Kopaja RK 1: Calon Pemimpin Jakarta Harus Jaga Integritas
Kamis, 07 November 2024 - 17:57 WIB
loading...
Ketua Kopaja RK 1, Mohammad Aliardo mengingatkan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta harus menjaga integritas moral dan hukum menjelang pelaksanaan Pilkada 2024. FOTO/IST
A
A
A
JAKARTA - Komunitas alumni Padjajaran Jakarta, Kopaja RK 1 mengingatkan, Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta harus menjaga integritas moral dan hukum menjelang pelaksanaan Pilkada 2024. Menurutnya, Jakarta membutuhkan pemimpin yang bersih dari pelanggaran hukum dan memiliki kredibilitas memimpin ke arah lebih baik.
"Jakarta butuh gubernur dan wakil gubernur yang tidak hanya cakap dalam membuat kebijakan, tetapi juga memiliki integritas moral yang tinggi dan tidak terlibat dalam aktivitas ilegal," kata Ketua Kopaja RK 1, Mohammad Aliardo dalam pernyataannya, Kamis (7/11/2024).
Ia mengatakan, pemimpin terpilih akan menentukan arah pembangunan kota dan kebijakan yang akan berlaku selama lima tahun mendatang. Karena itu, pemimpin yang memiliki integritas tinggi menjadi kunci untuk mewujudkan perubahan positif bagi Jakarta.
Aliardo juga menyoroti maraknya praktik judi online yang saat ini sedang meresahkan masyarakat. Ia khawatir jika calon pemimpin yang terpilih dalam Pilkada 2024 ternyata terlibat dalam praktik ilegal tersebut, baik secara langsung maupun tidak langsung, termasuk penggunaan dana kampanye yang bersumber dari aktivitas ilegal.
"Masyarakat tidak ingin Gubernur maupun Wakil Gubernur yang terpilih nanti memiliki catatan buruk terkait pelanggaran hukum," katanya.
"Jakarta butuh gubernur dan wakil gubernur yang tidak hanya cakap dalam membuat kebijakan, tetapi juga memiliki integritas moral yang tinggi dan tidak terlibat dalam aktivitas ilegal," kata Ketua Kopaja RK 1, Mohammad Aliardo dalam pernyataannya, Kamis (7/11/2024).
Ia mengatakan, pemimpin terpilih akan menentukan arah pembangunan kota dan kebijakan yang akan berlaku selama lima tahun mendatang. Karena itu, pemimpin yang memiliki integritas tinggi menjadi kunci untuk mewujudkan perubahan positif bagi Jakarta.
Aliardo juga menyoroti maraknya praktik judi online yang saat ini sedang meresahkan masyarakat. Ia khawatir jika calon pemimpin yang terpilih dalam Pilkada 2024 ternyata terlibat dalam praktik ilegal tersebut, baik secara langsung maupun tidak langsung, termasuk penggunaan dana kampanye yang bersumber dari aktivitas ilegal.
"Masyarakat tidak ingin Gubernur maupun Wakil Gubernur yang terpilih nanti memiliki catatan buruk terkait pelanggaran hukum," katanya.
Lihat Juga :