Jagoan Perindo Syamsari Kitta Diprediksi Bisa Mengulang Kesuksesan Pilkada Takalar 2017
Selasa, 19 November 2024 - 17:27 WIB
loading...
A
A
A
"Di sini menariknya kita hanya menggambarkan dari segi elektabilitas saja karena kalau popularitas mereka semua sudah populer karena dari segi popularitas mereka rata-rata sudah diangka 90%, dan tingkat kesukaan juga rata-rata mencapai 80%," katanya, saat menjadi narasumber dalam diskusi publik di Makassar, Sulsel, Selasa (19/11/2024).
Suwadi menyampaikan bahwa hasil riset di lapangan, paslon Syamsari Kitta-Natsir Ibrahim dengan paslon Muhammad Firdaus-Hengky Yasin tidak beda jauh dari segi elektabilitas.
"Pasangan Firdaus-Hengky ini berada di angka 49,4% kemudian Syamsari-Natsir 40,8%. Diakui Syamaari memang ada kenaikan karena sebelumnya hanya bermain di angka 34%. Sementara yang belum menjawab atau merahasiakan pilihannya masih ada 9,8%," ucapnya.
Dari temuan di lapangan, kata Suwadi, ada hal yang menarik dari segi survei Pilkada 2024 dibandingkan Pilkada 2017. Pada saat itu, Syamsari tertinggal 8% dari lawannya Burhanuddin Baharuddin tetapi dia membalikkan keadaan dengan menang tipis di hasil akhir. Saat itu, Burhanuddin Baharuddin sudah berada di angka 50%-an, sementara Syamsari Kitta 41 atau 42% di Pilkada Takalar 2017.
"Kondisi saat ini agak mirip karena selisihnya juga kurang lebih hampir 8% berdasarkan pengalaman 2017 lalu," ungkapnya.
Karena itu, kata dia, paslon Syamsari Kitta-Natsir Ibrahim memiliki potensi dan masih sangat terbuka besar bisa memenangkan pertarungan. "Kami yakin Syamsari bisa mengulang kesuksesan di Pilkada 2017 lalu," katanya.
Apalagi kata dia, paslon Firdaus-Hengky yang didukung kekuatan besar dan partai mayoritas ditambah kekuatan besar di belakangnya hingga kini surveinya belum mencapai 50%.
Suwadi menyampaikan bahwa hasil riset di lapangan, paslon Syamsari Kitta-Natsir Ibrahim dengan paslon Muhammad Firdaus-Hengky Yasin tidak beda jauh dari segi elektabilitas.
"Pasangan Firdaus-Hengky ini berada di angka 49,4% kemudian Syamsari-Natsir 40,8%. Diakui Syamaari memang ada kenaikan karena sebelumnya hanya bermain di angka 34%. Sementara yang belum menjawab atau merahasiakan pilihannya masih ada 9,8%," ucapnya.
Dari temuan di lapangan, kata Suwadi, ada hal yang menarik dari segi survei Pilkada 2024 dibandingkan Pilkada 2017. Pada saat itu, Syamsari tertinggal 8% dari lawannya Burhanuddin Baharuddin tetapi dia membalikkan keadaan dengan menang tipis di hasil akhir. Saat itu, Burhanuddin Baharuddin sudah berada di angka 50%-an, sementara Syamsari Kitta 41 atau 42% di Pilkada Takalar 2017.
"Kondisi saat ini agak mirip karena selisihnya juga kurang lebih hampir 8% berdasarkan pengalaman 2017 lalu," ungkapnya.
Karena itu, kata dia, paslon Syamsari Kitta-Natsir Ibrahim memiliki potensi dan masih sangat terbuka besar bisa memenangkan pertarungan. "Kami yakin Syamsari bisa mengulang kesuksesan di Pilkada 2017 lalu," katanya.
Apalagi kata dia, paslon Firdaus-Hengky yang didukung kekuatan besar dan partai mayoritas ditambah kekuatan besar di belakangnya hingga kini surveinya belum mencapai 50%.
Lihat Juga :