3 Ide Unik Dharma Pongrekun saat Kampanye Pilgub Jakarta 2024, Salah Satunya Hapus Lampu Merah

Jum'at, 29 November 2024 - 14:56 WIB
loading...
3 Ide Unik Dharma Pongrekun...
Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut 1 Ridwan Kamil-Suswono menyampaikan visi misi pada debat ketiga Cagub dan Cawagub di Jakarta, Minggu (17/11/2024). FOTO/ALDHI CHANDRA SETIAWAN
A A A
JAKARTA - Dharma Pongrekun merupakan Calon Gubernur (Cagub) Jakarta Nomor Urut 2 yang bertarung di Pilkada 2024 . Ia berpasangan dengan wakilnya yang bernama Kun Wardana.

Pasangan Dharma Pongrekun-Kun Wardana memperoleh 10% suara dalam quick count Pilkada Jakarta. Meski begitu, ia menganggap perolehan tersebut sebagai sebuah kemenangan.

"Hasilnya kami anggap ini adalah suatu kemenangan bagi kami. Karena selama ini kami ditekan di angka 3% sampai paling tinggi 5%," kata Dharma di Bale Gotong Royong Dharma-Kun, Rabu (27/11/2024).



Meski berada di bawah dua pesaingnya dalam Pilkada Jakarta 2024, Dharma Pongrekun sering menarik perhatian publik. Hal ini termasuk soal ide atau gebrakannya yang terasa segar dan beda dari lainnya. Berikut beberapa di antaranya.

Ide Unik Dharma Pongrekun saat Kampanye Pilgub Jakarta 2024

1. Lampu Merah Dihapus

Beberapa waktu sebelum pencoblosan, Dharma Pongrekun mengaku telah menyiapkan strategi untuk mengurangi kemacetan di Jakarta. Salah satunya dengan menghadirkan teknologi tanpa lampu lalu-lintas di jalan.

Hal itu diungkap Dharma dalam debat ketiga Pilkada Jakarta di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Minggu (17/11/2024). Selain teknologi tanpa lampu lalu lintas, dia juga akan memprioritaskan perbaikan terhadap transportasi umum.

"Kami sudah membuat delapan langkah, sebagai berikut pertama kurangi kemacetan dengan teknologi tanpa lampu merah. Dua prioritaskan transportasi umum. Tiga siapkan energi terbarukan, biodiesel mandiri bisa dari rumput laut, bisa dari nipa, bisa dari bakau," ucapnya.

2. Kolam Pipi Monyet untuk Menampung Air Hujan

Dharma Pongrekun sebelumnya juga berencana membuat kolam pipi monyet untuk menampung air hujan yang akan diolah menjadi air bersih. Hal ini dilakukan sebagai upaya mengatasi krisis air bersih di Jakarta.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penjelasan soal Aturan...
Penjelasan soal Aturan Tarif PPh Final 0,5% Kini Khusus buat UMKM
Menkeu Purbaya Pastikan...
Menkeu Purbaya Pastikan Skema Pajak DSI Berlaku Normal
Kepatuhan Pajak Butuh...
Kepatuhan Pajak Butuh Kepercayaan Publik, Bukan hanya Teknologi
Rekomendasi
Balada Silmy Karim,...
Balada Silmy Karim, dari Pindad, Krakatau Steel, Dirjen Imigrasi, Wamen Imipas, dan Pakai Rompi KPK
Ketika Bumi Berhenti...
Ketika Bumi Berhenti Bersabar
3 Kali Jadi Korban Hacker,...
3 Kali Jadi Korban Hacker, Akun Instagram Wardatina Mawa Diretas Lagi
Berita Terkini
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
4 Kombes Digeser ke...
4 Kombes Digeser ke Polda Pulau Jawa pada Mutasi Polri Mei 2026
Bayar PBB-P2 hingga...
Bayar PBB-P2 hingga 31 Juli, Warga Jakarta Otomatis Dapat Potongan 7,5%
Gerakan Kurbanlah Salurkan...
Gerakan Kurbanlah Salurkan Hewan Kurban untuk 3.000 Keluarga di Aceh
HUT ke-27 PNM, Ribuan...
HUT ke-27 PNM, Ribuan Buku Hadirkan Semangat Literasi bagi Anak-anak Pelosok
Vonis 3 Prajurit TNI...
Vonis 3 Prajurit TNI Bikin Keluarga Kacab Bank Menangis Kecewa
Infografis
8 Helikopter Serang...
8 Helikopter Serang Tercanggih pada 2025, Salah Satunya Apache
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved