Satgas Beberkan Penyebab Melonjaknya Kasus Positif Covid-19 di Jakarta

Selasa, 01 September 2020 - 06:02 WIB
loading...
Satgas Beberkan Penyebab...
Ketua Tim Pakar sekaligus Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito. Foto: SINDOnews/Dok
A A A
JAKARTA - Ketua Tim Pakar sekaligus Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito membeberkan penyebab lonjakan tajam kasus Covid-19 di DKI Jakarta. Salah satunya disumbang daerah penyangga, yakni Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Bodetabek).

“Kami perlu sampaikan bahwa kasus-kasus di DKI Jakarta ini 30% nya berasal dari daerah sekitarnya, yaitu bodetabek dan itu berkontribusi pada saat yang ada di Jakarta dan harus ditangani dengan baik pula,” ujar Wiku Adisasmito dalam konferensi pers di Media Center Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Graha BNPB, Jakarta, Senin (31/8/2020). (Baca juga: Positif Covid-19 di Jakarta Tembus 1.114 Kasus, Ini Respons Anies Baswedan)

Dketahui dalam dua hari terakhir kasus Covid-19 di Jakarta melonjak tajam. Pada Senin, 31 Agustus sebanyak 1.049 orang, dan sehari sebelumnya yakni 30 Agustus 2020, rekor penambahan mencapai 1.114 orang.

Wiku mengatakan ada beberapa faktor penyebab tingginya kasus Covid-19 di Jakarta. Salah satunya adalah kontribusi jumlah pengetesan di Jakarta yang cukup tinggi. “Jumlah positif di DKI ini jauh dari yang lain karena jumlah tes di Jakarta kontribusi sebesar 43% dari jumlah tes nasional,” katanya. (Baca juga: Positif Covid-19 di DKI Hari Ini Tembus 1.114 Orang, Banyak Terpapar saat Libur Panjang)

Bahkan, kata Wiku, pengetesan dalam rangka tracing Covid-19 di Jakarta melampaui WHO. “Akibat peningkatan kasus long weekend, positivity rate naik 9,7% di DKI dalam seminggu terakhir. PR secara nasional 14,8%. Sebagai standar WHO, positivity rate-nya harus di bawah 5%,” ungkapnya.

Selain itu, Wiku juga menyoroti tingkat kematian corona di DKI Jakarta yang terus menurun. Bahkan di bawah rata-rata nasional. “Tingkat kematian terus turun jadi 3% di DKI dan nasional 4,3%. Kesembuhan naik menjadi 76,7%, nasional 72,2%.”
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Ini Lokasinya
KJP Plus Tahap 1 2026...
KJP Plus Tahap 1 2026 Sudah Cair, Cek Rincian Dana yang Diterima Siswa
Pekan Raya Jakarta 2026...
Pekan Raya Jakarta 2026 Belum Humanis bagi Pengunjungnya
Rekomendasi
SPKS Dorong Riset BPDP...
SPKS Dorong Riset BPDP Hasilkan Teknologi Murah untuk Petani Sawit
Dokter Tifa Klaim Simpan...
Dokter Tifa Klaim Simpan Bukti Kejanggalan Ijazah Jokowi Meski Eksepsinya Diterima
Kemhan Bakal Datangkan...
Kemhan Bakal Datangkan Helikopter AW149 dan 12 Pesawat Tempur dari Italia
Berita Terkini
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
Bea Cukai Bali Nusra...
Bea Cukai Bali Nusra Musnahkan Barang Ilegal Senilai Lebih dari Rp11,2 Miliar
MNC Peduli Gelar Operasi...
MNC Peduli Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis di Bogor
Gagas GEBRAK, Perindo...
Gagas GEBRAK, Perindo Badung Cetak Lebih Banyak Pencipta Lapangan Kerja di Bali
3 Warga Sipil Tewas...
3 Warga Sipil Tewas Ditembak OPM, Koops TNI Habema Buru para Pelaku
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved