Kampanye Cegah Perundungan, RS Bhayangkara Jakarta Kukuhkan Duta Anti Bullying
Rabu, 11 September 2024 - 22:12 WIB
loading...
A
A
A
"Kita bisa memonitor lebih dini praktik bullying di sekolah melalui Duta Anti Bullying, sehingga praktik perundungan yang merugikan siswa ini bisa dicegah," ucapnya.
"Kita akan melakukan tindak lanjut dari deteksi dini ini, dari hulunya, sehingga bullying bisa dicegah dan diselesaikan secara kekeluargaan," tambah Kombes Erwinn.
"Tidak hanya di Jakarta, Program Official Hospital Anti Bullying ini diharapkan dapat dilakukan Pusdokkes Polri di 56 RS Bhayangkara Polri jajaran yang ada di seluruh Indonesia," tutupnya.
Pimpinan Yayasan Mantab Al Hamid Cilangkap Cibubur-Jakarta, KH Lukman Hakim Hamid menegaskan, program yang digelar RS Bhayangkara Tingkat 1 Pusdokkes Polri ini cukup bagus dan perlu diapresiasi sebagai salah satu upaya untuk mencegah praktik perundungan atau bullying di lingkungan sekolah.
"Kami bangga sekolah kami menjadi percontohan Program Official Hospital Anti Bullying. Semoga Program ini bisa dilanjutkan ke seluruh sekolah di semua daerah di Indonesia, sehingga praktik bullying bisa dideteksi dan dicegah lebih dini," ucap Kiai Lukman Hakim.
"Kita akan melakukan tindak lanjut dari deteksi dini ini, dari hulunya, sehingga bullying bisa dicegah dan diselesaikan secara kekeluargaan," tambah Kombes Erwinn.
"Tidak hanya di Jakarta, Program Official Hospital Anti Bullying ini diharapkan dapat dilakukan Pusdokkes Polri di 56 RS Bhayangkara Polri jajaran yang ada di seluruh Indonesia," tutupnya.
Pimpinan Yayasan Mantab Al Hamid Cilangkap Cibubur-Jakarta, KH Lukman Hakim Hamid menegaskan, program yang digelar RS Bhayangkara Tingkat 1 Pusdokkes Polri ini cukup bagus dan perlu diapresiasi sebagai salah satu upaya untuk mencegah praktik perundungan atau bullying di lingkungan sekolah.
"Kami bangga sekolah kami menjadi percontohan Program Official Hospital Anti Bullying. Semoga Program ini bisa dilanjutkan ke seluruh sekolah di semua daerah di Indonesia, sehingga praktik bullying bisa dideteksi dan dicegah lebih dini," ucap Kiai Lukman Hakim.
Lihat Juga :