Tiga Terduga Pelaku Penyiram Air Keras Polisi Ditangkap
Senin, 23 September 2024 - 12:25 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Bubarkan Tawuran, 2 Tim Patroli Polda Metro Jaya Luka Akibat Siraman Air Keras
Dia menjelaskan peristiwa ini berawal ketika Tim Patroli Perintis Presisi Polda Metro Jaya berpatroli dan menjumpai sekelompok remaja yang hendak tawuran di Kembangan pada dini hari itu. Tim kemudian berupaya membubarkan dua kelompok remaja yang terlibat tawuran.
Namun, saat dilakukan pembubaran terdapat remaja yang melemparkan cairan yang diduga kuat sebagai air keras ke arah petugas. Akibat kejadian itu, dua anggota terluka.
Keduanya adalah Bripda Gerald D Ragardo yang mengalami luka di bagian muka dan tangan. Kedua anggota tersebut sudah mendapatkan Perawatan di RSUD Kembangan. "Dan Bripda Muhammad Zulfan Satria Wicaksana mengalami luka pada bagian muka, kaki dan tangan," imbuhnya.
Setelah kejadian ini, Tim Reskrim Polsek Kembangan langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Tim juga sedang dalam proses mengidentifikasi pelaku yang diduga melakukan penyiraman air keras tersebut. "Kami sudah menurunkan tim untuk menyelidiki lebih lanjut dan memburu pelaku," kata Taufik.
Dia menjelaskan peristiwa ini berawal ketika Tim Patroli Perintis Presisi Polda Metro Jaya berpatroli dan menjumpai sekelompok remaja yang hendak tawuran di Kembangan pada dini hari itu. Tim kemudian berupaya membubarkan dua kelompok remaja yang terlibat tawuran.
Namun, saat dilakukan pembubaran terdapat remaja yang melemparkan cairan yang diduga kuat sebagai air keras ke arah petugas. Akibat kejadian itu, dua anggota terluka.
Keduanya adalah Bripda Gerald D Ragardo yang mengalami luka di bagian muka dan tangan. Kedua anggota tersebut sudah mendapatkan Perawatan di RSUD Kembangan. "Dan Bripda Muhammad Zulfan Satria Wicaksana mengalami luka pada bagian muka, kaki dan tangan," imbuhnya.
Setelah kejadian ini, Tim Reskrim Polsek Kembangan langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Tim juga sedang dalam proses mengidentifikasi pelaku yang diduga melakukan penyiraman air keras tersebut. "Kami sudah menurunkan tim untuk menyelidiki lebih lanjut dan memburu pelaku," kata Taufik.
(abd)
Lihat Juga :