Kesetiaan Ronggolawe, Berani Pasang Badan demi Menyelamatkan Raden Wijaya Pendiri Majapahit

Rabu, 06 November 2024 - 05:51 WIB
loading...
Kesetiaan Ronggolawe,...
Ronggolawe berperan penting dalam kehidupan Raden Wijaya saat merintis Kerajaan Majapahit. Pria pemberani ini merupakan anak Bupati Sumenep, Arya Wiraraja. Sosok Ronggolawe karya pelukis Tuban, Prapto Dwi Utomo. Foto/Ilustrasi/Ist
A A A
JAKARTA - Ronggolawe berperan penting dalam kehidupan Raden Wijaya saat merintis pendirian Kerajaan Majapahit. Pria yang dikenal pemberani, memiliki ilmu kanuragan dan kesaktian tinggi ini merupakan anak Bupati Sumenep, Arya Wiraraja.

Arya Wiraraja sangat dekat dengan Raden Wijaya, layaknya seorang layaknya sahabat. Hingga seperti ayahnya, Rongggolawe juga memiliki kedekatan dengan Raden Wijaya.

Baca juga: Kisah Tragis Ronggolawe, Kesetiaan Bela Raja Majapahit Berujung Kematian dengan Cap Pemberontak

Hubungan Arya Wiraraja dan Raden Wijaya terjalin sejak masa Kerajaan Singasari di bawah pemerintahan Raja Kertanegara. Kala itu Arya Wiraraja juga pernah menjadi pejabat penting di istana Singasari sebelum akhirnya dimutasi oleh Kertanagara ke Sumenep, Madura.

Sedangkan Ronggolawe bersama Nambi menjadi sosok yang punya andil dalam perjuangan Raden Wijaya mendirikan Kerajaan Majapahit.

Kisah itu ditulis Slamet Muljana dalam buku "Menuju Puncak Kemegahan: Sejarah Kerajaan Majapahit". Perkenalan antara Raden Wijaya dengan Ronggalawe berawal dari perintah Arya Wiraraja saat meminta anaknya mengantarkan putri Tribhuwana dari Sumenep ke Majapahit.

Dengan dikawal oleh utusan Raden Wijaya, Banyak Kapuk dan Mahisa Pawagal, Ronggalawe akhirnya bertemu dan berkenalan dengan Raden Wijaya, sahabat ayahnya.

Baca juga: Pemberontakan Ronggolawe, Duel Maut Dua Ksatria Majapahit di Sungai Tambak Beras

Sosok Ranggalawe memang terkenal pribadi yang tegas, pemberani, tapi terkenal cukup ceroboh dan buru-buru.

Pada perundingan mengenai strategu perang, terbukti ia adalah ahli siasat, dan dalam pertempuran adalah seorang pemberani yang lincah dalam menggunakan senjata dan terampil dalam langkahnya.

Ucapan lantang kepada siapapun juga terlihat dari percakapan dengan Sagara Winotan dan perundingan mengenai siasat mengusir tentara Tartar.



Pada perundingan itu Ronggalawe tanpa segan-segan ia melontarkan kata-kata lantang kepada Raden Wijaya.

Namun di samping kekasaran itu, diketahui watak Ronggalawe adalah seseorang yang mempunyai tekad besar, berani mempertaruhkan jiwanya untuk membela Raden Wijaya.

Ronggalawe juga memiliki sikap jujur, berani mengemukakan pendapatnya tanpa segan-segan. Namun tak jarang dari sikapnya itu membuat timbul perselisihan dengan Raden Wijaya dan beberapa pembesar lainnya.

Ronggalawe pula yang berperan membawa kuda-kuda milik Arya Wiraraja saat tentara Raden Wijaya hendak menyerbu Jayakatwang di Daha, Kediri.

Total ada 27 ekor kuda yang dibawa Ronggalawe dari Madura, kuda-kuda itu merupakan kuda dari Bima, yang konon begitu gagah dan kuat di medan pertempuran.

Ronggalawe pun tiba kembali di Majapahit dengan membawa kuda-kuda milik ayahnya. Sedangkan sang ayah berangkat terpisah belakangan. Arya Wiraraja membawa bala tentara Madura ke Majapahit demi menyiapkan serangan ke Kediri, membantu temannya.

Dari sini jelaslah kedekatan Ronggalawe dengan Raden Wijaya pendiri dan raja pertama Kerajaan Majapahit berkat sang ayahnya.

Ayahnya pulalah yang menyelamatkan dan menampung Raden Wijaya saat melarikan diri dari kejaran Jayakatwang dan tentaranya saat menyerbu Singasari.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Indonesia di Antara...
Indonesia di Antara Quantum Warfare dan Multipolaritas
Urgensi Indonesia Maritime...
Urgensi Indonesia Maritime Policy
3 Potret Karya Ivan...
3 Potret Karya Ivan Gunawan di New York Fashion Week 2023, Terinspirasi Kerajaan Majapahit
Rekomendasi
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Prabowo Potong Tumpeng dan Serahkan ke Kapolri
Sejarawan dan Akademisi...
Sejarawan dan Akademisi Apresiasi Kepemimpinan Wali Kota Agustina Selamatkan Artefak dan Arsip Kemaritiman
Digitalisasi Kunci Kecepatan...
Digitalisasi Kunci Kecepatan Jasa Raharja Cairkan Santunan Korban Kecelakaan
Berita Terkini
Banjir Tapanuli Utara...
Banjir Tapanuli Utara Jadi Alarm, YSSC Desak Gerakan Nyata Pulihkan Hutan
Prabowo Beri Penghargaan...
Prabowo Beri Penghargaan Nugraha Sakanti ke Polda Riau, Kapolda: Milik Seluruh Personel
Lanjutan Sidang Praperadilan,...
Lanjutan Sidang Praperadilan, Roy Suryo Siapkan 3 Saksi dan 1 Ahli
Jelang Upacara HUT Ke-80...
Jelang Upacara HUT Ke-80 Bhayangkara, Begini Situasi Satlat Brimob Cikeas
Ini Daftar Jalan di...
Ini Daftar Jalan di Jakarta yang Ditutup Sementara saat Presiden Belarus Melintas
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
Infografis
5 Badan Intelijen Terbaik...
5 Badan Intelijen Terbaik pada 2025, Nomor 2 Paling Kejam dan Kontroversial
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved