Warisan Struktur Pemerintahan Mataram yang Diadopsi 3 Kerajaan Besar di Jatim

Senin, 02 Desember 2024 - 07:10 WIB
loading...
Warisan Struktur Pemerintahan...
Jabatan Mahamenteri Katrini di masa Kerajaan Majapahit ternyata sudah ada sejak lama. Jabatan itu bukanlah ciptaan pemerintahan Kerajaan Majapahit melainkan ada sejak zaman Kerajaan Mataram. Foto: Dok SINDOnews
A A A
JABATANMahamenteri Katrini di masa Kerajaan Majapahit ternyata sudah ada sejak lama. Jabatan itu bukanlah ciptaan pemerintahan Kerajaan Majapahit melainkan ada sejak zaman Kerajaan Mataram era Jawa Tengah.

Jabatan itu kemudian dibawa Mpu Sindok, penguasa Mataram era Jawa Timur yang diwariskan turun temurun di kerajaan-kerajaan Jawa Timur. Bahkan, di Jawa Timur jabatan itu masih tetap dipertahankan pada zaman Kediri, Singasari, hingga Majapahit.

Baca juga: Kekecewaan Ranggalawe Penguasa Tuban Atas Penunjukan Mpu Nambi di Kerajaan Majapahit

Di era Kerajaan Singasari, ada beberapa nama yang mengisi jabatan Mahamenteri Katrini berdasarkan Piagam Pakis 1266 maupun Piagam Gunung Wilis tahun 1269. Di kedua piagam itu disebutkan perintah Raja Kertanagara ditampung Rakryan Mahamenteri Hino, Rakryan Mahamenteri Sirikan, dan Rakryan Mahamenteri Halu.

Selanjutnya disalurkan ke bawah kepada para tanda rakryan pakirakiran makabehan, tanpa menyebut nama para pejabatnya. Piagam Gunung Wilis menyebut nama para tanda pang diserahi urusan pemerintahan negara yakni Rakryan Apatih Kebo Arema, Rakryan Demung Mapanji Wipaksa, Rakryan Kanuruhan Mapanji Anurida. Tapi, nama para mahamenteri katrini tidak disebut.

Sejarawan Prof Slamet Muljana pada bukunya "Tafsir Sejarah Nagarakretagama" menyatakan berdasarkan Piagam Kedu yang dikeluarkan Raja Watukura Dyah Balitung pada tahun Saka 829 atau 907 Masehi, perintah sang raja ditampung Rakryan Mapatih Hino Pu Daksottama Bahubajra Pratipaksaksaya.

Pada lempengan B baris 7 sampai 8, tercatat Rakryan Mapatih Hino, Rakryan Halu Pu Wirawikrama, Rakryan Sirikan Pu Wariga. Juga piagam Kembangarum yang ditemukan di Desa Kembangarum sebelah utara Yogyakarta menyebut Rakryan Mapatih Hino Pu Daksa Sang Bahubraja Pratipaksaksaya, Rakryan Halu Pu Bualu Sang Sanggramadurandara, dan Rakryan Sirikan Pu Wariga Sang Samarawikranta.

Pada hakikatnya dari dua piagam di atas telah jelas bahwa jabatan Mahamenteri Hino, Sirikan, dan Halu telah ada pada zaman Mataram pada tahun 907. Pada piagam Kedu masih nyata bahwa jabatan patih masih dirangkap Mahamenteri Rakryan Hino. Dengan kata lain, Rakryan Menteri Hino adalah patih Mataram.

Di antara patih Hino ada juga yang berhasil menjadi raja Mataram, misalnya Rakryan Mapatih Hino Pu Daksottama Bahubajra Pratipaksaksaya, yang tercatat pada piagam Kedu tersebut di atas. Pada tahun 907, Pu Daksottama menjabat Rakryan Patih Hino pada pemerintahan raja Balitung.

Setelah raja Balitung mangkat, Pu Daksotama menjadi raja bergelar sri maharaja seperti dinyatakan pada piagam K.O. XVII, XX; O.J.O. XXX dengan tarikh 915. Dari tahun 919-921, Mataram diperintah rakai Layang Dyah Tulodong bergelar sri maharaja Sajanottamanuraga Tunggadewa. Pada waktu itu Ketudara menjadi Rakryan Mahapatih Hino dan Mpu Sindok menjadi Rakryan Halu.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasukan Intelijen Mematikan...
Pasukan Intelijen Mematikan Dom Sumurup Ing Banyu, Telik Sandi Mataram yang Habisi Jenderal VOC JP Coen
Pangeran Sambernyawa...
Pangeran Sambernyawa Pimpin Pasukannya dengan Semboyan Tiji Tibeh, Bikin Belanda Kocar-kacir
Kisah Pilu Mpu Prapanca,...
Kisah Pilu Mpu Prapanca, Difitnah Kaum Bangsawan dan Diusir dari Istana Majapahit
Kisah Moksa Mahapatih...
Kisah Moksa Mahapatih Gajah Mada di Air Terjun Madakaripura
Kebut Penyaluran BLT...
Kebut Penyaluran BLT Kesra 2025 di Mataram, Pos Indonesia Lakukan Ini
Harmonisasi Majapahit...
Harmonisasi Majapahit dan Campa Mulai dari Pernikahan Politik hingga Pemberian Suaka ke Raja
Indonesia di Antara...
Indonesia di Antara Quantum Warfare dan Multipolaritas
Urgensi Indonesia Maritime...
Urgensi Indonesia Maritime Policy
BEM PTNU Gelar Mukernas...
BEM PTNU Gelar Mukernas 2025, Presidium Nasional Tekankan Kolaborasi Gerakan
Rekomendasi
Bakti BCA Kembali Buka...
Bakti BCA Kembali Buka Teacher Tech Championship 2026
Polda Metro Jaya Optimistis...
Polda Metro Jaya Optimistis Praperadilan Roy Suryo Ditolak Hakim
Imparsial Minta Polisi...
Imparsial Minta Polisi dan Komnas HAM Ikut Usut Kematian 5 Calon Manajer Kopdes
Berita Terkini
Gempa M6,2 Guncang Pulau...
Gempa M6,2 Guncang Pulau Doi Maluku Utara, Begini Analisa BMKG
Gempa M6,2 Guncang Pulau...
Gempa M6,2 Guncang Pulau Doi Maluku, BMKG: Waspada Gempa Susulan
Jalankan Putusan Menag,...
Jalankan Putusan Menag, UIN Jakarta Resmi Integrasikan SMA/SMK Triguna Hari Ini
Koops TNI Habema Evakuasi...
Koops TNI Habema Evakuasi Jenazah Pilot PT AMA Air Korban Penembakan di Yahukimo
Oknum Polisi yang Siksa...
Oknum Polisi yang Siksa Perempuan Ditahan di Polda Jateng
Oknum Polisi di Jateng...
Oknum Polisi di Jateng Siksa Perempuan, Korban Disiram Air Keras hingga Dicekoki Narkoba
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved