Pengamat: Batalnya Deklarasi Airin-Ade Menguatkan Rumor Pencalonan yang Tak Pasti
Rabu, 14 Agustus 2024 - 16:46 WIB
loading...
Pengamat Politik dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Teguh Aris Munandar. Foto/Istimewa
A
A
A
SERANG - Deklarasi pasangan Airin Racmi Diany dan Ade Sumardi sebagai bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Banten batal digelar. Rencananya, deklarasi politisi Golkar dan PDIP itu diselenggarakan pada Rabu (14/8/2024).
Pengamat Politik dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Teguh Aris Munandar menyebut, batalnya deklarasi Airin dan Ade Sumardi yang sedianya akan dilaksanakan pada Rabu, 14 Agustus 2024, menguatkan rumor pencalonanan yang tidak pasti.
"Sampai saat ini belum adanya kepastian rekomendasi dari Golkar menjadi salah-satu penyebab batalnya deklarasi. Deklarasi yang batal digelar Airin-Ade pada 14 Agustus ini menjadi indikasi kuat tidak pastinya pencalonannya pada Pilkada Banten ini," katanya, pada Rabu, (14/8/2024).
Baca Juga: Muslimat NU Resmi Dukung Airin Rachmi Diany di Pilkada Banten
Teguh juga menambahkan, terdapat tanda–tanda ketegangan dalam internal Partai Golkar terkait pencalonan Airin di Pikada Banten, pasca mundurnya Airlangga Hartanto sebagai Ketua Umum Partai Golkar yang pasti akan berdampak pada arah kebijakan partai.
"Termasuk juga pada rekomendasi partai yang menentukan Airin apakah tetap maju yang sama artinya dengan berlawanan dengan KIM di Banten atau akan bergabung dengan Koalisi Banten Maju dengan mendukung Andra Soni–Dimyati," ungkapnya.
"Tubuh Partai Golkar yang mengalami goncangan pasca mundurnya Airlangga tentu akan berdampak pada pencalonan Airin di Banten, mengingat rekomendasi yang belum turun dari Golkar yang hari ini akan berganti kepemimpinan,” paparnya.
Pengamat Politik dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Teguh Aris Munandar menyebut, batalnya deklarasi Airin dan Ade Sumardi yang sedianya akan dilaksanakan pada Rabu, 14 Agustus 2024, menguatkan rumor pencalonanan yang tidak pasti.
"Sampai saat ini belum adanya kepastian rekomendasi dari Golkar menjadi salah-satu penyebab batalnya deklarasi. Deklarasi yang batal digelar Airin-Ade pada 14 Agustus ini menjadi indikasi kuat tidak pastinya pencalonannya pada Pilkada Banten ini," katanya, pada Rabu, (14/8/2024).
Baca Juga: Muslimat NU Resmi Dukung Airin Rachmi Diany di Pilkada Banten
Teguh juga menambahkan, terdapat tanda–tanda ketegangan dalam internal Partai Golkar terkait pencalonan Airin di Pikada Banten, pasca mundurnya Airlangga Hartanto sebagai Ketua Umum Partai Golkar yang pasti akan berdampak pada arah kebijakan partai.
"Termasuk juga pada rekomendasi partai yang menentukan Airin apakah tetap maju yang sama artinya dengan berlawanan dengan KIM di Banten atau akan bergabung dengan Koalisi Banten Maju dengan mendukung Andra Soni–Dimyati," ungkapnya.
"Tubuh Partai Golkar yang mengalami goncangan pasca mundurnya Airlangga tentu akan berdampak pada pencalonan Airin di Banten, mengingat rekomendasi yang belum turun dari Golkar yang hari ini akan berganti kepemimpinan,” paparnya.
Lihat Juga :