Survei IPO: Paslon Pramono-Rano Belum Mampu Kantongi Suara Pemilih Ahok

Sabtu, 12 Oktober 2024 - 14:13 WIB
loading...
Survei IPO: Paslon Pramono-Rano...
Direktur Eksekutif Lembaga Survei IPO Dedi Kurnia Syah menyebut Pramono Anung dan Rano Karno belum mampu mengamankan suara dari basis pemilih mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Foto/SINDOnews/felldy asyla utama
A A A
JAKARTA - Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah menyebut pasangan calon nomor urut 3, Pramono Anung dan Rano Karno belum mampu mengamankan suara secara penuh dari basis pemilih mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Hal ini diungkapkan Dedi dalam diskusi akhir pekan Polemik MNC Trijaya Network bertajuk “Nanti Kita Cerita Tentang Pilkada DKI Hari Ini” yang digelar secara daring, Sabtu (12/10/2024).

"Mereka yang tadinya memilih Basuki Tjahaja Purnama tidak terbukti secara langsung dan bergerombol, mereka secara langsung pindah ke Pramono Anung, itu belum tampak," kata Dedi dalam paparannya.

Baca juga: Timnas Indonesia vs Bahrain 2-2, Cagub Jakarta Pramono Soroti Wasit Ahmed Al Kaf

Faktanya, elektabilitas Ahok sebelum penetapan Pilkada Jakarta 2024 lalu berdasarkan hasil survei IPO sudah mencapai di angka 33-36%. Sementara, elektabilitas Pramono-Rano sendiri, sampai saat ini masih belum sampai angka 30%.

Dedi menyarankan kepada Pramono-Rano untuk bisa fokus menyolidkan dukungan pemilih Ahok terlebih dahulu, dibandingkan mengejar pemilih mantan Gubernur DKI Jakarta lainnya yakni Anies Baswedan.

"Pramono Anung fokus pada pemilih-pemilih Basuki Tjahaja Purnama saja, misalnya berhasil, itu saya kira mereka bisa saja melakukan peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan dengan kondisi hari ini," ujarnya.

(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ahok Terheran Baru Menjabat...
Ahok Terheran Baru Menjabat Komisaris Utama BUMN Langsung Terima Laporan Kerugian Penjualan LNG
Hari Ini Ahok Jadi Saksi...
Hari Ini Ahok Jadi Saksi Sidang Kasus Dugaan Korupsi LNG
Kesaksian Ahok di Sidang...
Kesaksian Ahok di Sidang Korupsi Minyak Dinilai Lonceng Kematian bagi Para Mafia Migas
Rekomendasi
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
Aturan Perjalanan Piala...
Aturan Perjalanan Piala Dunia 2026 Dinilai Tak Adil, Iran Ngadu ke FIFA
Berita Terkini
Rusak Ruko hingga Pamer...
Rusak Ruko hingga Pamer Airsoft Gun di Jakut, Selebgram Adam Deni Ditangkap Polisi
Rano Karno Sebut Jakarta...
Rano Karno Sebut Jakarta Masuk 53 Kota Terbaik Dunia Kalahkan Washington DC
Kaesang Kaget Foto Jokowi...
Kaesang Kaget Foto Jokowi Lebih Banyak di Rakorwil PSI Kaltim
Polda Metro Tangkap...
Polda Metro Tangkap Perampok Minimarket di Bekasi, Pelaku Tercatat sebagai Mahasiswa
GKSI Berdayakan Peternak...
GKSI Berdayakan Peternak dan Koperasi Susu untuk Perkuat Program MBG
Bangun Sinergitas, Pemkot...
Bangun Sinergitas, Pemkot Bogor Bersama Pelaku Usaha Ikuti Kompetisi Padel
Infografis
5 Alasan China Mampu...
5 Alasan China Mampu Akhiri Dominasi Kapal Induk Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved