Konsolidasi Petani Muda, Wamentan Jadi Bapak Pembina Petani Milenial

Senin, 04 November 2024 - 09:32 WIB
loading...
Konsolidasi Petani Muda,...
Konsolidasi Nasional Petani Milenial yang dilaksanakan di Semarang, Jawa Tengah menobatkan Wamentan Sudaryono sebagai Bapak Pembina Petani Milenial. Foto/Ist
A A A
SEMARANG - Konsolidasi Nasional Petani Milenial yang dilaksanakan di Semarang, Jawa Tengah menobatkan Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), Sudaryono sebagai Bapak Pembina Petani Milenial.

Konsolidasi petani muda ini diikuti ratusan petani milenial dan serta organisasi kepemudaan dari Semarang.

Baca juga: FAO dan Pemerintah Sinergi Cetak Petani Muda Indonesia

Sudaryono akrab disapa Mas Dar mengapresi dan menyatakan penobatan tersebut menjadi pemicu semangatnya dalam meningkatkan regenerasi petani muda.

Dia menjelaskan, jumlah petani di Indonesia saat ini masih didominasi oleh kalangan orang tua. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) 2023, sebanyak 38,02% petani di Indonesia adalah generasi baby boomers berusia 41-56 tahun. Sementara untuk petani muda, hanya mencapai 21,93%, atau sekitar 6,2 juta orang.



"Saya menyambut dengan baik kegiatan ini. Sebagai bapak, kakak, atau abang asuh petani milenial, tentu saya ingin selalu berusaha menjadi solusi dari segala kekhawatiran dan tantangan para petani milenial," kata Sudaryono dikutip Senin (4/11/2024).

Saat ini, lanjut dia, sektor pertanian sangat membutuhkan kontribusi anak muda karena dinilai memiliki sifat inovatif, adaptif, kreatif, dan memiliki kemampuan untuk membawa perubahan melalui teknologi.

Baca juga: Kementan Dorong Petani Muda di Daerah Manfaatkan Program KUR

Selain itu, Wamentan juga mengungkapkan peran petani milenial sangat diperlukan dalam mewujudkan swasembada pangan nasional. Oleh karena itu, ia menegaskan pemerintah akan terus mendukung bagi para anak muda yang ingin berkarya di bidang pertanian.

"Karena pembangunan pertanian ini membutuhkan anak-anak muda, milenial, termasuk dalam mewujudkan swasembada pangan nasional," ujarnya.

Wamentan Sudaryono menekankan, penting bagi generasi milenial untuk tidak hanya fokus di sektor hulu, tetapi juga mengeksplorasi produk turunan di sektor pertanian, baik primer maupun sekunder.

Hal ini penting agar bisnis pertanian tidak hanya terpaku pada produksi saja tetapi harus mampu menciptakan peluang usaha yang menguntungkan di sepanjang rantai nilai komoditas

"Dan saya perlu untuk memberikan dukungan strategis kepada para petani milenial yang hadir disini agar kalian dapat memahami pentingnya kontribusi petani milenial dalam mendukung kebijakan ketahanan pangan secara komprehensif," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti mengungkapkan, pihaknya telah mencanangkan program penumbuhan wirausaha muda pertanian untuk mempercepat regenerasi petani melalui program Youth Entrepreneurship and Employment Support Service (YESS).

"Hal ini sebagai berkomitmen pemerintah menyiapkan sumber daya manusia pertanian yang maju, mandiri, berdaya saing dan berjiwa kewirausahaan," ujarnya.

Selain itu, Idha menuturkan, sebagai representasi dari generasi muda yang berkontribusi di sektor pertanian dan mengadopsi praktik pertanian modern, Kementerian Pertanian melalui Badan PPSDMP juga menginisiasi Duta Petani Milenial/Duta Petani Andalan (DPMDPA).

Program ini diluncurkan dengan tujuan utama meregenerasi petani, meningkatkan produktivitas pertanian, serta mewujudkan ketahanan pangan nasional.

"Oleh sebab itu, konsolidasi nasional ini bertujuan untuk memperkuat jejaring antar petani milenial, serta membangun kemitraan dengan berbagai pihak terkait, guna menciptakan ekosistem pertanian yang kondusif bagi pengembangan usaha pertanian," ungkap dia.

Plt. Kepala Pusat Pendidikan sekaligus Direktur Program YESS Inneke Kusumawaty menjelaskan bahwa kegiatan Konsolidasi Nasional Petani Milenial ini dirangkai dengan berbagai kegiatan produktif dan penuh manfaat. Di antaranya business gathering, coaching penumbuhan koperasi, literasi keuangan dan akses KUR, serta rebranding petani milenial.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Gebrakan Pelindo Diapresiasi,...
Gebrakan Pelindo Diapresiasi, Hasil Survei: 85% Lebih Pelanggan Puas
SMAN 4 Semarang Juara...
SMAN 4 Semarang Juara Umum Festival Internasional di Thailand
SMAN 4 Semarang Wakili...
SMAN 4 Semarang Wakili Indonesia di Festival Seni Internasional Thailand
Lalin Normal, One Way...
Lalin Normal, One Way Lokal di Jalan Tol Semarang Dihentikan
Mudik 2026: One Way...
Mudik 2026: One Way Diterapkan dari Cikampek Utama KM 70-Semarang Barat KM 421
Puji Kepemimpinan Wali...
Puji Kepemimpinan Wali Kota Agustina, Hendardji Soepandji: Budaya Semarang Kian Kuat dan Harmonis
KPK Sita Rumah Bupati...
KPK Sita Rumah Bupati Pekalongan Fadia Arafiq di Semarang
Road To Kilau Raya Kota...
Road To Kilau Raya Kota Semarang : Siap Hadirkan Pesta Rakyat Spektakuler di Lapangan Pancasila Simpang Lima
Rekomendasi
Hijaukan Kaltim! Aksi...
Hijaukan Kaltim! Aksi Nyata Pegadaian Tanam 2.000 Pohon Demi Masa Depan
Mobil Buatan Amerika...
Mobil Buatan Amerika Serikat Dapat Ujian Besar di Pasar Jepang
Kawal Instruksi Presiden...
Kawal Instruksi Presiden Soal Ojol, Komisi V DPR Minta Tarif Baru Tak Bebani Konsumen
Berita Terkini
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Pacar Ditahan di Sel Khusus
Prakiraan Cuaca Jakarta...
Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu 24 Juni 2026: Berawan Sejak Pagi, Berpotensi Hujan Ringan Sore Hari
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved