Kantor Desa Margajaya Disegel Warga usai Kades Tersandung Kasus Narkoba

Senin, 11 November 2024 - 13:47 WIB
loading...
Kantor Desa Margajaya...
Kantor Desa Margajaya di Jalan Raya Rangkasbitung - Leuwidamar, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak disegel warga, Senin (11/11/2024). Foto/Fariz Abdullah
A A A
LEBAK - Kantor Desa Margajaya di Jalan Raya Rangkasbitung - Leuwidamar, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak disegel warga, Senin (11/11/2024). Hal itu dilakukan buntut dari sang kepala desa berinisial ML tersandung kasus narkoba .

Penyegelan dilakukan oleh masyarakat pada malam hari. Pasalnya, saat pagi hari perangkat desa (prades) yang hendak bekerja dikejutkan oleh kondisi kantor yang sudah tersegel.

"Dari semalam kayaknya ada yang nyegel tapi untuk pelayanan insyaallah hari ini mulai dibuka, kita kasihan ke masyarakat tidak ada pelayanan," kata salah satu perangkat desa Mahrom Tohiri, Senin (11/11/2024).

Baca juga: Parah! Kades di Sukabumi Kepergok Asyik Nyabu di Ruang Kerja Kantor Desa



Mahrom tidak mengetahui secara pasti alasan warga melakukan penyegelan. Namun dia menduga peristiwa ini terjadi akibat kasus yang tengah viral bahwa sang kepala desa terjerat kasus narkoba.

"Mungkin kabar ya dari kabar berita di online tuh kita di Desa Margajaya tuh lagi viral ya mungkin warga tidak senang dengan kepala desanya, semua lembaga juga sama kita semua mengundurkan diri kalau kepala desanya Pak Mulyana," katanya.

Dia berharap masyarakat bisa tenang dan ke depan Desa Margajaya bisa kondusif dan lebih baik. "Mudah-mudahan Margajaya bisa lebih baik lebih maju. Kalau kita (Prades, red) yang terpenting pelayanan kepada masyarakat, kalau pun apa kejadiannya pelayanan yang lebih penting, masyarakat kita utamakan,"tandasnya.

Diketahui sebelumnya, Anggota Badan Pemusyawaratan Desa (BPD), Perangkat Desa (Prades) bahkan pengurus RT dan RW di Desa Margajaya, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak-Banten ramai-ramai mengundurkan diri. Hal itu dilakukan sebagai desakan agar sang kepala desa berinisial ML dipecat dari jabatannya.

Pengunduran diri juga dilakukan oleh pengurus Karang Taruna dan lembaga lainnya. Mereka menolak dipimpin oleh ML yang saat ini sedang tersandung kasus narkoba. Pernyataan pengunduran diri mereka dibacakan secara serentak lalu viral di media sosial pada Jumat (8/11/2024) malam.

“Bismillahirohmanirohim. Kami seluruh anggota BPD, Perangkat desa, RT. RW, Karang Taruna, dan Lembaga desa menyatakan mengundurkan diri selama dipimpin oleh saudara Mulyana yang tersandung narkoba. Kami Margajaya. anti narkoba,” kata Ketua BPD Margajaya Kuncoro Dakkiri diikuti para hadirin.

Dia mengungkapkan, BPD juga telah menemui M Pj Bupati Lebak Gunawan Rusminto di Pendopo Bupati Lebak. Mereka mendesak agar pemerintah daerah mengambil langkah tegas.

Kuncoro menuturkan, pertemuan dengan Pj Bupati juga sebari menyerahkan 3.000 tanda tangan warga yang meminta agar oknum kades Margajaya dipecat atau mengundurkan diri, pasalnya tersandung kasus narkoba.

”Untuk menyampaikan aspirasi masyarakat Desa Margajaya, dengan memberikan dokumen sekitar 3.000 tandatangan warga, yang meminta agar kades kami di pecat atau mengundurkan diri, karena Kades tersandung kasus narkoba,” kata Kuncoro.

Pria yang karib disapa Ukun ini menerangkan bahwa kabar beredar saat ini oknum kades sedang menjalani rehabilitasi. Selain telah memberikan contoh yang tidak baik (melanggar hukum) menurut Ukun, peristiwa ini juga berdampak terhadap pelayanan di desa.

”Kalau Oknum Kades Margajaya ini tidak dipecat, kami semua perangkat desa, dari mulai BPD, RT/RW, dan yang lainnya akan mundur," pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dirresnarkoba Polda...
Dirresnarkoba Polda Maluku Kombes Indra Berhasil Bongkar 56 Kasus Narkoba Sepanjang 2026
Bea Cukai Jakarta Segel...
Bea Cukai Jakarta Segel Toko Perhiasan Mewah di Pluit
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro Jadi Tersangka Kasus Narkotika
Cegah Tragedi Siswa...
Cegah Tragedi Siswa SD di NTT Terulang, Mensesneg Minta Kepala Desa Aktif Pantau Kelompok Rentan
Surati Presiden Prabowo,...
Surati Presiden Prabowo, Kepala Desa di Tapteng Minta Pelurusan Penyebab Banjir dan Longsor DAS Aek Garoga
Menhut Segel 4 Lokasi...
Menhut Segel 4 Lokasi Penyebab Banjir di Sumatera Utara
Narkoba adalah ‘Bapak’...
Narkoba adalah ‘Bapak’ TPPU di Seluruh Dunia, Sebuah Sejarah yang Terabaikan
Cegah Kades Terjerat...
Cegah Kades Terjerat Kasus Hukum, Kejagung Diminta Latih Pengelolaan Dana Desa
29 Kapal Yacht Berbendera...
29 Kapal Yacht Berbendera Asing Disegel, Bea Cukai: Langgar Kepabeanan dan Pajak
Rekomendasi
5 Peserta Program SPPI...
5 Peserta Program SPPI Meninggal saat Latsarmil, Feri Amsari: Negara Salahi Prinsip Administrasi
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Sidang Perdana Praperadilan...
Sidang Perdana Praperadilan Roy Suryo Digelar Besok Pagi di PN Jaksel
Berita Terkini
Rembug Tani Jabar di...
Rembug Tani Jabar di Tasikmalaya, Apkarindo Perkuat Sinergi Demi Masa Depan Karet Rakyat
Mahasiswa Gelar Solidarity...
Mahasiswa Gelar Solidarity Campaign di Area CFD Sudirman-MH Thamrin, Buka Percakapan dengan Rakyat
Cegah Stunting lewat...
Cegah Stunting lewat Program Genting, Menteri Wihaji Salurkan Bantuan RTLH di Sleman
Jelang Hari Bhayangkara...
Jelang Hari Bhayangkara Ke-80, Polda Riau Tuntaskan 110 Jembatan Merah Putih Presisi
Deteksi Bibit Siklon...
Deteksi Bibit Siklon Tropis 96W, BMKG Imbau Masyarakat Waspada Gelombang Tinggi
Dukung Generasi Alpha...
Dukung Generasi Alpha dan Beta, S-26 Gelar Event di Surabaya dan Jakarta
Infografis
Deretan Nama Perwira...
Deretan Nama Perwira Polisi yang Terseret Kasus Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved