5 Fakta Polisi Tembak Siswa SMK di Semarang, Salah Satunya Korban Baru Memenangkan Lomba Paskibra

Selasa, 26 November 2024 - 16:42 WIB
loading...
5 Fakta Polisi Tembak...
Anggota Paskibra siswa SMK N 4 Semarang, Gamma Rizkynata Oktafandy (17) meninggal dunia di rumah sakit usai ditembak oknum polisi. Foto/Ist
A A A
SEMARANG - Polisi tembak anggota Paskibra siswa SMK N 4 Semarang, Jawa Tengah kini tengah jadi sorotan. Korban bernama Gamma Rizkynata Oktafandy (17), tewas dengan luka tembak setelah mendapat perawatan di rumah sakit.

5 Fakta Polisi Tembak Siswa SMK di Semarang, Salah Satunya Korban Baru Memenangkan Lomba Paskibra

Foto/Ist

Korban diketahui tertembak di bagian pinggul, selain dirinya ada pula dua siswa lain yang mengalami luka. Menurut pihak sekolah, Gamma Rizkynata Oktafandy adalah sosok yang baik dan merupakan anggota Paskibra.

Baca juga: Profil Gamma Rizkynata Oktafandy, Paskibra Asal Semarang yang Tewas Ditembak Polisi

Kasus polisi tembak paskibra ini lantas membuat Polri semakin disorot setelah sebelumnya ada kasus polisi tembak polisi di Solok Selatan.



Hingga saat ini telah terkumpul sejumlah fakta dari kasus penembakan yang diduga terjadi pada Minggu (24/11/2024).

5 Fakta Polisi Tembak Paskibra

1. Pembelaan Kapolrestabes Semarang


Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar mengakui jika anggotanya memang melakukan penembakan terhadap SMK N 4 Semarang bernama Gamma Rizkynata Oktafandy hingga meninggal.

Baca juga: Kronologi Siswa Paskibra SMK 4 Semarang Tewas Ditembak Polisi

Namun Kapolrestabes Semarang ini juga menyebutkan jika anggotanya melakukan hal tersebut karena korban merupakan anggota gangster. Sehingga tembakan tersebut diklaim memang diperlukan.

2. Korban Sempat Diduga Ikut Tawuran


Irwan mengungkapkan, pada Ahad (24/11/2024) dini hari lalu, petugas menerima laporan terkait adanya tawuran antar-kreak di tiga lokasi, yakni di Kecamatan Gayamsari, Semarang Utara, dan Semarang Barat.

Menurut Irwan, korban Gamma Rizkynata Oktafandy terlibat tawuran di Semarang Barat, tepatnya depan perumahan Paramount. Dia menambahkan, jika tawuran itu melibatkan dua kelompok kreak, yakni Geng Seroja dan Geng Tanggul Pojok.

3. Korban Baru Memenangkan Lomba Paskibra


Waka Kesiswaan SMK N 4 Semarang, Agus Riswantini, menyebut korban merupakan anak yang baik dan seorang anggota Paskibra yang baru saja menang lomba pasukan baris-berbaris di Akpol Semarang.

Riswantini juga mengungkapkan jika korban Gamma Rizkynata Oktafandy adalah anak yang baik dan berbakat. Dirinya juga membantah jika korban adalah siswa yang suka tawuran.

4. Ada Tiga Korban


Staf kesiswaan SMK N 4 Semarang, Nanang Agus, menambahkan ada 3 muridnya yang menjadi korban penembakan. Salah satunya Gamma Rizkynata Oktafandy yang meninggal dunia.

Kedua korban lainnya disebut tengah menjalani perawatan dan belum dapat dikunjungi. Karena itu pihak sekolah masih belum dapat mengunjunginya.

5. Masih Banyak Informasi Simpang Siur


Karena banyaknya informasi yang tidak mendukung pengakuan polisi ini nmembuat Kombes Irwan diminta untuk terbuka mengenai insiden penembakan yang diduga dilakukan anggotanya kepada Gamma Rizkynata Oktafandy.

Hal itu didasari karena ada beberapa informasi lain di lapangan yang berbeda kronologinya dengan yang disampaikan aparat kepolisian. Bahkan Ketua LBH Penyambung Titipan Rakyat (Petir) Zainal Petir siap memberikan pendampingan hukum kepada keluarga korban jika ada permintaan dari anggota keluarga.

Zainal juga mendorong masyarakat yang peduli kasus ini membentuk Tim Pencari Fakta guna membuat terang benderang peristiwa itu.

Berbagai opini dan teori lantas bermunculan di media, adapun pihak yang menduga jika korban sempat menyenggol motor oknum polisi. Dari situlah seorang oknum melakukan tembakan yang pada akhirnya mengenai pinggul korban.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasus Rabies Renggut...
Kasus Rabies Renggut Nyawa Pelajar, DPRD Nagakeo Minta Pemda Perkuat Pengendalian
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Polemik Paskibraka Sulsel,...
Polemik Paskibraka Sulsel, Pengamat Wanti-wanti Tidak Jadi Ajang Politik Praktis
KPAI Ungkap Sejumlah...
KPAI Ungkap Sejumlah Temuan soal Pelajar Bantul Tewas Dikeroyok
SMAN 4 Semarang Juara...
SMAN 4 Semarang Juara Umum Festival Internasional di Thailand
SMAN 4 Semarang Wakili...
SMAN 4 Semarang Wakili Indonesia di Festival Seni Internasional Thailand
Semarang Raih Predikat...
Semarang Raih Predikat Kota Transformer Nasional Berkat Kepemimpinan Wali Kota Agustina
Sejarawan dan Akademisi...
Sejarawan dan Akademisi Apresiasi Kepemimpinan Wali Kota Agustina Selamatkan Artefak dan Arsip Kemaritiman
PAMA Group Tanam 2.000...
PAMA Group Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Pesisir Semarang: 'Jadi Benteng Alami dari Perubahan Iklim'
Rekomendasi
Pesawat Rusia Dekati...
Pesawat Rusia Dekati Kapal Induk Inggris, 2 Jet Tempur Siluman F-35 London Beraksi
Portugal Tersingkir...
Portugal Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Bruno Fernandes: Timnas Spanyol Layak Menang
Perang Bikin Jalur Suku...
Perang Bikin Jalur Suku Bunga Bank Sentral Terkunci di Level Tertinggi, Era Pinjaman Murah Berakhir
Berita Terkini
2 Wilayah Dilanda Karhutla,...
2 Wilayah Dilanda Karhutla, BNPB Catat Banjarbaru Terparah dengan 3,7 Hektare Terbakar
Puluhan Siswa SMA Belajar...
Puluhan Siswa SMA Belajar Riset, AI, dan Keberlanjutan secara Langsung
92 WN China Pelaku Penipuan...
92 WN China Pelaku Penipuan Investasi di Batam Dideportasi, Seumur Hidup Dilarang ke Indonesia
UP2B Jabar Siaga 24...
UP2B Jabar Siaga 24 Jam Jaga Pasokan Listrik, Libur Sekolah Nyaman Berkat Kinerja PLN
Bang Jago yang Pukul...
Bang Jago yang Pukul Pengendara Motor di Jagakarsa Positif Sabu
3 Pelaku Penyerangan...
3 Pelaku Penyerangan yang Tewaskan 3 Polisi di Katingan Dibekuk
Infografis
5 Pesepak Bola Dunia...
5 Pesepak Bola Dunia yang Tetap Puasa di Tengah Kompetisi Padat Ramadan 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved