Kisah Santri Penuhi Pangan dengan Berjualan Kerupuk Lele

Rabu, 06 November 2019 - 17:16 WIB
Kisah Santri Penuhi...
Kisah Santri Penuhi Pangan dengan Berjualan Kerupuk Lele
A A A
BANDUNG BARAT - Menempuh jarak hampir 45 kilometer dari Kota Bandung dengan waktu tempuh sekitar 120 menit, tim Aksi Cepat Tanggap ( ACT ) Jawa Barat berkunjung ke Pesantren Ash Shalahuddin yang bertempat di Desa Sindang Kerta, Cililin, Kabupaten Bandung Barat. Ketika memasuki area pesantren , terlihat gapura dengan tulisan pesantren enterpreuner.

Pesantren yang berdiri sejak 1956 ini mengusung pendidikan agama Islam serta kewirausahaan bagi para santri dan santriwatinya. Pimpinan pesantren Ustaz Asep menuturkan, para santri diajarkan memegang prinsip Nabi Muhammad SAW yang mengatakan bahwa kemiskinan dapat mendekatkan dengan kekufuran. Salah satu yang dapat dilakukan ialah dengan berniaga.

“Santri di sini diajarkan untuk berjualan. Salah satu produknya ialah makanan dari olahan ikan lele, mulai dari kerupuk, abon, hingga stik lele dengan harga 2-20 ribu rupiah,” ungkapnya.

Adi Saputra merupakan salah satu santri yang juga ikut belajar kewirausahaan dengan menjajakan produk olahan pesantren ke warga sekitar. Adi biasa menjajakan kerupuk lele dengan harga Rp2 ribu per kemasan. Pendapatannya pun bisa mencapai Rp80-120 ribu sekali berkeliling.

Namun, tak jarang dia juga tak mendapatkan pembeli sama sekali. “Kalau enggak laku ya sedih, tapi gapapa juga, sambil belajar,” ungkap Adi yang merupakan santri yatim di Pesantren Ash Shalahuddin ini.

Pesantren Ash Shalahuddin dihuni oleh santri dari kalangan keluarga perekonomian prasejahtera dan yatim.

Mereka belajar di pesantren secara gratis. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, termasuk pangan, para santri berjualan produk olahan lele. Cara ini juga menjadi salah satu materi belajar, apalagi pesantren melebeli diri sebagai pesantren enterpreuner.

“Tiap Senin sampai Jumat ada jadwal berjualan dari jam 2 siang sampai jam 5 sore, santri menjajakan olahan dari lele dengan cara berkeliling permikiman sekitar pesantren,” ungkap Asep.

Di dalam kompleks pesantren terdapat kolam-kolam tempat lele hidup. Bersama 57 santri dan sembilan tenaga pengajar, mereka terlibat dalam produksi olahan lele bahkan sejak pemeliharaan di kolam. Nantinya semua pendapatan dari usaha lele ini digunakan untuk keperluan pesantren dan para santrinya.

Di hari Kamis itu juga, ACT memberikan satu ton beras untuk Pesantren Ash Shalahuddin. Beras ini merupakan kelanjutan dari program Beras untuk Santri Indonesia (BERISI) yang ACT luncurkan pada 22 Oktober 2019 lalu yang bertepatan dengan Hari Santri Nasional.

Harapannya dengan adanya beras ini dapat membantu kebutuhan pangan santri. “Semangat belajar para santri ini perlu dijaga, salah satu cara yang ACT lakukan dengan program BERISI,” ungkap Kepala Cabang ACT Jabar Renno Mahmoeddin.
(sms)
Berita Terkait
Luncurkan Sahabat UMI,...
Luncurkan Sahabat UMI, ACT Berdayakan Ibu-ibu Pelaku Usaha Mikro
Krisis Akibat Covid,...
Krisis Akibat Covid, Arif Justru Raup Keuntungan Jutaan Rupiah
Meredam Kerentanan Ekonomi...
Meredam Kerentanan Ekonomi di Masa Pembatasan Sosial
Bupati Takalar Lepas...
Bupati Takalar Lepas Kapal Ramadhan ACT Sulsel ke Pulau Lantang Peo
Kantor Pusat ACT Tutup...
Kantor Pusat ACT Tutup Sementara, Layanan Kemanusiaan dan Kurban Tetap Optimal
Begini Respon Masyarakat...
Begini Respon Masyarakat Saat ACT Hadirkan Kurban hingga Lintas Negara
Berita Terkini
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
1 jam yang lalu
Bea Cukai Bali Nusra...
Bea Cukai Bali Nusra Musnahkan Barang Ilegal Senilai Lebih dari Rp11,2 Miliar
2 jam yang lalu
MNC Peduli Gelar Operasi...
MNC Peduli Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis di Bogor
2 jam yang lalu
Gagas GEBRAK, Perindo...
Gagas GEBRAK, Perindo Badung Cetak Lebih Banyak Pencipta Lapangan Kerja di Bali
3 jam yang lalu
3 Warga Sipil Tewas...
3 Warga Sipil Tewas Ditembak OPM, Koops TNI Habema Buru para Pelaku
3 jam yang lalu
Sambangi MI Raudhatul...
Sambangi MI Raudhatul Azhar, KB Bank Tanamkan Literasi Keuangan Sejak Dini
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved