Cagub Ridwan Kamil Akan Ciptakan Jakarta yang Inklusif, Toleran, dan Berkeadaban

Senin, 07 Oktober 2024 - 21:31 WIB
loading...
Cagub Ridwan Kamil Akan...
Calon Gubernur Jakarta Nomor Urut 1, Ridwan Kamil menyambangi Kantor Pengurus Wilayah Muhammadiyah Jakarta. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Calon Gubernur Jakarta Nomor Urut 1, Ridwan Kamil merupakan sosok yang sangat Pancasilais. Ridwan Kamil yang berpasangan dengan Suswono berkomitmen menjadikan Jakarta sebagai kota global yang maju, toleran, dan berkeadaban.

Pernyataan itu disampaikan oleh Juru Bicara pasangan Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) Billy Mambrasar untuk menanggapi berita miring yang menyebut Ridwan Kamil adalah sosok yang dianggap intoleran. Ridwan Kamil memiliki rekam jejak panjang sebagai pemimpin yang inklusif dan pro-keberagaman.

"Dengan tegas saya mengatakan bahwa Ridwan Kamil adalah sosok Pancasilais sejati yang menjunjung tinggi nilai-nilai keragaman dan inklusivitas," kata Billy, Senin (7/10/2024).

Baca juga: Ziarah ke Makam Pangeran Jayakarta, Ridwan Kamil: Ini Bagian Mempelajari Jakarta

Sebagai seorang diaspora yang telah tinggal di luar negeri selama bertahun-tahun, Ridwan Kamil memiliki pengalaman langsung hidup di tengah masyarakat multikultural. Bagi Ridwan Kamil, perbedaan bukanlah tantangan, melainkan sebuah kekuatan yang harus diembrace dan dimanfaatkan untuk memperkuat Jakarta sebagai kota yang inklusif dan dinamis.

Menurut Billy, selama menjabat sebagai Wali Kota Bandung dan Gubernur Jawa Barat, berbagai inisiatif dan program lintas agama terus didukungnya. Ini terbukti dari peningkatan signifikan, sebesar 7,12 poin angka Indeks Kerukunan Umat Beragama (KUB) di Jawa Barat dari 72,6 poin pada 2016 menjadi 79,72 poin pada 2022.

Baca juga: Ridwan Kamil Yakin Program RIDO Nyambung dengan Cita-Cita Muhammadiyah

Peningkatan ini mencerminkan tingginya semangat toleransi di kalangan warga Jawa Barat, dengan lebih dari 90% masyarakat menunjukkan sikap terbuka terhadap keberagaman keyakinan.

Angka Indeks Kerukunan Beragama di Jawa Barat melampaui angka rata-rata secara nasional yang berada di 75,36%. Ini menjadikan Jawa Barat di bawah kepemimpinan Ridwan Kamil menjadi salah satu provinsi dengan tingkat kerukunan agama terbaik.

"Di bawah kepemimpinan Ridwan Kamil, Jawa Barat yang sebelumnya dinilai rentan terhadap konflik berbasis agama, justru berhasil menjaga stabilitas dan kerukunan antarumat beragama," terang Billy.

Oleh karena itu, Billy menepis tudingan miring yang menyebutkan Ridwan Kamil hanya fokus menghadirkan program untuk satu agama tertentu saja, yaitu Islam lewat Magrib Mengaji. Gerakan Magrib Mengaji, kata Billy, bukanlah gerakan baru atau eksklusif karena telah ada sejak era Gubernur Anies Baswedan, yang dimulai pada 2019 di bawah koordinasi Kepala Biro Pendidikan Mental dan Spiritual Pemprov DKI Jakarta.

“Ini bukan masalah eksklusivitas agama, melainkan kebutuhan masyarakat yang mayoritas beragama Islam. Namun, umat beragama lain akan difasilitasi secara adil dengan cara yang sesuai,” tambah Billy.



Pasangan RIDO akan melanjutkan dan membenahi pelaksanaan program ini untuk memastikan bahwa manfaatnya dirasakan lebih luas.

"Ini adalah bentuk apresiasi terhadap tradisi yang sudah lama ada di masyarakat muslim. Namun, pasangan RIDO berkomitmen bahwa program keagamaan lain juga akan mendapatkan perhatian yang sama, sehingga menciptakan Jakarta yang inklusif bagi semua pemeluk agama," ujar Billy.

Billy menjelaskan, pasangan RIDO juga memiliki program strategis untuk menjaga kerukunan umat beragama di Jakarta, termasuk Dana Operasional Rumah Ibadah yang akan mendukung kegiatan operasional dan layanan sosial di semua rumah ibadah. Selain itu, program Jakarta Harmoni juga dihadirkan untuk memfasilitasi ruang dialog antara tokoh agama, pemuda, dan masyarakat dari berbagai agama untuk membangun perspektif yang saling menghargai.

"Pasangan RIDO berkomitmen untuk menjadikan Jakarta sebagai kota global yang maju, toleran, dan berkeadaban, sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Mari kita laksanakan Pilkada ini dengan damai, penuh keceriaan, tanpa hoaks dan fitnah yang dapat memecah belah kita sebagai bangsa,” katanya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Stafsus Menag: Kunjungan...
Stafsus Menag: Kunjungan Presiden Jerman ke Istiqlal Perkuat Diplomasi Agama RI-Jerman
Stafsus Menag Dialog...
Stafsus Menag Dialog dengan Paroki Santo Fransiskus Asisi Aek Nabara, Jamin Hak Beribadah
Gibran Sebut 2026 Jadi...
Gibran Sebut 2026 Jadi Tahun Spesial Bagi Harmoni Indonesia: Keberagaman Jadi Kekuatan
Rekomendasi
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Aturan Perjalanan Piala...
Aturan Perjalanan Piala Dunia 2026 Dinilai Tak Adil, Iran Ngadu ke FIFA
Dr. Suzanne Huurman,...
Dr. Suzanne Huurman, Satu-Satunya Kepala Medis Perempuan di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Rusak Ruko hingga Pamer...
Rusak Ruko hingga Pamer Airsoft Gun di Jakut, Selebgram Adam Deni Ditangkap Polisi
Rano Karno Sebut Jakarta...
Rano Karno Sebut Jakarta Masuk 53 Kota Terbaik Dunia Kalahkan Washington DC
Kaesang Kaget Foto Jokowi...
Kaesang Kaget Foto Jokowi Lebih Banyak di Rakorwil PSI Kaltim
Polda Metro Tangkap...
Polda Metro Tangkap Perampok Minimarket di Bekasi, Pelaku Tercatat sebagai Mahasiswa
GKSI Berdayakan Peternak...
GKSI Berdayakan Peternak dan Koperasi Susu untuk Perkuat Program MBG
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved