PPK Kemayoran Ajak Semua Pihak Berkolaborasi Jaga Kebersihan Lingkungan
Senin, 28 Oktober 2024 - 23:04 WIB
loading...
A
A
A
“Selain pengelolaan sampah, PPK Kemayoran juga terus berupaya mengembangkan berbagai proyek penataan lingkungan seperti penataan jalur pedestrian, penerangan jalan umum, pembangunan instalasi pengelolaan air limbah hingga program penghijauan di kawasan Kemayoran," kata Biwodotomo.
Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Pusat Slamet Riyadi memaparkan soal kewajiban pengelolaan sampah bagi masyarakat. Dia menekankan pentingnya penerapan kebijakan pengelolaan sampah dan Pusat Pengelolaan Kompleks Kemayoran menerapkan efisiensi dalam pengelolaan limbah sesuai dengan visi Jakarta sebagai kota hijau dan berkelanjutan.
Acara ini juga menghadirkan narasumber lain yaitu Denok Marty Astuti sebagai mentor
edukasi dalam pengelolaan sampah mandiri dan founder Komunitas Tambah Tumbuh Surakarta
yang menekankan pentingnya praktik pengelolaan sampah yang benar dimulai dari rumah tangga.
Dengan metode 3R (Reduce, Reuse, Recycle), dia mengajarkan bahwa pemilahan sampah bukan hanya memudahkan pengelolaan limbah tetapi juga memberikan nilai ekonomi, terutama melalui bank sampah yang memungkinkan sampah didaur ulang menjadi produk berguna.
"Kami mengajak masyarakat untuk menyetorkan sampah terpilah, yang dapat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Selain berdampak langsung pada lingkungan yang lebih bersih, praktik ini juga memberdayakan masyarakat secara ekonomi, menciptakan kesadaran dan budaya kelola sampah yang lebih bijak," ujar Denok.
Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Pusat Slamet Riyadi memaparkan soal kewajiban pengelolaan sampah bagi masyarakat. Dia menekankan pentingnya penerapan kebijakan pengelolaan sampah dan Pusat Pengelolaan Kompleks Kemayoran menerapkan efisiensi dalam pengelolaan limbah sesuai dengan visi Jakarta sebagai kota hijau dan berkelanjutan.
Acara ini juga menghadirkan narasumber lain yaitu Denok Marty Astuti sebagai mentor
edukasi dalam pengelolaan sampah mandiri dan founder Komunitas Tambah Tumbuh Surakarta
yang menekankan pentingnya praktik pengelolaan sampah yang benar dimulai dari rumah tangga.
Dengan metode 3R (Reduce, Reuse, Recycle), dia mengajarkan bahwa pemilahan sampah bukan hanya memudahkan pengelolaan limbah tetapi juga memberikan nilai ekonomi, terutama melalui bank sampah yang memungkinkan sampah didaur ulang menjadi produk berguna.
"Kami mengajak masyarakat untuk menyetorkan sampah terpilah, yang dapat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Selain berdampak langsung pada lingkungan yang lebih bersih, praktik ini juga memberdayakan masyarakat secara ekonomi, menciptakan kesadaran dan budaya kelola sampah yang lebih bijak," ujar Denok.
Lihat Juga :