Saksi Kebakaran Tanjung Priok: Ayah Tewas Terpanggang saat Selamatkan Anak dan Istri

Jum'at, 08 November 2024 - 18:17 WIB
loading...
Saksi Kebakaran Tanjung...
Siti Komariah, Ketua RT 012/RW 005, Keluarahan Papanggo, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara memberikan keterangan kepada media terkait kebakaran rumah kontrakan di wilayahnya, Jumat (8/11/2024) dini hari. FOTO/SINDOnews/ACHMAD AL FIQRI
A A A
JAKARTA - Satu kepala keluarga (KK) terdiri dari empat orang tewas dalam kebakaran rumah kontrakan di Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (8/11/2024) dini hari. Salah satu korban yang merupakan ayah sempat turun sebelum terpanggang bersama istri dan dua anaknya.

Hal itu diungkapkan oleh Siti Komariah Ketua RT 012/RW 005, Keluarahan Papanggo, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Ia menerangkan, rumah yang menjadi sumber api itu dihuni oleh 3 KK dengan jumlah sembilan jiwa.

Adapun korban berinisial F (60), ASM (40), Y (35), S (8), dan A (3) berada di lantai dua. Sementara sisanya, berada di lantai dasar. Ia mengutarakan, korban berinisial ASM sempat turun dari lantai dua kala kobaran api semakin membakar rumahnya.

Baca juga: Kronologi 4 Orang Tewas Kebakaran di Tanjung Priok, Korban Terjebak Dalam Satu Kamar

"Sempat si ASM itu sempat turun, nyiram air," kata Siti saat ditemui di lokasi kejadian, Jakarta Utara, Jumat (8/11/2024).

Kendati demikian, Siti mengaku telah mengimbau korban ASM untuk bisa menyelamatkan keluarga lebih dulu. Namun, ASM terjebat si jagi merah kala berupaya menyelamatkan sang istri dan dua anaknya yang berada di lantai dua rumahnya.

"Saya sampaikan, keluarga diselamatkan dulu. Dia naik. Lantai 2 ini karena teriplek ya, sudah langsung terbakar. Jadi dia sudah terjebak sama api. Sudah tidak bisa turun. Posisinya begitu," tutur Siti.

Sekedar informasi, satu kepala keluarga (KK) empat jiwa dinyatakan tewas dalam kebakaran rumah kontrakan di Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Jumat (8/11/2024) dini hari. Keempat korban berinisial ASM (40), Y (35), S (8), dan A (3).

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi DKI Jakarta, Isnawa Adji menjelaskan kronologi bahwa keempat korban posisi dalam sebuah kamar dan terjebak saat api membesar.

"Keempat korban posisi berada dalam satu kamar ingin melompat keluar, namun api sudah membesar dan terjebak sementara untuk korban lainnya melompat ke bawah," ucap Isnawa.

Isnawa menyebut sebanyak satu rumah dan dua kontrakan ludes terbakar diduga akibat korsleting listrik. Kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

"Dugaan penyebab korsleting listrik. Kerugian ditaksir Rp250 juta," jelasnya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rumah Anisa Rahma 80...
Rumah Anisa Rahma 80 Persen Terbakar, Ruang Berisi 3.500 Al-Quran Tetap Utuh
IHSG Kebakaran, Rontok...
IHSG 'Kebakaran', Rontok 3,58% ke 5.734 Siang Ini
Kemendikdasmen Serahkan...
Kemendikdasmen Serahkan Bantuan bagi Korban Kebakaran Pasar Jiung Kemayoran
Rekomendasi
Dewi Perssik Bagikan...
Dewi Perssik Bagikan Kabar Terbaru Tio Pakusadewo usai Dirawat Akibat Gangguan Jantung
Doa Anak Yatim Diyakini...
Doa Anak Yatim Diyakini Mustajab, Benarkah?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
Berita Terkini
7 Tahun Warga Mengungsi,...
7 Tahun Warga Mengungsi, Leri Gwijangge Desak Pemerintah Akhiri Krisis Kemanusiaan di Nduga
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bersama Ewindo Perkuat Pengembangan Pertanian Perkotaan
Tak Punya Izin, DPRD...
Tak Punya Izin, DPRD Kota Bogor Desak Pembangunan Hotel Prima Katulampa Dihentikan
Diresmikan Pramono dan...
Diresmikan Pramono dan Dudy, Stasiun JIS Resmi Beroperasi
Sahroni Desak Polisi...
Sahroni Desak Polisi Tangkap Pelaku Penyekapan dan Penyiksaan Wanita di Bandung: Hukum Berat!
Wisata Berbasis Budaya,...
Wisata Berbasis Budaya, Tabanan Gelar Parade Gebogan dan Baleganjur
Infografis
Pesona 9 Istri dan Putri...
Pesona 9 Istri dan Putri Para Pemimpin Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved