Bangun Sumur Artesis, MUJ ONWJ Bantu Warga Atasi Krisis Air Bersih
Jum'at, 28 Agustus 2020 - 17:02 WIB
loading...
Caption: Direktur Oprasional PT MUJ ONWJ Ardra Teja (kanan) dalam peresmian sumur artesis di Desa Karang Indah, Kecamatan Bojong Manggu, Kabupaten Bekasi. Foto/SINDOnews/Agung Bakti Sarasa
A
A
A
BEKASI - Selama puluhan tahun, Warga Desa Karang Indah, Kecamatan Bojong Manggu, Kabupaten Bekasi kerap mengalami krisis air bersih setiap musim kemarau tiba. Saat kemarau, sumur-sumur warga mengering. Untuk keperluan rumah tangga, warga terpaksa harus berjalan kaki hingga lima kilometer untuk mendapatkan air dari salah satu sungai terdekat di wilayah itu.
Bahkan, mereka pun terkadang harus menyisihkan uang untuk membeli air bersih. Kondisi pandemi COVID-19 yang terjadi sejak Maret lalu membuat mereka semakin kesulitan. Pasalnya, jangankan untuk membeli air bersih, untuk makan pun mereka kesusahan.
"Jangankan untuk kepentingan sehari-hari, untuk mandi saja tidak bisa lagi kalau musim kemarau tiba. Jadi, air itu ada di desa ini saat musim hujan saja," ungkap Masud Syafei, warga Desa Karang Indah, Jumat (28/8/2020). (Baca:Atasi Penurunan Produksi, Pertamina Agresif Bor Sumur di Blok Mahakam)
Meski begitu, Masud dan warga Desa Karang Indah lainnya kini dapat tersenyum sumringah. Pasalnya, kini hadir sumur artesis yang dibangun oleh PT Migas Hulu Jabar Offshore North West Java (MUJ ONWJ) sebagai jawaban atas kesulitan yang dihadapi warga selama ini.
Pembangunan sumur artesis di Desa Karang Indah yang dananya berasal dari corporate social responsibility (CSR) Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemprov Jawa Barat tersebut setidaknya dapat meringankan beban sekitar 3.000 warga Desa Karang Indah untuk memenuhi kebutuhan air bersih.
Bahkan, mereka pun terkadang harus menyisihkan uang untuk membeli air bersih. Kondisi pandemi COVID-19 yang terjadi sejak Maret lalu membuat mereka semakin kesulitan. Pasalnya, jangankan untuk membeli air bersih, untuk makan pun mereka kesusahan.
"Jangankan untuk kepentingan sehari-hari, untuk mandi saja tidak bisa lagi kalau musim kemarau tiba. Jadi, air itu ada di desa ini saat musim hujan saja," ungkap Masud Syafei, warga Desa Karang Indah, Jumat (28/8/2020). (Baca:Atasi Penurunan Produksi, Pertamina Agresif Bor Sumur di Blok Mahakam)
Meski begitu, Masud dan warga Desa Karang Indah lainnya kini dapat tersenyum sumringah. Pasalnya, kini hadir sumur artesis yang dibangun oleh PT Migas Hulu Jabar Offshore North West Java (MUJ ONWJ) sebagai jawaban atas kesulitan yang dihadapi warga selama ini.
Pembangunan sumur artesis di Desa Karang Indah yang dananya berasal dari corporate social responsibility (CSR) Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemprov Jawa Barat tersebut setidaknya dapat meringankan beban sekitar 3.000 warga Desa Karang Indah untuk memenuhi kebutuhan air bersih.
Lihat Juga :