Soroti Permasalahan Kota Bogor, Melli Darsa Ungkap 3 Persoalan
Kamis, 22 Agustus 2024 - 18:14 WIB
loading...
A
A
A
"Koalisi pun sudah memperhatikan penntingya perempuan dan saya anggap hal yang sangat positif. Ini menjadi pilot project juga apakah terpilih atau tidak, tapi kalau kita tidak berusaha tidak akan tahu," ujarnya.
Ketiga, Melli akan terus mendorong pelaksanaan Program Makan Gratis Bergizi (PMG) di sekolah-sekolah Kota Bogor. Program ini telah diujicobakan dan mendapatkan sambutan yang sangat positif. Menurut penelitian Rumah Demokrasi, sebanyak 27 persen responden di Kota Bogor mengetahui program yang diusung Melli ini.
“Program Makan Gratis Bergizi bukan hanya untuk meningkatkan kesehatan anak-anak, tetapi juga sebagai langkah strategis untuk mendukung pendidikan dan mengurangi beban ekonomi keluarga, terutama generasi muda, juga memperkuat penanganan stunting,” kata Melli.
Sebelumnya, Rumah demokrasi memotret perilaku pemilih di Kota Bogor. Penelitian yang dilakukan dari tanggal 1 sd 21 Agustus 2024 menghasilkan sejumlah perilaku pemilih dari Kota Bogor terhadap kandidat perempuan sebagai Kepala Daerah.
Responden sebanyak 604 orang di Kota Bogor. Sampel diambil secara acak bertingkat dari 20 kelurahan yang ada di 6 Kecamatan di Kota Bogor. Unit terkecil dari penelitian ini adalah tingkat RW. Adapun tingkat kepercayaan dalam penelitian ini adalah 96 persen.
Rata-rata responden kurang dari separuh yang mengetahui adanya calon perempuan di masing-masing kecamatan di Kota Bogor. Hanya responden di Kecamatan Bogor Selatan yang mengetahui adanya calon perempuan yang tinggi (41,3%).
"Hasil penelitian memperlihatkan bahwa ada dua besar kandidat perempuan yang diketahui responden sebagai calon walikota Bogor. Keduanya yakni; Melli Darsa dan Annida Allivia," ujar pimpinan Rumah Demokrasi, Ramdansyah.
Ketiga, Melli akan terus mendorong pelaksanaan Program Makan Gratis Bergizi (PMG) di sekolah-sekolah Kota Bogor. Program ini telah diujicobakan dan mendapatkan sambutan yang sangat positif. Menurut penelitian Rumah Demokrasi, sebanyak 27 persen responden di Kota Bogor mengetahui program yang diusung Melli ini.
“Program Makan Gratis Bergizi bukan hanya untuk meningkatkan kesehatan anak-anak, tetapi juga sebagai langkah strategis untuk mendukung pendidikan dan mengurangi beban ekonomi keluarga, terutama generasi muda, juga memperkuat penanganan stunting,” kata Melli.
Sebelumnya, Rumah demokrasi memotret perilaku pemilih di Kota Bogor. Penelitian yang dilakukan dari tanggal 1 sd 21 Agustus 2024 menghasilkan sejumlah perilaku pemilih dari Kota Bogor terhadap kandidat perempuan sebagai Kepala Daerah.
Responden sebanyak 604 orang di Kota Bogor. Sampel diambil secara acak bertingkat dari 20 kelurahan yang ada di 6 Kecamatan di Kota Bogor. Unit terkecil dari penelitian ini adalah tingkat RW. Adapun tingkat kepercayaan dalam penelitian ini adalah 96 persen.
Rata-rata responden kurang dari separuh yang mengetahui adanya calon perempuan di masing-masing kecamatan di Kota Bogor. Hanya responden di Kecamatan Bogor Selatan yang mengetahui adanya calon perempuan yang tinggi (41,3%).
"Hasil penelitian memperlihatkan bahwa ada dua besar kandidat perempuan yang diketahui responden sebagai calon walikota Bogor. Keduanya yakni; Melli Darsa dan Annida Allivia," ujar pimpinan Rumah Demokrasi, Ramdansyah.
Lihat Juga :