Rapat Lintas Sektoral Pengamanan Pilkada 2024, Ini Pesan Kapolda Riau
Selasa, 20 Agustus 2024 - 11:40 WIB
loading...
Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal. Foto/Humas Polda Riau
A
A
A
RIAU - Polda Riau menggelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Mantap Praja Lancang Kuning 2024 di Ballroom Hotel Grand Elite Pekanbaru, Selasa (20/8/2024). Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal berpesan agar Pilkada 2024 di Riau berjalan aman.
Iqbal menyatakan perkiraan intelijen yang tajam harus menjadi prioritas pertama dari strategi Polda Riau dalam menyukseskan Pilkada 2024.
”Selain itu pengelolaan maksimal aspek pemilihan yang berkaitan dengan Pilkada harus dilakukan dengan tepat agar gangguan tidak terjadi. Contohnya logistik pemilu kita harus terapkan SOP VVIP dikawal dan dicek sampai ke logistik pemilu,” ucapnya.
Baca Juga: Pimpin Pelepasan 1.664 Personel Pengamanan TPS, Ini Pesan Kapolda Riau
Mantan Kadiv Humas Polri ini juga mengatakan pihaknya akan melaksanakan cooling system yang maksimal, berkelanjutan dan membumi. Pengamanan dan pengawalan yang kuat, profesional, humanis dan kolaboratif serta bersinergi, dan jangan arogan.
“Penegakan hukum yang benar, tepat, profesional dan cerdas. Pahami betul apa saja yang akan dilakukan penegakan hukum jangan text book,” ungkapnya.
Dia juga meminta agar instasi-instansi terkait seperti TNI, KPU, BAWASLU, Pemda dan Stake Holder lainnya harus selalu bergandengan tangan. “Kita harus kerja kolektif dan kolaboratif dengan didukung pengamanan yang tangguh, sehat serta menjaga netralitas,” jelasnya.
Iqbal menyatakan perkiraan intelijen yang tajam harus menjadi prioritas pertama dari strategi Polda Riau dalam menyukseskan Pilkada 2024.
”Selain itu pengelolaan maksimal aspek pemilihan yang berkaitan dengan Pilkada harus dilakukan dengan tepat agar gangguan tidak terjadi. Contohnya logistik pemilu kita harus terapkan SOP VVIP dikawal dan dicek sampai ke logistik pemilu,” ucapnya.
Baca Juga: Pimpin Pelepasan 1.664 Personel Pengamanan TPS, Ini Pesan Kapolda Riau
Mantan Kadiv Humas Polri ini juga mengatakan pihaknya akan melaksanakan cooling system yang maksimal, berkelanjutan dan membumi. Pengamanan dan pengawalan yang kuat, profesional, humanis dan kolaboratif serta bersinergi, dan jangan arogan.
“Penegakan hukum yang benar, tepat, profesional dan cerdas. Pahami betul apa saja yang akan dilakukan penegakan hukum jangan text book,” ungkapnya.
Dia juga meminta agar instasi-instansi terkait seperti TNI, KPU, BAWASLU, Pemda dan Stake Holder lainnya harus selalu bergandengan tangan. “Kita harus kerja kolektif dan kolaboratif dengan didukung pengamanan yang tangguh, sehat serta menjaga netralitas,” jelasnya.
Lihat Juga :