Ikut Aksi Tolak Eksekusi Bangunan di Lebak Bulus, Anak Menteri Zaman Soeharto Meninggal

Kamis, 12 September 2024 - 17:19 WIB
loading...
Ikut Aksi Tolak Eksekusi...
PN Jakarta Selatan mengeksekusi bangunan di Lebak Bulus, Cilandak yang berujung situasi panas karena pemilik bertahan. Pemilik bangunan, anak mantan Menteri zaman Soeharto, Hanif Radinal sampai meninggal. Foto: Ilustrasi/Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan melakukan eksekusi penyitaan bangunan di Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan yang berujung situasi panas karena pemilik bangunan memilih bertahan. Pemilik bangunan, anak mantan Menteri PU Radinal Mochtar di zaman Presiden Soeharto, Hanif Radinal sampai meninggal dunia.

Meninggalnya Hanif diduga karena sakit saat eksekusi bangunan dilakukan. Hanif diketahui memiliki riwayat sakit jantung.

Baca juga: Eksekusi Rumah di Kemayoran Ricuh, Aparat dan Warga Bentrok

"Jadi saat itu sudah sakit, riwayat jantung sudah lama. Keluarganya tahu semua, sudah dilarang oleh keluarganya untuk ikut, tapi tetap ikut," ujar Kapolsek Cilandak Kompol Wahid Key, Kamis (12/9/2024).

Banyak orang yang melihat peristiwa tersebut di lokasi kejadian. Ketika itu juru sita tengah membacakan putusan sita. Mendadak, Hanif mengalami limbung hingga membuat sang juru sita turut menolongnya.

"Kan disaksikan anak, keluarga, dan lawyernya juga di kanan kirinya. Jadi yang bopong itu juru sita, sudah selesai pembacaannya, masih di depan tanya jawab, tiba-tiba dia limbung. Karena dia limbung dibantulah sama juru sita didampingi keluarga dan lawyernya lalu taruh di rumah," kata Wahid.

Kemudian, Hanif dibawa ke rumah sakit terdekat menggunakan mobil ketua RT setempat. Hanya saja, nyawanya tak tertolong. Pihak keluarga enggan jenazah korban dilakukan visum dan autopsi.

"Dari pihak keluarga tak melakukan penuntutan, tak visum dan autopsi. Mau dimakamkan dan dibawa ke rumah duka. Keluarga yang mendampinginya tak membuat laporan dan tak bersedia dilakukan autopsi. Dari rumah sakit dibawa ke rumah, lalu dimandikan dan dibawa untuk dimakamkan di Bogor," ujar Wahid.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Profil Nadiem Makarim,...
Profil Nadiem Makarim, Menteri Era Jokowi yang Divonis 10 Tahun Penjara
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
Keluarga Bantah Kabar...
Keluarga Bantah Kabar Haji Bolot Meninggal Dunia, Cucu: Hoaks!
Rekomendasi
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Hari Anti Narkotika...
Hari Anti Narkotika Internasional, YAKITA Dorong Sinergi Penegakan Hukum, Rehabilitasi, dan Peran Keluarga
Tepis Isu Pecah Kongsi...
Tepis Isu Pecah Kongsi dengan Dokter Tifa, Roy Suryo: Saling Membersamai
Berita Terkini
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
Program ParenTRING,...
Program ParenTRING, Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal
Komut Pertamina Kunjungan...
Komut Pertamina Kunjungan Kerja ke Jatim hingga Nusa Tenggara, Ini Hasilnya
Besok Upacara Peringatan...
Besok Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Cikeas, Cari Jalur Alternatif Hindari Kemacetan
Gunung Dukono Maluku...
Gunung Dukono Maluku Utara Erupsi, PVMBG Imbau Masyarakat Waspada
Gapasdap: Penggunaan...
Gapasdap: Penggunaan B50 untuk Kapal Bebani Biaya Operasional Angkutan Penyeberangan
Infografis
Petinju Legendaris George...
Petinju Legendaris George Foreman Meninggal Dunia di Usia 76 Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved