Motor Tertabrak KA Siliwangi di Sukabumi, 1 Tewas dan 1 Luka-luka
Minggu, 25 Agustus 2024 - 20:43 WIB
loading...
TKP motor tertabrak oleh Kereta Api (KA) Siliwangi jurusan Cipatat-Sukabumi. Foto/Dharmawan Hadi
A
A
A
SUKABUMI - Kecelakaan tragis terjadi di Jalan Amubawa Sasana, tepatnya di Kampung Babakan Bandung, Kelurahan Nanggeleng, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi , pada Minggu (25/8/2024) sore. Sebuah sepeda motor tertabrak oleh Kereta Api (KA) Siliwangi jurusan Cipatat-Sukabumi, mengakibatkan satu orang tewas di tempat dan satu lainnya mengalami luka-luka.
Kejadian naas ini berlangsung sekitar pukul 16.15 WIB, saat sepeda motor Yamaha Mio berplat nomor F 3768 UY, yang dikendarai dua orang, mencoba melintasi perlintasan kereta api. Menurut saksi mata di lokasi, Mustofa (58), sepeda motor tersebut telah melewati perlintasan, namun bagian belakangnya tertabrak oleh kereta api yang melaju dari arah Cianjur menuju Stasiun Sukabumi.
Akibat benturan keras, kedua korban terpental sejauh 15 meter dari titik tabrakan. "Kereta sudah membunyikan klakson, tapi mungkin karena laju kereta api tertutup oleh banyak bangunan, pengendara tidak menyadari bahaya yang mendekat. Yang meninggal itu bukan warga sekitar, katanya orang Jampang yang bekerja di sini sebagai kurir," ungkap Mustofa.
Baca Juga: Perempuan Berbaju Hitam Tanpa Identitas Tewas Tertabrak KA Siliwangi di Sukabumi
Lebih lanjut, Mustofa menambahkan bahwa warga sekitar, terutama para ibu-ibu, sempat berteriak untuk memperingatkan pengendara sepeda motor akan adanya kereta api yang mendekat. Namun, kemungkinan korban tidak mendengar karena menggunakan helm.
Kejadian naas ini berlangsung sekitar pukul 16.15 WIB, saat sepeda motor Yamaha Mio berplat nomor F 3768 UY, yang dikendarai dua orang, mencoba melintasi perlintasan kereta api. Menurut saksi mata di lokasi, Mustofa (58), sepeda motor tersebut telah melewati perlintasan, namun bagian belakangnya tertabrak oleh kereta api yang melaju dari arah Cianjur menuju Stasiun Sukabumi.
Akibat benturan keras, kedua korban terpental sejauh 15 meter dari titik tabrakan. "Kereta sudah membunyikan klakson, tapi mungkin karena laju kereta api tertutup oleh banyak bangunan, pengendara tidak menyadari bahaya yang mendekat. Yang meninggal itu bukan warga sekitar, katanya orang Jampang yang bekerja di sini sebagai kurir," ungkap Mustofa.
Baca Juga: Perempuan Berbaju Hitam Tanpa Identitas Tewas Tertabrak KA Siliwangi di Sukabumi
Lebih lanjut, Mustofa menambahkan bahwa warga sekitar, terutama para ibu-ibu, sempat berteriak untuk memperingatkan pengendara sepeda motor akan adanya kereta api yang mendekat. Namun, kemungkinan korban tidak mendengar karena menggunakan helm.
Lihat Juga :