Baznas Salurkan 35.000 Liter Air Bersih untuk Penyintas Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki
Rabu, 20 November 2024 - 14:27 WIB
loading...
Baznas RI melalui tim Baznas Tanggap Bencana (BTB) menyalurkan bantuan berupa 35.000 liter air bersih kepada para penyintas erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, di Nusa Tenggara Timur (NTT).
A
A
A
JAKARTA - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI melalui tim Baznas Tanggap Bencana (BTB) menyalurkan bantuan berupa 35.000 liter air bersih kepada para penyintas erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Bantuan ini disalurkan kepada warga Desa Eputobi, Desa Kovasoma, serta Desa Konga, dengan total penerima manfaat sebanyak 3.228 jiwa.
Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, mengatakan, bantuan ini merupakan respons cepat terhadap kebutuhan mendesak para pengungsi.
"Air bersih menjadi kebutuhan utama bagi para penyintas saat ini. Kami melihat langsung bagaimana sulitnya mereka mendapatkan air yang layak untuk minum dan memasak. Untuk itu, kita berupaya memberikan layanan yang maksimal salah satunya pendistribusian air bersih," ujarnya dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Rabu (20/11/2024).
Di lokasi pengungsian, kata Saidah, para penyintas mengalami keterbatasan akses terhadap kebutuhan dasar, terutama air bersih yang sangat dibutuhkan untuk menjaga kesehatan mereka. Untuk itu, pengiriman air bersih ini disalurkan ke kamp-kamp pengungsian dan akan terus berlanjut hingga kondisi di lapangan membaik.
Bantuan ini disalurkan kepada warga Desa Eputobi, Desa Kovasoma, serta Desa Konga, dengan total penerima manfaat sebanyak 3.228 jiwa.
Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, mengatakan, bantuan ini merupakan respons cepat terhadap kebutuhan mendesak para pengungsi.
"Air bersih menjadi kebutuhan utama bagi para penyintas saat ini. Kami melihat langsung bagaimana sulitnya mereka mendapatkan air yang layak untuk minum dan memasak. Untuk itu, kita berupaya memberikan layanan yang maksimal salah satunya pendistribusian air bersih," ujarnya dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Rabu (20/11/2024).
Di lokasi pengungsian, kata Saidah, para penyintas mengalami keterbatasan akses terhadap kebutuhan dasar, terutama air bersih yang sangat dibutuhkan untuk menjaga kesehatan mereka. Untuk itu, pengiriman air bersih ini disalurkan ke kamp-kamp pengungsian dan akan terus berlanjut hingga kondisi di lapangan membaik.
Lihat Juga :