BPBD Jakarta Sebut Banjir Landa 51 RT Imbas Hujan Deras dan Luapan Kali Ciliwung
Kamis, 28 November 2024 - 09:40 WIB
loading...
BPBD DKI Jakarta mencatat 51 RT terendam banjir imbas hujan deras dan luapan Kali Ciliwung. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat sebanyak 51 RT terendam banjir imbas hujan deras yang terjadi pada Rabu, 27 November 2024.
“BPBD mencatat genangan saat ini mengalami kenaikan dari 28 RT menjadi 51 RT atau 0,167% dari 30.772 RT yang ada di wilayah DKI Jakarta,” kata Kepala BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji, Kamis (28/11/2024).
Isnawa menuturkan BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama dengan para lurah dan camat setempat. "Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat," ucap dia.
Baca juga: Tanggul Jebol, 1.687 Warga Perumahan Garden City Tangerang Terdampak
Isnawa mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan. Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam non-stop.
Berikut sebaran data wilayah terdampak sebagai berikut:
“BPBD mencatat genangan saat ini mengalami kenaikan dari 28 RT menjadi 51 RT atau 0,167% dari 30.772 RT yang ada di wilayah DKI Jakarta,” kata Kepala BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji, Kamis (28/11/2024).
Isnawa menuturkan BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama dengan para lurah dan camat setempat. "Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat," ucap dia.
Baca juga: Tanggul Jebol, 1.687 Warga Perumahan Garden City Tangerang Terdampak
Isnawa mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan. Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam non-stop.
Berikut sebaran data wilayah terdampak sebagai berikut:
Lihat Juga :