BNPT Bangun Dialog dengan Tokoh Agama Jawa Tengah
Minggu, 30 Agustus 2020 - 00:17 WIB
loading...
Silaturahmi dengan masyarakat melalui dialog yang dilakukan BNPT dengan Forkopimda Jawa Tengah dan tokoh agama di Kabupaten Wonogiri. Foto: Istimewa
A
A
A
WONOGIRI - Merajut hubungan dan silaturahmi dengan masyarakat melalui dialog merupakan salah satu cara Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) untuk bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Kali ini BNPT menggelar dialog kebangsaan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Tengah dan tokoh agama di Kabupaten Wonogiri .
Bertempat di Pondok Pesantren Ih’yaul Qur’an, Wonogiri, silaturahmi dan dialog kebangsaan dihadiri Kepala BNPT Komjen Pol Dr Boy Rafli Amar. “Kami mengajak semua agar kita meningkatkan kesiapsiagaan generasi kita, menyelamatkan generasi muda agar terhindar dari ideologi-ideologi berbahaya, terhindar dari bibit-bibit konflik yang dapat mengoyak keharmonisan kehidupan masyarakat yang selama ini terbina,” ujar Boy Rafli dalam keterangan tertulis yang diterima, Sabtu (29/8/2020).
Dialog bertujuan untuk meningkatkan kewaspadaan seluruh komponen masyarakat setempat agar awas terhadap perkembangan paham radikal terorisme. Sekaligus mengimbau partisipasi aktif masyarakat untuk mencegah tersebarnya paham tersebut. Kepala BNPT juga mengajak para hadirin untuk memupuk semangat bersatu, semangat saling menghormati dan semangat toleransi. Hal ini mengingat Indonesia sebagai negara yang kaya keberagaman dapat terancam dengan radikal intoleran yang bahaya.
Terlebih saat ini kelompok-kelompok radikal intoleran yang tidak bertanggung jawab merasuki ruang dunia maya yang sedang digandrungi masyarakat zaman sekarang.(Baca juga : Bamsoet Minta Densus 88 dan BNPT Usut Tuntas Jaringan Teroris JAD )
Kali ini BNPT menggelar dialog kebangsaan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Tengah dan tokoh agama di Kabupaten Wonogiri .
Bertempat di Pondok Pesantren Ih’yaul Qur’an, Wonogiri, silaturahmi dan dialog kebangsaan dihadiri Kepala BNPT Komjen Pol Dr Boy Rafli Amar. “Kami mengajak semua agar kita meningkatkan kesiapsiagaan generasi kita, menyelamatkan generasi muda agar terhindar dari ideologi-ideologi berbahaya, terhindar dari bibit-bibit konflik yang dapat mengoyak keharmonisan kehidupan masyarakat yang selama ini terbina,” ujar Boy Rafli dalam keterangan tertulis yang diterima, Sabtu (29/8/2020).
Dialog bertujuan untuk meningkatkan kewaspadaan seluruh komponen masyarakat setempat agar awas terhadap perkembangan paham radikal terorisme. Sekaligus mengimbau partisipasi aktif masyarakat untuk mencegah tersebarnya paham tersebut. Kepala BNPT juga mengajak para hadirin untuk memupuk semangat bersatu, semangat saling menghormati dan semangat toleransi. Hal ini mengingat Indonesia sebagai negara yang kaya keberagaman dapat terancam dengan radikal intoleran yang bahaya.
Terlebih saat ini kelompok-kelompok radikal intoleran yang tidak bertanggung jawab merasuki ruang dunia maya yang sedang digandrungi masyarakat zaman sekarang.(Baca juga : Bamsoet Minta Densus 88 dan BNPT Usut Tuntas Jaringan Teroris JAD )
Lihat Juga :