SPKS Percepat Sertifikasi ISPO Petani Sawit Swadaya di Sulawesi Barat

Kamis, 31 Oktober 2024 - 18:27 WIB
loading...
SPKS Percepat Sertifikasi...
Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) mempercepat sertifikasi Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO) petani sawit swadaya di wilayah Sulawesi Barat. Foto/IIst
A A A
MAMUJU - Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) mempercepat sertifikasi Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO) petani sawit swadaya di Sulawesi Barat (Sulbar), yakni di Kabupaten Mamuju, Mamuju Tengah dan Pasangkayu.

Percepatan dilakukan dengan sosialisasi ISPO bekerjasama dengan Dinas Perkebunan Sulbar, dan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS).

Baca juga: Wujudkan Perkebunan Berkelanjutan, SPKS Dorong Kemitraan Usaha dengan Petani

Ketua Umum SPKS,Sabarudin mengatakan, event ini digelar untuk mendukung percepatan sertifikasi sawit berkelanjutan di tingkat petani sawit melalui ISPO yang telah diwajibkan kepada petani sawit.

Dia menyebut Sulbar saat ini belum ada kelompok petani yang tersertifikasi.



"Sehingga melalui kegiatan sosialisasi ini untuk mempersiapkan koperasi anggota SPKS sertifikasi ISPO. Kami targetkan pada 2025 di Sulbar akan ada koperasi yang tersertifikasi ISPO," ujar Sabarudin, Kamis (31/10/2024).

Sertifikasi ISPO itu, lanjut dia, sangat penting karena menyangkut banyak hal. Di antaranya terkait dengan data petani sawit dengan titik koordinat, penguatan kelembagaan, budidaya sawit sesuai dengan standar Good Agricultural Practices (GAP).

Baca juga: SPKS Bentuk Aliansi Petani untuk Sawit Berkelanjutan

Selanjutnya kemitraan petani dan perusahaan, serta terkait dengan dukungan pemerintah dan perusahan kepada petani sawit.

"Kami juga terus mendorong anggota SPKS melalui ISPO bisa mengelola sawit sesuai dengan standar yang diinginkan oleh pasar," sebutnya.

Saat ini tantangan sertifikasi adalah soal biaya dan yang akan menyediakannya. Sebab sertifikasi satu koperasi butuh anggaran sekitar Rp300 juta.

"Tentunya ini akan sulit kalau di sediakan oleh petani. Kami meminta agar sertifikasi melalui pendanaan dari lembaga sawit BPDPKS dan juga dari DBH sawit. Pemerintah harus menyediakan pendanaan sertifikasi bagi petani mulai dari persiapan sampai pada audit sertifikasi,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Perkebunan Kabupaten Mamuju Tengah, I Wayan Purwase mengatakan, sertifikasi bagi petani sawit sudah menjadi wajib. Tantangan bagi petani di Mamuju Tengah kelembagaan petani, di mana sebagian besar petani belum masuk dalam sertifikasi ISPO.

"Kami telah menyediakan pendanaan dari DBH sawit untuk percepatan ISPO, saat ini kami telah mempersiapkan beberapa kelompok untuk disertifikasi. Selain itu petani sawit juga bisa mengakses dana dari BPDPKS untuk melakukan sertifikasi melalui program sarana dan prasarana," ujarnya.

Sedangkan Kabid Perkebunan Kabupaten Pasangkayu, Fatmawati mengatakan akan dilakukan percepatan pengurusan STDB bagi petani secara gratis. Selain itu untuk DBH sawit juga di fokuskan untuk pendampingan sertifikasi ISPO bagi petani sawit.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Program Sawit Dorong...
Program Sawit Dorong UMKM Desa Wisata Tanjung Lesung Lebih Produktif
Olenka dan BPDP Gelar...
Olenka dan BPDP Gelar SWOT di Bekasi, Kupas Manfaat Sawit untuk Keseharian
Petani Sawit Bersertifikat...
Petani Sawit Bersertifikat RSPO Sulit Jual Kredit: SPKS Minta Sistem Pasar Diubah
Tingkatkan Produktivitas,...
Tingkatkan Produktivitas, Petani Sawit Jabar hingga Sulawesi Dapat Pelatihan Budidaya
Dinilai Bebani Petani,...
Dinilai Bebani Petani, SPKS Minta Pemerintah Tinjau PP 45/2025
RPN dan BPDP Latih Keterampilan...
RPN dan BPDP Latih Keterampilan Panen Sawit Rakyat di Sumsel
Selamatkan Petani, Peran...
Selamatkan Petani, Peran DSI dalam Tata Niaga Sawit Disebut Perlu Evaluasi Ulang
BPDP dan AKPY Latih...
BPDP dan AKPY Latih Petani Kotim Tingkatkan Kualitas Panen Sawit Rakyat
Rekomendasi
Jokowi Injak Kepala...
Jokowi Injak Kepala Kerbau saat Terima Gelar Adat, PDIP: Bagian Adat atau Simbol Perendahan Politik?
JAECOO Catat 20.000...
JAECOO Catat 20.000 Pengiriman J5 EV di Indonesia, Ini Target Selanjutnya
Rencana Batasan Tar-Nikotin...
Rencana Batasan Tar-Nikotin dan Penyeragaman Kemasan Dinilai Ancam Industri Kretek Nasional
Berita Terkini
Deteksi Bibit Siklon...
Deteksi Bibit Siklon Tropis 96W, BMKG Imbau Masyarakat Waspada Gelombang Tinggi
Dukung Generasi Alpha...
Dukung Generasi Alpha dan Beta, S-26 Gelar Event di Surabaya dan Jakarta
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Ribuan Warga Padati CFD Sudirman-Thamrin Saksikan Karnaval Budaya
Kemenag Cabut Izin Pesantren...
Kemenag Cabut Izin Pesantren Ibadurrahman Buntut Kasus Kekerasan Seksual
Sinara Fest 2026 NTB...
Sinara Fest 2026 NTB Wujud Dukungan BPDP Terhadap Ketahanan Pangan dan UMKM
Bertemu Pramono, Ketum...
Bertemu Pramono, Ketum Rekat Indonesia Dukung Program Pemberdayaan UMKM Pemprov DKI
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved