Dialog dengan REI, Ridwan Kamil Ungkap Pesan Presiden Prabowo dari Program Social Housing sampai Giant Sea Wall

Kamis, 07 November 2024 - 19:32 WIB
loading...
Dialog dengan REI, Ridwan...
Cagub Jakarta Ridwan Kamil menegaskan kesamaan visi dengan Presiden Prabowo Subianto dalam hal mengelola kota Jakarta. Hal itu disampaikan dalam dialog bersama REI Jakarta, Kamis (7/11/2024). Foto/Dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ridwan Kamil menegaskan kesamaan visi dengan Presiden Prabowo Subianto, dalam hal mengelola kota Jakarta. Hal itu dia sampaikan dalam dialog bersama Real Estate Indonesia (REI) Jakarta di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (7/11/2024).

Calon Gubernur (Cagub) Jakarta Nomor Urut 1 itu menyampaikan bahwa program tiga juta rumah yang menjadi salah satu fokus Prabowo, juga menjadi atensi bila dirinya terpilih menjadi gubernur Jakarta.

Baca juga: Ketua Tidar Jakarta: Visi Misi RK-Suswono Dukung Anak Muda untuk Berkembang

Di hadapan seluruh pengurus REI Jakarta dan beberapa tokoh DPP REI, Ridwan Kamil menyampaikan bahwa Presiden Prabowo menitipkan beberapa pesan kepada dirinya.

Pesan itu disampaikan dalam pertemuan empat mata antara Prabowo dengan Ridwan Kamil. Kepada gubernur Jawa Barat periode 2018-2023 tersebut, Prabowo meminta Ridwan Kamil untuk menjadikan Jakarta menjadi kota berkelas global, dengan cara membereskan kekumuhan di Jakarta.



”Presiden Prabowo itu satu koalisi dengan kami pasangan RIDO (Ridwan Kamil-Suswono). Beliau berpesan, ‘Kalau nanti jadi gubernur, bereskan kekumuhan di Jakarta. Kita perlu kota global yang bebas dari kawasan kumuh’. Beliau ingin menghadirkan social housing yang representatif di Jakarta,” terang Ridwan Kamil.

Kini, setelah dilantik menjadi presiden, Prabowo langsung menggulirkan program tiga juta rumah. Kemudian membentuk kementerian baru yang fokus melaksanakan program tersebut.

Baca juga: Ridwan Kamil Sebut Jakarta Bakal Naik Kelas saat Pasangan RIDO Memimpin

Oleh karena itu, Ridwan Kamil sebagai calon gubernur Jakarta yang satu koalisi dengan Prabowo menyatakan bahwa dirinya bersama Suswono akan menghadirkan hunian murah di tengah kota.

Selain kesamaan visi dengan program social housing Prabowo, niat itu juga dilandasi komitmen untuk menyelesaikan masalah hunian di Jakarta, yakni masalah harga properti yang sangat tinggi.

Dengan hunian murah di tengah kota, masyarakat punya kesempatan jauh lebih besar untuk memiliki rumah di pusat kota, dan tidak perlu mencari atau membeli rumah di luar Jakarta.

Masyarakat bisa tinggal, bekerja, dan berkegiatan di Jakarta, salah satu contohnya, menambah fungsi ratusan pasar yang berada di bawah naungan PD Pasar Jaya menjadi pasar plus hunian vertikal.

”Kami akan lebih banyak menghadirkan hunian di tengah kota. Supaya pekerja-pekerja di Sudirman-Thamrin atau daerah Segitiga Emas Jakarta tidak perlu tinggal di Depok atau Bekasi, karena lahan di Jakarta mahal. Jakarta punya ratusan pasar, yang kalau dibangun oleh Real Estate Indonesia, bagian bawah tetap berfungsi sebagai pasar dua lantai, sisanya hunian,” ucap Ridwan Kamil.

Bila program itu terlaksana, politisi Partai Golkar itu yakin masyarakat menengah ke bawah bisa punya hunian di pusat kota Jakarta.

Secara perlahan, program ini akan mengurangi tingkat stres, mobilitas masyarakat, dan kemacetan. Sebab, ketika program tersebut terlaksana, masyarakat sudah tinggal, bekerja, dan beraktivitas di satu Kawasan, tidak lagi bepergian jauh dari luar kota untuk bekerja di Jakarta.

Pesan lain yang disampaikan oleh Prabowo kepada Ridwan Kamil adalah Giant Sea Wall. Menurut dia, Prabowo punya visi membangun Giant Sea Wall di Pantai Utara Jawa. Termasuk di pesisir Jakarta.

Meski dinamai Giant Sea Wall, realisasinya nanti dalam bentuk distrik atau kawasan permukiman baru. Pembangunannya akan membutuhkan kerja sama dengan Real Estate Indonesia. Karena itu Real Estate Indonesia akan menjadi mitra strategis Pemerintah Provinsi Jakarta.

"Pak Prabowo bicara empat mata dengan saya terkait Giant Sea Wall. Beliau katakan, ‘Nanti tolong pimpin para gubernur se-Jawa untuk Giant Sea Wall.’ Giant Sea Wall bukan bendungan, meski secara teknis berbentuk seperti bendungan, tapi nanti realitanya adalah properti berbentuk distrik. Ada hunian, ada sekolah, dan infrastruktur pendukung lainnya, untuk menahan banjir air laut yang naik," jelasnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Didesak Tegaskan Sikap...
Didesak Tegaskan Sikap ke Pemerintahan Prabowo, PDIP: Memangnya Jazilul Siapa?
Yusril Dialog dengan...
Yusril Dialog dengan BEM SI, Janji Sampaikan 5 Tuntutan ke Presiden
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Rekomendasi
Ketum PGRI Prihatin...
Ketum PGRI Prihatin Guru Terpecah dalam Kubu ASN, PPPK dan Honorer
Terungkap 2 Alasan di...
Terungkap 2 Alasan di Balik Pemadaman Bergilir Pulau Jawa, Dirut PLN Minta Maaf
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Berita Terkini
Pramono Dampingi Megawati...
Pramono Dampingi Megawati Hadiri Bung Karno Festival di Taman Proklamasi
Kukuhkan Kepengurusan...
Kukuhkan Kepengurusan Nasional, GPIM Komitmen Sukseskan Program Prabowo
DPRD Kota Bandung Resmi...
DPRD Kota Bandung Resmi Sahkan Perda Pengendalian Perilaku Seksual Berisiko
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Pramono Bakal Resmikan Ruang Publik di Rasuna Said dan Stasiun KRL JIS
Ombudsman Mengaku Dihalang-halangi...
Ombudsman Mengaku Dihalang-halangi saat Sidak Lapas Kelas IIA Cibinong
Pesan AHY ke Praja IPDN:...
Pesan AHY ke Praja IPDN: Kesetiaan ASN Adalah kepada Bangsa dan Konstitusi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved