Demo Semarang Ricuh: Puluhan Demonstran Tumbang, Jurnalis Kampus Dianiaya Aparat

Selasa, 27 Agustus 2024 - 07:13 WIB
loading...
Demo Semarang Ricuh:...
Aksi demonstrasi yang diikuti mahasiswa dan pelajar SMK/STM berlangsung di Kota Semarang pada Senin (26/8/2024) berakhir ricuh. Foto/Tangkapan layar/Ist
A A A
SEMARANG - Aksi ribuan orang demonstran di Jalan Pemuda, depan Balai Kota Semarang berujung bentrok dengan aparat kepolisian, Senin (26/8) malam. Mereka protes dan kecewa terhadap Presiden Joko Widodo.

Puluhan demonstran mengalami sesak nafas akibat gas air mata yang ditembakkan polisi, termasuk pula seorang jurnalis kampus mendapatkan kekerasan diduga dari aparat kepolisian.

Aksi demonstrasi diikuti ribuan mahasiswa dari berbagai kampus di Kota Semarang ditambah barisan anak STM yang berdiri paling depan. Polisi juga menyebut salah satu petingginya yakni Wakasat Intelkan Polrestabes Semarang menderita luka di pipi akibat “tombak” demonstran.

Baca Juga: Demonstrasi di Semarang Ricuh, Massa Berlarian hingga Masuk Mal Paragon

Pecahnya bentrok terjadi selepas magrib. Salah satu demonstran, Gifari asal Unnes, menyebut situasi saat itu cukup keos. Para demonstran, beberapa di antaranya, melakukan SalatMagrib di Jalan Pemuda.

“Itu abis magrib, polisi udah menembakkan gas air mata sebanyak lima sampai enam tembakkan,” kata dia.

Akibat ditembak gas air mata, demonstran kocar-kacir. Terjadi pengejaran oleh aparat. Beberapa dari mereka bahkan melarikan diri ke Mal Paragon yang jaraknya tak jauh dari lokasi, sebelah timurnya.

Beberapa ada yang kabur ke basement termasuk sampai lantai 3 untuk menghindari efek gas air mata hingga menunggu situasi kondusif.“Dari pihak Paragon juga menahan mahasiswa untuk masuk, jadi hanya beberapa yang lolos,” sambungnya.

Baca Juga: Kisah Berani Mati Letjen (Purn) Soegito, Jenderal Kopassus Ini Minta Anak Buah Habisi Nyawanya di Palagan Timur

Sementara, RAA (20) wartawan dari salah satu pers mahasiswa kampus negeri di Kota Semarang juga mendapat kekerasan dari aparat saat meliput aksi.Saat itu mencari posisi strategis untuk mengambil foto.

Saat itu pula terjadi saling dorong dari luar gedung masuk DPRD Kota Semarang, RAA lalu hendak bergabung bersama beberapa jurnalis lain yang berada di dalam gedung.

Namun, oknum polisi diduga salah paham mengira dirinya bagian dari peserta aksi. RAA tasnya ditarik hingga terjatuh. Di situ, dia mendapati berbagai tindak kekerasan dari aparat kepolisian.

“Saya ditarik seorang polisi ke pinggir, leher dipiting terus dipukul dan ditendang berkali-kali,” kata dia sembari aksi itu berhenti setelah beberapa wartawan berteriak jika yang dipukuli itu juga wartawan.

Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Semarang Aris Mulyawan mengecam tindakan represif aparat. “Kami meminta pihak polisi untuk tidak melakukan tindakan represif terhadap mahasiswa yang menyuarakan kebenaran dan keadilan,” kata dia.

Sementara, pada keterangan tertulisnya Ketua Komnas HAM RI Atnike Nova Sigiro juga menyebut pihaknya menyoroti berbagai gelombang aksi demonstrasi di sejumlah daerah tak terkecuali di Kota Semarang.

“Penggunaan kekerasan dalam menangani demonstrasi berisiko melanggar HAM, khususnya dalam hal ini pelanggaran terhadap hak atas kebebasan berkumpul secara damai serta hak atas kebebasan berpendapat dijamin konstitusi dan UU HAM,” ungkapnya.

Komnas HAM, sebutnya, menyerukan berbagai hal. Salah satunya mendesak Kapolda Jateng untuk melakukan evaluasi atas dugaan penggunaan kekerasan oleh aparat keamanan dalam menangani dan membubarkan aksi demonstrasi mahasiswa dan masyarakat umum.

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar mengemukakan langkah kepolisian dalam menangani aksi demonstrasi ini telah sesuai dengan regulasi.

“Tahapannya disampakan diingatkan, kalau itu diabaikan kan ada tahapan berikutnya, teman-teman bisa menyaksikan,” ungkap dia seraya menyebut Wakasat Intelkam Polrestabes Semarang terkena tombak di bagian pipi.

Sementara itu, setelah situasi kondusif dan demonstran bubar, aparat kepolisian juga bubar. Tampak sejumlah petugas di Pemerintah Kota Semarang membersihkan coretan-coretan dan memperbaiki fasilitas yang rusak akibat demonstrasi tersebut.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3.761 Personel Dikerahkan...
3.761 Personel Dikerahkan Amankan Aksi Unjuk Rasa di 2 Lokasi di Jakarta Hari Ini
Sempat Ditutup Imbas...
Sempat Ditutup Imbas Ada Unjuk Rasa, Jalan Medan Merdeka Selatan Dibuka Kembali
Ratusan Mahasiswa Trisakti...
Ratusan Mahasiswa Trisakti Bergerak dari Tugu 12 Mei Reformasi Menuju Gedung DPR
Ratusan Mahasiswa Trisakti...
Ratusan Mahasiswa Trisakti Bakal Geruduk DPR, Bawa Tiga Tuntutan Rakyat
5 Titik Aksi Demo di...
5 Titik Aksi Demo di Jakarta Hari Ini, 4.263 Personel Gabungan Dikerahkan
Gelombang Demonstrasi...
Gelombang Demonstrasi Berlanjut di Medan Merdeka Selatan, Mahasiswa Sampaikan Kritik Kebijakan Pemerintah
PAMA Group Tanam 2.000...
PAMA Group Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Pesisir Semarang: 'Jadi Benteng Alami dari Perubahan Iklim'
Mahasiswa UBK Ngaku...
Mahasiswa UBK Ngaku Terima Uang Rp20 Juta, Politikus Gerindra: Saya Yakin Tidak Ada Sangkut Paut dengan Mas Gibran
Presiden Prabowo: Saya...
Presiden Prabowo: Saya Tahu Siapa yang Bayar Demo
Rekomendasi
Tunisia vs Belanda:...
Tunisia vs Belanda: Pesta Oranje di Depan Mata?
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Tanpa Kompensasi, Harga...
Tanpa Kompensasi, Harga Asli Pertamax Tembus Rp20.000 per Liter
Berita Terkini
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
Gubernur Kaltim Resmikan...
Gubernur Kaltim Resmikan Pusat Layanan Jantung Modern di RSKD Balikpapan
Legislator PKB Minta...
Legislator PKB Minta Taufik Hidayat Dihukum Kebiri
Infografis
19 Kampus Indonesia...
19 Kampus Indonesia yang Peringkat Dunianya Melonjak di QS WUR 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved