SPBE di Jakbar Diduduki Orang Tak Dikenal, Penyaluran Tabung Gas Terganggu

Rabu, 09 Oktober 2024 - 19:52 WIB
loading...
SPBE di Jakbar Diduduki...
Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat menyelidiki dugaan kasus penyerobotan SPBE di Warung Gantung, Kalideres, Jakarta Barat oleh Orang Tak Dikenal (OTK). Foto: Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat menyelidiki dugaan kasus penyerobotan Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Warung Gantung, Kalideres, Jakarta Barat oleh Orang Tak Dikenal (OTK). Imbas dari pendudukan paksa, penyaluran 50 ribu ton gas subsidi di 8 kecamatan terganggu.

Sebab, pengisian gas tidak bisa dilakukan pihak SPBE yang bekerja sama dengan Petra Niaga Pertamina. "Kami menerima limpahan dari laporan di Polda Metro Jaya atas nama Aloysius L Diaz," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Andi Kurniawan seperti tertulis dalam surat pemanggilan saksi.

Baca juga: Teknisi Tewas Tercebur ke Kolam Damkar SPBE Bojong Rangkas Bogor

Aloysius sebagai saksi diperiksa penyidik pada Rabu (9/10/2024). Kejadian tanggal 13 September 2024 itu diduga melanggar Pasal 167, 170, dan 368 KUHP tentang memasuki pekarangan tanpa izin dan atau melakukan kekerasan secara bersama-sama terhadap barang dan atau pemerasan dengan ancaman.

Kuasa Hukum Aloysius, Hafis Alfarisyi mengatakan, ada 23 pertanyaan yang dilayangkan penyidik selama pemeriksaan tiga jam. Mereka mempertanyakan kronologi kejadian hingga dampak yang ditimbulkan.

"Kejadian begitu cepat, sekelompok orang masuk lingkungan kami dan merusak, mengusir pekerja lalu mengganti gembok pagar kami. Saat ini mereka menduduki tempat kami," ujar Hafis sembari menyatakan dugaan sengketa tanah ini tengah berproses di PN Jakarta Barat.

Imbas kejadian ini, kliennya tidak bisa menyalurkan 50 ribu ton gas subsidi per harinya. Hal ini membuat kerugian puluhan juta mulai dari keuntungan per hari sebesar Rp20 juta, membayar pekerja yang berjumlah 30 orang, hingga ancaman kerugian dari Pertamina.

Untuk mencegah kelangkaan dan tersendatnya distribusi gas 3 kg, pihaknya bekerja sama dengan SPBE lain agar 50 ribu ton gas yang biasa didistribusi tetap tersalurkan.

Terhadap kasus ini, pihaknya telah mencoba memediasi dengan pihak yang menduduki lahan di Warung Gantung, namun gagal. Hingga akhirnya pada 23 September 2024 pihaknya melaporkan kejadian ini ke Polda Metro Jaya kemudian akhirnya dilimpahkan ke Polres Metro Jakarta Barat.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dikuntit OTK, Islah...
Dikuntit OTK, Islah Bahrawi Sebut Polanya Mirip Kasus Andrie Yunus
Islah Bahrawi Mengaku...
Islah Bahrawi Mengaku Dapat Intimidasi dari OTK, Rumah Diintai hingga Aktivitasnya Dibuntuti
OTT Pejabat Imigrasi...
OTT Pejabat Imigrasi Jakbar Terkait Pengurusan WNA
Rekomendasi
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
Berita Terkini
Deteksi Bibit Siklon...
Deteksi Bibit Siklon Tropis 96W, BMKG Imbau Masyarakat Waspada Gelombang Tinggi
Dukung Generasi Alpha...
Dukung Generasi Alpha dan Beta, S-26 Gelar Event di Surabaya dan Jakarta
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Ribuan Warga Padati CFD Sudirman-Thamrin Saksikan Karnaval Budaya
Kemenag Cabut Izin Pesantren...
Kemenag Cabut Izin Pesantren Ibadurrahman Buntut Kasus Kekerasan Seksual
Sinara Fest 2026 NTB...
Sinara Fest 2026 NTB Wujud Dukungan BPDP Terhadap Ketahanan Pangan dan UMKM
Bertemu Pramono, Ketum...
Bertemu Pramono, Ketum Rekat Indonesia Dukung Program Pemberdayaan UMKM Pemprov DKI
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved