4 Fakta Ibu di Labuhanbatu Utara Gorok Leher Bayinya yang Masih Berusia 18 Hari

Selasa, 24 September 2024 - 11:43 WIB
loading...
4 Fakta Ibu di Labuhanbatu...
Seorang ibu kandung di Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara, Yeni Wulandari alias YW (33) tega menggorok anak kandungnya yang masih bayi. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
LABUHANBATU UTARA - Seorang ibu kandung di Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara, Yeni Wulandari alias YW (33) tega menggorok anak kandungnya yang masih bayi. Perbuatan itu dilakukan YW setelah memandikan bayi laki-lakinya.

YW merupakan warga Dusun 3 Desa Bangun Rejo, Kecamatan Na Sembilan Sepuluh, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumut. Dia pun sudah ditahan pihak kepolisian untuk pemeriksaan lebih lanjut.Baca juga: 13 Pamen Polri yang Dimutasi Jadi Kapolres ke Luar Pulau Jawa, Ini Nama-nam anya

Berikut fakta-fakta Ibu di Labuhanbatu Utara Gorok Leher Bayinya

1. Bayinya Masih Berusia 18 Hari

Baur Inafis Satreskrim Polres Labuhanbatu, Aipda Juni Syahputra mengatakan bahwa YW menggorok bayinya hingga tewas. Bayi laki-laki tersebut masih berusia 18 hari.

"Informasi masyarakat telah ditemukan sesok jasad bayi yang telah berlumuran darah di dalam rumah di Dusun 3 Desa Bangun Rejo, Kecamatan Na Sembilan Sepuluh, Kabupaten Labuhanbatu Utara yang baru berusia 18 hari," ujarnya, Senin (23/9/2024).

2. Pelaku Gorok Leher Korban Pakai Parang


Peristiwa naas tersebut terjadi sekira pukul 09.30 WIB setelah pelaku memandikan putranya. Pelaku menggorok leher korban dengan parang.

"Pelaku mengambil parang dari dapur, lalu dengan tega memotong leher anaknya hingga korban tewas. Pada korban ditemukan luka yang cukup serius akibat sabetan benda tajam yang mengakibatkan luka menganga di bagin leher," tuturnya.

Kejadian itu pertama kali diketahui oleh tetangga pelaku, bernama Muharni. Pasalnya, pelaku menghampiri Muharni sambil berteriak agar melihat anaknya .

"Tengok anakku, lihat anakku itu," ucap Muharni menirukan ucapan pelaku. Setelah melihat korban, Muharni pun berteriak meminta tolong dan melaporkan kejadian tersebut ke polisi.

3. Pelaku Kecewa Punya Bayi Laki-laki


Mendapat laporan warga, polisi kemudian langsung datang ke tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamnkan pelaku YM. Diduga YM nekat menggorok leher bayinya karena kecewa bayinya berjenis kelamin laki-laki.

"Diduga pelaku kecewa telah melahirkan anak laki-laki, sebab YW sangat menginginkan anak perempuan," kata Aipda Juni.

4. Kejiwaan Pelaku Akan Diperiksa Polisi


Terpisah, Kasi Humas Polres Labuhanbatu AKP Syafrudin mengatakan pihaknya akan memeriksa periksa kejiwaan pelaku YW yang tega menggorok leher bayinya yang masih berusia 18 hari itu.

"Kami akan dalami lebih lanjut terkait psikologis kejiwaan pelaku. Kasus ini mengundang duka mendalam bagi masyarakat sekitar dan menjadi peringatan bagi semua pihak untuk selalu peka terhadap kondisi psikologis individu di lingkungannya, terutama para ibu yang baru melahirkan," kata dia.Baca juga: Profil Irjen Pol Andi Rian, Kapolda Sumsel Baru yang Pernah Tangani Kasus Ferdy Sambo

Pelaku akan dijerat dengan Pasal 44 ayat (3) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2024 tentang Undang-Undang KDRT subsider Pasal 340 LUHP dengan ancaman penjara seumur hidup.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasus Pembunuhan Balita...
Kasus Pembunuhan Balita di Bekasi, Polisi Tetapkan Paman Jadi Tersangka
Identitas Pengeroyok...
Identitas Pengeroyok yang Lempar Korban dari Lantai 2 Jakbar Dikantongi Polisi
Tragis, Pria Tewas Dibacok...
Tragis, Pria Tewas Dibacok OTK di Cengkareng
Satgas Tetapkan 1 Jaringan...
Satgas Tetapkan 1 Jaringan KKB Tersangka Pembunuhan di Yahukimo
Polres Maluku Kirim...
Polres Maluku Kirim SPDP Penusukan Nus Kei ke Jaksa, Pelaku Dijerat Hukuman Mati
Terungkap, Pria Tega...
Terungkap, Pria Tega Bunuh Ibu Tiri di Tangerang Positif Narkoba
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Prancis Buka Penyelidikan...
Prancis Buka Penyelidikan Pembunuhan Khashoggi usai Ada Pengaduan terhadap Mohammed bin Salman
7 Alasan Penjagaan Putin...
7 Alasan Penjagaan Putin Diperketat, dari Konflik Elite Moskow hingga Kudeta MIliter
Rekomendasi
Dukung Penangkapan Roy...
Dukung Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa, Peradi Bersatu Minta Polisi Tak Tunduk Tekanan Opini Publik
RCTI Hadirkan Sinetron...
RCTI Hadirkan Sinetron Komedi Komunal Terbaru Tobat Jatuh Cinta, Kisah Empat Janda di Kampung Sindang Barang!
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat Inap Atas Rekomendasi Dokter
Berita Terkini
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
Program Ketahanan Pangan,...
Program Ketahanan Pangan, Puluhan Hektare Sawah di Batang Ditanami Padi Hasil Riset
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Infografis
4 Fakta Ratu Suthida,...
4 Fakta Ratu Suthida, Navigator Tim Layar Thailand di SEA Games 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved