Soroti Program Transmigrasi ke Papua, Tokoh Masyarakat: Pemberdayaan Masyarakat yang Harus Dilakukan

Minggu, 24 November 2024 - 15:22 WIB
loading...
Soroti Program Transmigrasi...
Tokoh masyarakat Sorong, Papua Barat, Pendeta Helga A. Iriori Burdam menyoroti wacana program Transmigrasi yang dikhawatirkan memunculkan konflik di tengah masyarakat. Foto/Ist
A A A
MANOKWARI - Wacana program Transmigrasi di Papua mendapat sorotan dari tokoh masyarakat Bumi Cendrawasih yang khawatir akan memunculkan konflik sosial di tengah masyarakat.

Salah satu tokoh yang menyampaikan hal itu adalah Pendeta Helga A Iriori Burdam dari Sorong, Papua Barat.

Baca juga: Kemendes PDTT Bakal Revitalisasi 619 Kawasan Transmigrasi

"Soal transmigrasi ini tidak perlu untuk wilayah Papua, karena akan menimbulkan masalah sosial kedepannya,” kata Pendeta Helga Burdam, Minggu (24/11/2024).

Dia menyebut, seharusnya pemerintah membuat program yang berfokus kepada pemberdayaan masyarakat asli Papua atau orang asli Papua (OAP). Sehingga nantinya mampu menjadi tuan di negerinya sendiri, mengolah sumber daya alam dan berdikari untuk kesejahteraan keluarganya.



“Karena kalau masih mendatangkan orang dari luar ke Papua, maka sama saja itu akan meminggirkan masyarakat Papua itu sendiri dan di tanah mereka sendiri," ujarnya.

Menurutnya, persoalan transmigrasi malah akan menjadi pemicu adanya konflik sosial di masyarakat. Adanya kesenjangan di segala lini kehidupan masyarakat di Papua akan menjadi potensi besar konflik sosial terjadi.

Baca juga: Program Transmigrasi Solusi Benahi Kemiskinan di Indonesia

“Jadi lebih baik tidak ada program Transmigrasi lagi ke Papua dan Papua Barat. Pemerintah harus mengkaji ulang terkait ini,” tegasnya.

Meski demikian, dia mengimbau kepada seluruh jemaat GKI Laharoi untuk tidak terlibat aksi apapun khususnya terkait penolakan program Transmigrasi.

"Mari kita jaga Papua ini tetap aman dan damai, tanpa adanya persoalan. Kita umat Kristiani tidak lama lagi mau menyambut Natal dan Tahun Baru 2025. Sehingga baik untuk jemaat mempersiapkan sukacita itu dalam kedamaian,” pungkasnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perlindungan Warga Sipil...
Perlindungan Warga Sipil Jadi Kunci Keberlanjutan Pembangunan Papua
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
Peneliti MPSI: PSN Wanam...
Peneliti MPSI: PSN Wanam Jadi Penggerak Kemajuan Papua Selatan dan Ketahanan Pangan
Warga Wanam Harap Pembangunan...
Warga Wanam Harap Pembangunan PSN di Papua Selatan Dilanjutkan
PSN Papua Tetap Perhatikan...
PSN Papua Tetap Perhatikan Kelestarian Lingkungan dan Serap Ribuan Tenaga Kerja OAP
Prabowo Sebut Indonesia-Jerman...
Prabowo Sebut Indonesia-Jerman Sepakat Konflik Harus Diselesaikan lewat Perundingan
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Semangat Otsus Harus...
Semangat Otsus Harus Tercermin dalam Desain Politik Papua
Rekomendasi
Lesti Kejora Dukung...
Lesti Kejora Dukung Rizky Billar Laporkan Akun Penyebar Fitnah Perselingkuhan
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Davina Karamoy Kembalikan...
Davina Karamoy Kembalikan Uang Saku dari Hanania Travel ke Penyidik
Berita Terkini
HCML Gandeng PMI Gelar...
HCML Gandeng PMI Gelar Donor Darah, Tumbuhkan Kepedulian Sesama
7.000 Massa Gelar Unjuk...
7.000 Massa Gelar Unjuk Rasa Dukung Pemerintahan Prabowo di Silang Monas
MNC Peduli dan MNC Tourism...
MNC Peduli dan MNC Tourism Gelar Edukasi Gizi dan Demo Masak di Kampung Cibilik Sukabumi
Data NIK Jadi Penentu,...
Data NIK Jadi Penentu, Warga Diimbau Cek Syarat Pembebasan PBB-P2
5 Titik Aksi Demo di...
5 Titik Aksi Demo di Jakarta Hari Ini, 4.263 Personel Gabungan Dikerahkan
Kejati Banten Usut Dugaan...
Kejati Banten Usut Dugaan Korupsi 3 Yayasan, Warek II UIN Jakarta Beberkan Bukti Penting
Infografis
Spesifikasi Sistem Rudal...
Spesifikasi Sistem Rudal Patriot yang Dikirim AS ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved