Ridwan Kamil-Suswono Optimistis Program Dana RW Mampu Sejahterakan Masyarakat
Selasa, 10 September 2024 - 23:45 WIB
loading...
Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) optimistis program anggaran Rp100 juta-Rp200 juta untuk RW di Jakarta mampu menyejahterakan masyarakat. Foto: Dok SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) optimistis program anggaran Rp100 juta-Rp200 juta untuk RW di Jakarta mampu menyejahterakan masyarakat. Juru Bicara RIDO, Fahlino Sjuib meyakini program ini berjalan efektif.
Terlebih, program sejenis sudah dikerjakan Ridwan Kamil (RK) ketika masih menjabat Wali Kota Bandung. Program tersebut membuktikan kepercayaan pasangan RIDO jika warga Jakarta dapat mengelolanya dengan baik.
Baca juga: Pramono Anung Janji Naikkan Dana Operasional RT/RW Jadi Dua Kali Lipat
"Sewaktu di Bandung program ini terbukti sukses. Penyaluran dana langsung ke masyarakat sebagai bentuk kepercayaan bahwa masyarakat di tingkat lokal dapat menentukan sendiri prioritas kebutuhannya dan dapat menyelesaikan sendiri kebutuhannya. Masyarakat yang paling memahami apa yang dibutuhkan daerahnya," ujar Fahlino, Selasa (10/9/2024).
Inti dari pendekatan program ini adalah pemberdayaan dan partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan. Karena ada partisipasi masyarakat, maka akan hadir pengawasan sosial terkait penggunaan dana, selain pengawasan dari pihak berwenang dan kompeten termasuk aparat penegak hukum.
Terlebih, program sejenis sudah dikerjakan Ridwan Kamil (RK) ketika masih menjabat Wali Kota Bandung. Program tersebut membuktikan kepercayaan pasangan RIDO jika warga Jakarta dapat mengelolanya dengan baik.
Baca juga: Pramono Anung Janji Naikkan Dana Operasional RT/RW Jadi Dua Kali Lipat
"Sewaktu di Bandung program ini terbukti sukses. Penyaluran dana langsung ke masyarakat sebagai bentuk kepercayaan bahwa masyarakat di tingkat lokal dapat menentukan sendiri prioritas kebutuhannya dan dapat menyelesaikan sendiri kebutuhannya. Masyarakat yang paling memahami apa yang dibutuhkan daerahnya," ujar Fahlino, Selasa (10/9/2024).
Inti dari pendekatan program ini adalah pemberdayaan dan partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan. Karena ada partisipasi masyarakat, maka akan hadir pengawasan sosial terkait penggunaan dana, selain pengawasan dari pihak berwenang dan kompeten termasuk aparat penegak hukum.
Lihat Juga :