Penertiban Tahap 2 di Jalur Puncak Digelar, 196 Bangunan Liar Dibongkar
Senin, 26 Agustus 2024 - 07:59 WIB
loading...
Penertiban bangunan atau kios liar tahap 2 di Jalur Puncak, Kabupaten Bogor mulai digelar. Foto/SINDOnews/putra ramadhani astyawan
A
A
A
BOGOR - Penertiban bangunan atau kios liar tahap 2 di Jalur Puncak , Kabupaten Bogor mulai digelar. Ratusan petugas gabungan diterjunkan ke lokasi.
Pantauan di lokasi, penertiban ini dimulai dengan apel bersama aparat gabungan di halaman pintu masuk gantole atau para layang. Alat berat berupa eskavator dan truk yang akan mengangkut puing bangunan juga sudah terpakir di sekitar lokasi.
Pj Bupati Bogor Asmawa Tosepu mengatakan dalam penertiban pada tahap 2 ini ditargetkan ada 196 bangunan. Dari jumlah tersebut, sudah 90 bangunan yang dibongkar mandiri oleh pedagang.
Baca juga: PKL Liar Kawasan Puncak Bogor Siap-siap! Pemkab Bakal Gelar Penertiban Tahap 2
"Hari ini tanggal 26, Alhamdulillah kalau saya lihat di lapangan dari target 196 sampai posisi semalam sudah ada 90 yang secara mandiri di bongkar, sangat berbeda dengan tahap pertama secara keseluruhan kurang lebih 339. Mudah-mudahan ini juga tidak terlalu lama tuntas hari ini, oleh karena itu dukungan dari semua pihak menjadi penting," kata Asmawa, Senin (26/8/2024).
Pantauan di lokasi, penertiban ini dimulai dengan apel bersama aparat gabungan di halaman pintu masuk gantole atau para layang. Alat berat berupa eskavator dan truk yang akan mengangkut puing bangunan juga sudah terpakir di sekitar lokasi.
Pj Bupati Bogor Asmawa Tosepu mengatakan dalam penertiban pada tahap 2 ini ditargetkan ada 196 bangunan. Dari jumlah tersebut, sudah 90 bangunan yang dibongkar mandiri oleh pedagang.
Baca juga: PKL Liar Kawasan Puncak Bogor Siap-siap! Pemkab Bakal Gelar Penertiban Tahap 2
"Hari ini tanggal 26, Alhamdulillah kalau saya lihat di lapangan dari target 196 sampai posisi semalam sudah ada 90 yang secara mandiri di bongkar, sangat berbeda dengan tahap pertama secara keseluruhan kurang lebih 339. Mudah-mudahan ini juga tidak terlalu lama tuntas hari ini, oleh karena itu dukungan dari semua pihak menjadi penting," kata Asmawa, Senin (26/8/2024).
Lihat Juga :