Geram Pembangunan UMKM di RTH Muara Karang, DPRD DKI Akan Polisikan JUP

Kamis, 27 Agustus 2020 - 01:39 WIB
loading...
Geram Pembangunan UMKM...
Adanya pembangunan UMKM di area Ruang Terbuka Hijau (RTH) di wilayah Muara Karang, Penjaringan, Jakarta Utara, membuat DPRD DKI Jakarta menjadi geram. Foto/Yohannes Tobing
A A A
JAKARTA - Adanya pembangunan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di area Ruang Terbuka Hijau (RTH) di wilayah Muara Karang, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, membuat DPRD DKI Jakarta menjadi geram.

Pasalnya dengan hadirnya bangunan tersebut menyalahi aturan tata ruang kota. (Baca juga: DPRD Kabupaten Bekasi Dorong Percepatan Pemisahan Aset PDAM Tirta Bhagasasi)

Ketua DPRD DKI Prasetio Edy Marsudi saat memantau lokasi mengatakan bahwa dengan adanya pembangunan UMKM di atas RTH ini merugikan warga. (Baca juga: Hanya Berlaku di Minggu Pagi, DPRD Dukung Jalur Khusus Pesepeda di Tol)

"Pokoknya permasalahan ini, kalau kita lihat dari sistem joint kerja. ini warga dirugikan yang pasti. Kenapa dia lakukan seperti ini, inikan dia perlu RTH, tapi ini dipermanenkan lagi, kita harus cari dimana lagi di jakarta apalagi di tengah kota seperti ini," Kata Prasetio, Rabu (26/8/2020).

Prasetio pun meminta kepada PT Jakarta Utilitas Propertindo sebagai pihak yang bertanggung jawab untuk menghentikan pembangunan yang sudah menyalahi aturan tersebut. "Contoh seperti kalijodo. Tapi di belokin seperti ini, jadi gak benar ini. Ada apa ini? Inilah yang akan saya luruskan dan minta kepada penanggung jawab JUK untuk menghentikan," Terangnya.

Prasetio menambahkan jika pembangunan ini tidak dihentikan maka pihaknya akan melaporkan pengembang kepada pihak yang berwajib. "Saya harap ini harus dihentikan. Jika tetap masih berjalan, kedepan kalau hari senin atau selasa beliau datang ke DPRD masih ada tindakan seperti ini maka akan kami laporkan kepolisian, Kejaksaan dan KPK," Ucap Prasetio.

Sementara itu Walikota Jakarta Utara, Sigit Wijatmoko mengatakan bahwa selama ini pihaknya telah melakukan monitoring secara periodik dan juga menyampaikan kepada pemerintah provinsi. "Untuk itu kami akan mengajukan saran kiranya ini konsisten pada rencana kota yang ada sebagai fungsi jalur hijau," Kata Sigit.

Diwaktu yang sama, Plt Direktur Utama Jakarta Utilitas Propertindo (JUP), Ahmad Fauzi menyatakan, tetap akan mengikuti arahan pemrov DKI, dan walikota wilayah Jakarta Utara. "Prinsipnya kami dari JUP sebagai perusahaan pemerintah daerah, akan mengikuti aturan yang berlaku," Ucap Fauzi.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
Bukan Sekadar Bisnis,...
Bukan Sekadar Bisnis, Sektor Keuangan Mikro Integrasikan Kelestarian Alam ke Dalam Ekosistem UMKM
PP 20/2026: Menambah...
PP 20/2026: Menambah Penerimaan Negara atau Menambah Beban UMKM?
Rekomendasi
Piala Dunia 2026, Spanyol...
Piala Dunia 2026, Spanyol Ditahan Imbang Tim Gurem Cape Verde di Babak Pertama
Istana Wapres Sebut...
Istana Wapres Sebut Tidak Ada Kesepakatan soal Tenggat Waktu Realisasikan Tuntutan Mahasiswa
5 Fakta Menarik Timnas...
5 Fakta Menarik Timnas Belgia Ditahan Imbang Mesir di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Nabung Emas di BRImo...
Nabung Emas di BRImo Kini Otomatis Lewat Fitur Toggle, Modal Mulai Rp10 Ribu!
Sempat Memanas, Mahasiswa...
Sempat Memanas, Mahasiswa yang Demo di Jalan Jenderal Sudirman Akhirnya Membubarkan Diri
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan...
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan Bubarkan Diri, Polisi Bersihkan Sampah di Depan Gedung DPR
15 Mahasiswa Diterima...
15 Mahasiswa Diterima di Istana Wapres Gibran usai Demo di Jalan Medan Merdeka
Sahroni Apresiasi Polisi...
Sahroni Apresiasi Polisi Ringkus Pelaku Penculikan Lansia di PIK: Tangkap Apa Pun Motifnya!
Demo Mahasiswa Belum...
Demo Mahasiswa Belum Kelar, Arus Lalu Lintas di Jalan Jenderal Sudirman Tersendat
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved