan tak menargetkan mendapat jabatan publik tertentu usai menerima hasil Pilkada Jakarta 2024. Dia berkecimpung dalam dunia politik bukan untuk mencari jabatan tertentu.

Hal itu ditegaskan Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil saat disinggung kans akan berkiprah di kabinet usai menerima hasil Pilkada Jakarta 2024.

Baca juga: Ucapkan Selamat kepada Pramono-Rano, Ridwan Kamil: Kami Izin Titip Aspirasi yang Datang ke RIDO

Dia menjelaskan sejak awal berkecimpung di dunia politik didorong atas dorongan warga. "Tolong lihat sejarah saya masuk politik. Saya itu dulu adalah warga yang banyak kekecewaanlah ya terhadap apa yang kami lihat, kami dengar, sehingga akhirnya saya masuk politik, itu adalah cara kita memperjuangkan cita-cita. Jadi kalau kita memperjuangkan cita-cita bisa berpolitik tanpa harus namanya politik praktis," ujar Kang Emil di Kantor DPD Partai Golkar Jakarta, Jumat (13/12/2024).

Mantan Gubernur Jawa Barat itu menyampaikan dirinya tak ditakdirkan berpolitik praktis sejak awal. Namun, dirinya akan memberikan pengabdian hidupnya kepada masyarakat.

"Jadi tidak ada sedikit pun dalam benak saya nanti harus ada jabatan tertentu. Saya masuk politik bukan cari pekerjaan, politik itu adalah pintu yang saya ambil untuk melakukan pengabdian," ucapnya.

Mantan Wali Kota Bandung itu menambahkan telah punya kesibukan sebelum berkecimpung dalam dunia politik, salah satunya menjadi akademisi dan kurator Ibu Kota Nusantara (IKN).

"Saya adalah sosok yang akan sibuk memberikan kebermanfaatan kepada masyarakat. Saya adalah dosen, saya adalah arsitek, saya juga masih operator IKN," kata Kang Emil.

"Jadi mencintai bangsa ini bentuknya banyak, tidak harus disederhanakan seolah-olah ada hal-hal yang sifatnya politik praktis," lanjutnya.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ayu Aulia Minta Maaf...
Ayu Aulia Minta Maaf ke Ridwan Kamil dan Roby Kurniawan, Akui Unggahan soal Kehamilan Hanya Halusinasi
Ramadan Pertama Tanpa...
Ramadan Pertama Tanpa Ridwan Kamil, Atalia Praratya Pilih Fokus Ibadah
Camillia Zara Kembali...
Camillia Zara Kembali ke Media Sosial, Gaya Rambut Pendeknya Curi Perhatian
Rekomendasi
Perkuat Ekonomi Rakyat,...
Perkuat Ekonomi Rakyat, BSI Apresiasi Penempatan SAL untuk Pembiayaan Produktif
Merger Enam BPR Dapat...
Merger Enam BPR Dapat Restu OJK, Lintas 5 Provinsi di Sumatera
Hari Anti Narkotika...
Hari Anti Narkotika Internasional, YAKITA Dorong Sinergi Penegakan Hukum, Rehabilitasi, dan Peran Keluarga
Berita Terkini
Komut Pertamina Kunjungan...
Komut Pertamina Kunjungan Kerja ke Jatim hingga Nusa Tenggara, Ini Hasilnya
Besok Upacara Peringatan...
Besok Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Cikeas, Cari Jalur Alternatif Hindari Kemacetan
Gunung Dukono Maluku...
Gunung Dukono Maluku Utara Erupsi, PVMBG Imbau Masyarakat Waspada
Gapasdap: Penggunaan...
Gapasdap: Penggunaan B50 untuk Kapal Bebani Biaya Operasional Angkutan Penyeberangan
Keterbatasan SDM Jadi...
Keterbatasan SDM Jadi Tantangan di Papua, Talius Tabuni Dukung Penguatan Program Beasiswa Puncak Cerdas
Helaran Mapag Pajajaran...
Helaran Mapag Pajajaran Anyar, Cetak Rekor Muri 2000 Pemain Karinding
Infografis
6 Kolonel Pecah Bintang...
6 Kolonel Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan dari Panglima TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved