Analisis Pengamat Setelah Debat Kedua Pilkada Jakarta

Senin, 28 Oktober 2024 - 02:08 WIB
loading...
Analisis Pengamat Setelah...
Nonton Bareng Debat Kedua Pilkada Jakarta di Studio 7 iNews Tower, Jakarta Pusat, Minggu (27/10/2024). Foto/Tangkapan layar YouTube SINDOnews
A A A
JAKARTA - Debat Kedua Pilkada Jakarta 2024 telah digelar di kawasan Ancol, Jakarta Utara, Minggu (27/10/2024) malam. Pengamat politik Agung Baskoro menyampaikan analisis tentang jalannya debat yang diikuti tiga pasangan calon tersebut.

"Saya kira ini malamnya RK-Suswono, ya. Karena beberapa momen saya lihat mereka bisa membalik keadaan yang awalnya diserang, tiba-tiba di ujung mereka membalik serangan itu dengan sangat tajam," kata Agung dalam acara Nonton Bareng Debat Kedua Pilkada Jakarta di Studio 7 iNews Tower, Jakarta Pusat, Minggu (27/10/2024).

Dalam debat tersebut, Cagub Nomor Urut 1 Ridwan Kamil memberikan data soal Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Banten pada 2012-2017. Diketahui, Cawagub Nomor Urut 3 Rano Karno pernah menjadi Wagub dan Gubernur Banten.

Baca Juga: Suswono Akan Galakkan Pendidikan Keterampilan Bagi Siswa untuk Penuhi Kebutuhan Global

"Kang Emil ngasih data soal IPM. Bagi pemilih rasional itu detail, sangat rigid, dan itu bisa membangkitkan nalar mereka untuk mencari tahu gimana rekam jejak Rano, apakah lebih baik atau tidak lebih baik dari RK," ujarnya.

Menurut Agung, yang dilihat di pilkada ini adalah rekam jejak, bukan yang lain. "Mungkin debat ketiga, Mas Pram dan Bang Rano perlu menguliti lagi RK secara lebih jauh, supaya apa, mana yang lebih baik dari keduanya. Termasuk Pak Dharma Pongrekun kalau menyiapkan serangan harus tuntas, jangan antiklimaks," kata Agung.

Baca Juga: Cagub Pramono Janji Berikan Modal dan Perbaikan Infrastruktur Pasar Tradisional

Agung menambahkan, di Pilkada Jakarta, pasangan calon (paslon) harus lebih berani untuk menguliti paslon lainnya. "Karena pemilih rasionalnya hampir 60 persen. Jadi kalau nanggung, kalau enggak jelas, pasti akan jadi bumerang. Kalau melihat Jakarta beda dengan Indonesia. Kalau Indonesia kan ada Jawa yang lebih besar di sana yang masih melihat semacam ewuh pakewuh, enggak enak. Jakarta sangat rasional. Lo benar, benar. Lo salah, salah. Lo enggak benar, out. Jadi blakblakan aja semuanya," ujarnya.

Menyikapi pernyataan Agung, Sarnowo Adhi Nugroho dari Tim Sukses Pramono Anung-Rano Karno mengatakan, setiap setelah debat, pihaknya akan melakukan evaluasi poin-poin mana yang sekiranya menjadi titik lemah saat ini. "Mungkin nanti akan kami bahas secara internal," ujar Sarnowo.

Baca Juga: Kun Wardana Bakal Sesuaikan UMP Jakarta dengan Survei Kebutuhan Hidup Layak

Sementara, Billy Mambrasar dari Tim Sukses Ridwan Kamil-Suswono mengatakan, taktik yang digunakan Paslon Nomor Urut 1 itu sudah cukup baik.

"Bagaimana fokus pada area yang jadi kekuatan Bang Ridwan Kamil dan juga tidak menyangkal kalau ada area yang menjadi kelemahan. Itulah pemimpin, sebenarnya adalah mendengar, mencari masukan, feedback, dan itu yang Bang Ridwan Kamil lakukan setiap kali blusukan. Kalau ada kritik, kalau ada saran, beliau tidak langsung mendebat atau menyangkal," kata Billy.

Risma Sihotang dari Tim Sukses Dharma Pongrekun-Kun Wardana mengatakan, dengan fondasi adab, Paslon Nomor Urut 2 itu tidak mau menyerang paslon lainnya. "Maka disampaikan, biarlah masyarakat yang yang nanti seperti dikatakan Pak Agung, nanti itu akan jadi dasar orang mengupas, melihat. Tak mungkin dia melakukan itu tanpa ada data," ujar Risma.



Menyikapi hal itu, Agung mengatakan, debat adalah panggung sangat strategis yang harus dioptimalkan paslon yang berkontestasi di Pilkada Jakarta 2024. Kata Agung, banyak potensi elektoral yang bisa didapatkan di panggung debat ini. "Waktu (debat) yang dua sampai tiga jam ini harus bisa dimanfaatkan karena efektif sekali menaikkan elektabilitas," pungkasnya.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pigai dan Uceng Saling...
Pigai dan Uceng Saling Serang, Akankah Tantangan Debat Panas Terealisasi?
Terkuak! Lucas CMNP...
Terkuak! Lucas CMNP Enggak Berani Terima Tantangan Debat Terbuka Hotman Paris
Kuliah di Mana Salsa...
Kuliah di Mana Salsa Erwina yang Berani Tantang Debat Ahmad Sahroni?
Rekomendasi
Kisah Ristiana Artanti,...
Kisah Ristiana Artanti, Anak Buruh Proyek yang Berhasil Kuliah Gratis di UGM
Bareskrim Tangkap Kartel...
Bareskrim Tangkap Kartel Narkoba Asal Australia sebelum Terbang dengan Jet Pribadi
Korea Selatan vs Ceko:...
Korea Selatan vs Ceko: Taeguk Warriors Dijagokan Menang
Berita Terkini
Demo Mahasiswa, Polisi...
Demo Mahasiswa, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas hingga Kerahkan Ribuan Pasukan
Dhoho International...
Dhoho International Airport Jadi Gerbang Baru Wisata Selatan Jawa Timur
Bandung Jewellery Fair...
Bandung Jewellery Fair 2026 Dorong Industri Perhiasan Nasional
3 Mantan Kapolda Jabar...
3 Mantan Kapolda Jabar yang Duduk di Kabinet Prabowo, 1 di Antaranya Wakapolri
BEM UI: Ekonomi Hanya...
BEM UI: Ekonomi Hanya Tumbuh di Atas Kertas, di Meja Makan Rakyat Tidak Ada yang Berubah
BEM UI Gelar Aksi di...
BEM UI Gelar Aksi di Bundaran HI, Pengendara Diimbau Cari Rute Alternatif
Infografis
Jakarta Beri Diskon...
Jakarta Beri Diskon BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved